<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Banjir Demak: Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak bagi Ribuan Warga</title><description>Penanganan banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus dilakukan. Saat ini, air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi ribuan masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/20/512/2972733/update-banjir-demak-air-bersih-jadi-kebutuhan-mendesak-bagi-ribuan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/20/512/2972733/update-banjir-demak-air-bersih-jadi-kebutuhan-mendesak-bagi-ribuan-warga"/><item><title>Update Banjir Demak: Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak bagi Ribuan Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/20/512/2972733/update-banjir-demak-air-bersih-jadi-kebutuhan-mendesak-bagi-ribuan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/20/512/2972733/update-banjir-demak-air-bersih-jadi-kebutuhan-mendesak-bagi-ribuan-warga</guid><pubDate>Selasa 20 Februari 2024 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/20/512/2972733/update-banjir-demak-air-bersih-jadi-kebutuhan-mendesak-bagi-ribuan-warga-91Wa3zPf5b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Demak (Foto : BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/20/512/2972733/update-banjir-demak-air-bersih-jadi-kebutuhan-mendesak-bagi-ribuan-warga-91Wa3zPf5b.jpg</image><title>Banjir Demak (Foto : BNPB)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQyOC81L3g4c3lpdjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Penanganan banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus dilakukan. Saat ini, air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi ribuan warga yang mengungsi.

Tim Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapatkan informasi dari Plt. Sekretaris Desa Wonoketingal Abu Khoer bahwa saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan warga di adalah air bersih.


BACA JUGA:
KA Siantar Ekspress Anjlok di Jalur Dolok Merangir-Siantar, KAI Minta Maaf


&amp;ldquo;Pembagian air bersih baru yang di pengungsian luar desa, kalau kami yang di dalam desa ini belum kebagian,&amp;rdquo; ungkap Abu dalam keterangan resminya, Selasa (20/2/2024).

Sementara itu, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto mengatakan laporan tersebut kemudian direspon dengan cepat oleh tim satgas penanggulangan bencana banjir Demak dengan mengerahkan dukungan mobil tangki air bersih.


BACA JUGA:
Banjir Demak, BNPB Bilang Penyebabnya Bukan Intensitas Hujan Lokal Tinggi


Agus mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar tersebut tentunya menjadi prioritas utama pemerintah yang akan terus dimaksimalkan. &amp;ldquo;Itu yang terus menjadi perhatian utama kami bahwa pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi akan terus disuplai oleh satgas gabungan,&amp;rdquo; kata Agus.

Pemerintah pusat melalui BNPB maupun daerah memfasilitasi pemindahan pengungsi terdampak banjir yang selama ini bertahan di tenda mandiri. Melalui pendekatan persuasif, sebanyak 50 warga Desa Wonoketingal itu secara bertahap dipindahkan ke tenda pengungsi BNPB di halaman kantor Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.Sebelumnya, warga terdampak banjir di wilayah desa tersebut memilih untuk mendirikan tenda mandiri di bahu Jalan Raya Demak-Kudus yang merupakan jalur utama pantura. Mereka beralasan lokasi tenda mereka lebih dekat dengan rumah sehingga merasa bahwa keamanan harta benda lebih terjamin.

Kendati demikian, keberadaaan tenda mandiri warga di sepanjang bahu jalan itu tentunya membahayakan baik bagi para pengungsi maupun bagi pengguna jalan. Terlebih, surutnya genangan air yang mulai terpantau sejak Sabtu 16 Februari 2024, membuat lalu lintas di Jalan Raya Demak-Kudus diaktifkan kembali untuk dilalui kendaraan.

Selain memindahkan pengungsi, pemerintah juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dengan dukungan bantuan permakanan, logistik, dan pelayanan kesehatan dari Puskesmas Karanganyar II dan relawan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQyOC81L3g4c3lpdjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Penanganan banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus dilakukan. Saat ini, air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi ribuan warga yang mengungsi.

Tim Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapatkan informasi dari Plt. Sekretaris Desa Wonoketingal Abu Khoer bahwa saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan warga di adalah air bersih.


BACA JUGA:
KA Siantar Ekspress Anjlok di Jalur Dolok Merangir-Siantar, KAI Minta Maaf


&amp;ldquo;Pembagian air bersih baru yang di pengungsian luar desa, kalau kami yang di dalam desa ini belum kebagian,&amp;rdquo; ungkap Abu dalam keterangan resminya, Selasa (20/2/2024).

Sementara itu, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto mengatakan laporan tersebut kemudian direspon dengan cepat oleh tim satgas penanggulangan bencana banjir Demak dengan mengerahkan dukungan mobil tangki air bersih.


BACA JUGA:
Banjir Demak, BNPB Bilang Penyebabnya Bukan Intensitas Hujan Lokal Tinggi


Agus mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar tersebut tentunya menjadi prioritas utama pemerintah yang akan terus dimaksimalkan. &amp;ldquo;Itu yang terus menjadi perhatian utama kami bahwa pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi akan terus disuplai oleh satgas gabungan,&amp;rdquo; kata Agus.

Pemerintah pusat melalui BNPB maupun daerah memfasilitasi pemindahan pengungsi terdampak banjir yang selama ini bertahan di tenda mandiri. Melalui pendekatan persuasif, sebanyak 50 warga Desa Wonoketingal itu secara bertahap dipindahkan ke tenda pengungsi BNPB di halaman kantor Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.Sebelumnya, warga terdampak banjir di wilayah desa tersebut memilih untuk mendirikan tenda mandiri di bahu Jalan Raya Demak-Kudus yang merupakan jalur utama pantura. Mereka beralasan lokasi tenda mereka lebih dekat dengan rumah sehingga merasa bahwa keamanan harta benda lebih terjamin.

Kendati demikian, keberadaaan tenda mandiri warga di sepanjang bahu jalan itu tentunya membahayakan baik bagi para pengungsi maupun bagi pengguna jalan. Terlebih, surutnya genangan air yang mulai terpantau sejak Sabtu 16 Februari 2024, membuat lalu lintas di Jalan Raya Demak-Kudus diaktifkan kembali untuk dilalui kendaraan.

Selain memindahkan pengungsi, pemerintah juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dengan dukungan bantuan permakanan, logistik, dan pelayanan kesehatan dari Puskesmas Karanganyar II dan relawan.</content:encoded></item></channel></rss>
