<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>29 Orang Luka-Luka Akibat Puting Beliung Menerjang Bandung-Sumedang</title><description>Sedikitnya 29 orang mengalami luka-luka akibat terjangan puting beliung tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/21/525/2973618/29-orang-luka-luka-akibat-puting-beliung-menerjang-bandung-sumedang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/21/525/2973618/29-orang-luka-luka-akibat-puting-beliung-menerjang-bandung-sumedang"/><item><title>29 Orang Luka-Luka Akibat Puting Beliung Menerjang Bandung-Sumedang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/21/525/2973618/29-orang-luka-luka-akibat-puting-beliung-menerjang-bandung-sumedang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/21/525/2973618/29-orang-luka-luka-akibat-puting-beliung-menerjang-bandung-sumedang</guid><pubDate>Rabu 21 Februari 2024 22:13 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/21/525/2973618/29-orang-luka-luka-akibat-puting-beliung-menerjang-bandung-sumedang-fhyJwzgsCm.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Puting Beliung merusak sejumlah bangunan di Bandung dan Sumedang (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/21/525/2973618/29-orang-luka-luka-akibat-puting-beliung-menerjang-bandung-sumedang-fhyJwzgsCm.jpeg</image><title>Puting Beliung merusak sejumlah bangunan di Bandung dan Sumedang (Foto : MPI)</title></images><description>

&amp;nbsp;

BANDUNG - Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meninjau beberapa lokasi yang terdampak angin puting beliung di Wilayah Sumedang dan Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024). Sedikitnya 29 orang mengalami luka-luka akibat terjangan puting beliung tersebut.
Menurutnya, dari kejadian tersebut, banyak beberapa rumah yang mengalami kerusakan bahkan tidak ada atapnya.
&quot;Kami tadi meninjau ke lokasi daerah perumahan banyak rumah yang atapnya terbang, tidak ada atap. ada juga rangka baja sebuah rumah dibangun, ikut terbang,&quot; ujar Bey usai meninjau beberapa lokasi terdampak.

BACA JUGA:
KM Alexindo 8 Terbakar di Batam, Bakamla Berhasil Mengevakuasi

Selain meninjau beberapa rumah yang terdampak, Bey juga meninjau markas Brimob dan meminta juga kepada PLN untuk melakukan pemadaman.
&quot;Kami tadi juga ke markas brimob karena terdampak, terus tadi juga meminta PLN untuk melakukan pemadaman listrik,&amp;rdquo; kata Bey.
Bey menambahkan, dalam kejadian ini sebanyak 29 mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
&quot;Sebanyak 19 orang sudah dibawa ke klinik kahatex, kemudian 10 orang dibawa ke rumah sakit kesejahteraan karena luka ringan, semua nya berobat jalan,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Puting Beliung Terjang Bandung dan Sumedang, BMKG Ungkap Kemunculannya

Bey menjelaskan, mayoritas masyarakat yang terluka ini karena mengalami reruntuhan bangunan.
&quot;Di rumah sakit kesejahteraan keluarga korban pegawai pabrik yang akan pulang tiba-tiba kakinya tertimpa tembok. ada yang luka di kepala tapi tidak ada luka serius,&quot; jelasnyaNamun terkait jumlah pasien, saat ini Dinas Kesehatan Jawa Barat masih mendata.
&quot;Kadinkes Jabar saat ini tengah mendata berapa jumlah pasien, namun kondisi di lokasi saat ini hujan,&quot; lanjutnya

BACA JUGA:
Profil Wakasad Tandyo Budi Revita, Sebelumnya 2 Bulan Jadi Pangdam Diponegoro

Bey menegaskan, akibat peristiwa tersebut dirinya memastikan tidak ada korban jiwa.
&quot;Saya pastikan tidak ada korban jiwa,&quot; tegasnya.
Meski begitu, dirinya juga tetap menghimbau kepada masyarakat khususnya Jawa Barat agar tetap selalu waspada cuaca ekstrem yang terjadi pada awal tahun 2024.
&amp;ldquo;Saya dengan BMKG koordinasi, puting beliung ini tidak bisa diprediksi, ini masih cuaca ekstrem. masyarakat harus waspada walaupun tadi di lokasi warga menyampaikan cuaca panas sekali tiba-tiba hujan. artinya kita harus tetap waspada, jangan sampai kita lengah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>

&amp;nbsp;

BANDUNG - Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meninjau beberapa lokasi yang terdampak angin puting beliung di Wilayah Sumedang dan Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024). Sedikitnya 29 orang mengalami luka-luka akibat terjangan puting beliung tersebut.
Menurutnya, dari kejadian tersebut, banyak beberapa rumah yang mengalami kerusakan bahkan tidak ada atapnya.
&quot;Kami tadi meninjau ke lokasi daerah perumahan banyak rumah yang atapnya terbang, tidak ada atap. ada juga rangka baja sebuah rumah dibangun, ikut terbang,&quot; ujar Bey usai meninjau beberapa lokasi terdampak.

BACA JUGA:
KM Alexindo 8 Terbakar di Batam, Bakamla Berhasil Mengevakuasi

Selain meninjau beberapa rumah yang terdampak, Bey juga meninjau markas Brimob dan meminta juga kepada PLN untuk melakukan pemadaman.
&quot;Kami tadi juga ke markas brimob karena terdampak, terus tadi juga meminta PLN untuk melakukan pemadaman listrik,&amp;rdquo; kata Bey.
Bey menambahkan, dalam kejadian ini sebanyak 29 mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
&quot;Sebanyak 19 orang sudah dibawa ke klinik kahatex, kemudian 10 orang dibawa ke rumah sakit kesejahteraan karena luka ringan, semua nya berobat jalan,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Puting Beliung Terjang Bandung dan Sumedang, BMKG Ungkap Kemunculannya

Bey menjelaskan, mayoritas masyarakat yang terluka ini karena mengalami reruntuhan bangunan.
&quot;Di rumah sakit kesejahteraan keluarga korban pegawai pabrik yang akan pulang tiba-tiba kakinya tertimpa tembok. ada yang luka di kepala tapi tidak ada luka serius,&quot; jelasnyaNamun terkait jumlah pasien, saat ini Dinas Kesehatan Jawa Barat masih mendata.
&quot;Kadinkes Jabar saat ini tengah mendata berapa jumlah pasien, namun kondisi di lokasi saat ini hujan,&quot; lanjutnya

BACA JUGA:
Profil Wakasad Tandyo Budi Revita, Sebelumnya 2 Bulan Jadi Pangdam Diponegoro

Bey menegaskan, akibat peristiwa tersebut dirinya memastikan tidak ada korban jiwa.
&quot;Saya pastikan tidak ada korban jiwa,&quot; tegasnya.
Meski begitu, dirinya juga tetap menghimbau kepada masyarakat khususnya Jawa Barat agar tetap selalu waspada cuaca ekstrem yang terjadi pada awal tahun 2024.
&amp;ldquo;Saya dengan BMKG koordinasi, puting beliung ini tidak bisa diprediksi, ini masih cuaca ekstrem. masyarakat harus waspada walaupun tadi di lokasi warga menyampaikan cuaca panas sekali tiba-tiba hujan. artinya kita harus tetap waspada, jangan sampai kita lengah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
