<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Buruh dan Mahasiswa Gelar Aksi soal Kecurangan Pemilu 2024 di KPU dan Bawaslu</title><description>Polda Metro Jaya menurunkan 1.758 personel baik yang ada di kawasan KPU dan Bawaslu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/21/338/2973228/ribuan-buruh-dan-mahasiswa-gelar-aksi-soal-kecurangan-pemilu-2024-di-kpu-dan-bawaslu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/21/338/2973228/ribuan-buruh-dan-mahasiswa-gelar-aksi-soal-kecurangan-pemilu-2024-di-kpu-dan-bawaslu"/><item><title>Ribuan Buruh dan Mahasiswa Gelar Aksi soal Kecurangan Pemilu 2024 di KPU dan Bawaslu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/21/338/2973228/ribuan-buruh-dan-mahasiswa-gelar-aksi-soal-kecurangan-pemilu-2024-di-kpu-dan-bawaslu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/21/338/2973228/ribuan-buruh-dan-mahasiswa-gelar-aksi-soal-kecurangan-pemilu-2024-di-kpu-dan-bawaslu</guid><pubDate>Rabu 21 Februari 2024 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/21/338/2973228/ribuan-buruh-dan-mahasiswa-gelar-aksi-soal-kecurangan-pemilu-2024-di-kpu-dan-bawaslu-swpUkJDFQY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Berjaga di Depan Gedung KPU/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/21/338/2973228/ribuan-buruh-dan-mahasiswa-gelar-aksi-soal-kecurangan-pemilu-2024-di-kpu-dan-bawaslu-swpUkJDFQY.jpg</image><title>Polisi Berjaga di Depan Gedung KPU/Foto: MNC Portal</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMC8xLzE3NzQ2Ni81L3g4dDBndHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ribuan massa aksi dari buruh dan mahasiswa akan melakukan aksi unjuk rasa kecurangan Pemilu 2024 di depan Gedung KPU RI dan Gedung Bawaslu RI.
&quot;Rencana akan ada beberapa elemen yang akan melaksanakan penyampaian aspirasi baik di KPU RI dan Bawaslu RI,&quot;ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, di depan pintu gerbang Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat pada Rabu (21/2/2024).
&quot;Sehingga Polda Metro Jaya menurunkan 1.758 personel baik yang ada di kawasan KPU dan Bawaslu,&quot;sambungnya.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Anies Konsisten Visi Perubahan, Fokus Ungkap Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

Ia menyebutkan untuk saat ini arus lalu lintas di depan KPU sudah ditutup dalam rangka menyiapkan melayani elemen yang akan datang di kawasan KPU ini termasuk apabila jika massa akan bergerak menuju ke Bawaslu.

BACA JUGA:
Pimpin Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan, Henry Yoso dan Todung Mulya Lubis Siap Bongkar Kecurangan Pemilu&amp;nbsp;

&quot;Jadi beberapa hari ini, beberapa massa ada yang dari kawasan Monas ke Bawaslu, kemudian ada yang dari Bawaslu ke KPU begitu pula sebalik,&quot; ungkapnya.
Kombes Susatyo mengaku akan memberikan pengamanan agar tidak menganggu pengguna jalan lainnya.
&quot;Khusus di kawasan Bawaslu tentunya nanti bersifat situasional apabila nanti massa sudah sangat banyak menutup hampir ruas jalan di Bawaslu, kami akan melakukan pengalihan dari Bundaran HI ke Monas,&quot; paparnya.Susatyo mengaku akan memastikan pergerakan massa aksi baik yang melakukan aksi di gedung KPU, gedung Bawaslu agar tetap berjalan dengan tertib.

&quot;Kami menunggu dan berkomunikasi dengan para Korlap aksi. Tentunya kami berharap agar aspirasi tersampaikan tetapi suasana agar aman, damai dan tertib. Massa aksi akan ke KPU dan Bawaslu. Kita lihat nanti apakah mereka mengarah ke Bawaslu,&quot; paparnya.

Meskipun tidak menjelaskan secara spesifik, namun Susatyo menyebutkan massa aksi melaksanakan aksinya terkait hasil dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

&quot;Kalau elemen masih kita monitor, ada dari buruh dan mahasiswa. Tapi jumlahnya nanti ke massa aksi. Mereka ingin menyampaikan aspirasi terkait hasil Pemilu 2024,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMC8xLzE3NzQ2Ni81L3g4dDBndHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ribuan massa aksi dari buruh dan mahasiswa akan melakukan aksi unjuk rasa kecurangan Pemilu 2024 di depan Gedung KPU RI dan Gedung Bawaslu RI.
&quot;Rencana akan ada beberapa elemen yang akan melaksanakan penyampaian aspirasi baik di KPU RI dan Bawaslu RI,&quot;ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, di depan pintu gerbang Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat pada Rabu (21/2/2024).
&quot;Sehingga Polda Metro Jaya menurunkan 1.758 personel baik yang ada di kawasan KPU dan Bawaslu,&quot;sambungnya.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Anies Konsisten Visi Perubahan, Fokus Ungkap Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

Ia menyebutkan untuk saat ini arus lalu lintas di depan KPU sudah ditutup dalam rangka menyiapkan melayani elemen yang akan datang di kawasan KPU ini termasuk apabila jika massa akan bergerak menuju ke Bawaslu.

BACA JUGA:
Pimpin Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan, Henry Yoso dan Todung Mulya Lubis Siap Bongkar Kecurangan Pemilu&amp;nbsp;

&quot;Jadi beberapa hari ini, beberapa massa ada yang dari kawasan Monas ke Bawaslu, kemudian ada yang dari Bawaslu ke KPU begitu pula sebalik,&quot; ungkapnya.
Kombes Susatyo mengaku akan memberikan pengamanan agar tidak menganggu pengguna jalan lainnya.
&quot;Khusus di kawasan Bawaslu tentunya nanti bersifat situasional apabila nanti massa sudah sangat banyak menutup hampir ruas jalan di Bawaslu, kami akan melakukan pengalihan dari Bundaran HI ke Monas,&quot; paparnya.Susatyo mengaku akan memastikan pergerakan massa aksi baik yang melakukan aksi di gedung KPU, gedung Bawaslu agar tetap berjalan dengan tertib.

&quot;Kami menunggu dan berkomunikasi dengan para Korlap aksi. Tentunya kami berharap agar aspirasi tersampaikan tetapi suasana agar aman, damai dan tertib. Massa aksi akan ke KPU dan Bawaslu. Kita lihat nanti apakah mereka mengarah ke Bawaslu,&quot; paparnya.

Meskipun tidak menjelaskan secara spesifik, namun Susatyo menyebutkan massa aksi melaksanakan aksinya terkait hasil dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

&quot;Kalau elemen masih kita monitor, ada dari buruh dan mahasiswa. Tapi jumlahnya nanti ke massa aksi. Mereka ingin menyampaikan aspirasi terkait hasil Pemilu 2024,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
