<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puting Beliung Melanda Kabupaten Bandung, 2 Kecamatan Terdampak</title><description>Angin puting beliung yang melanda Kabupaten Bandung dan Sumedang pada Rabu (21/2/2024) sore, berdampak pada dua kecamatan</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2973649/puting-beliung-melanda-kabupaten-bandung-2-kecamatan-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2973649/puting-beliung-melanda-kabupaten-bandung-2-kecamatan-terdampak"/><item><title>Puting Beliung Melanda Kabupaten Bandung, 2 Kecamatan Terdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2973649/puting-beliung-melanda-kabupaten-bandung-2-kecamatan-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2973649/puting-beliung-melanda-kabupaten-bandung-2-kecamatan-terdampak</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 02:03 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/525/2973649/puting-beliung-melanda-kabupaten-bandung-2-kecamatan-terdampak-0rWKeeOEFe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puting beiung menerjang Bandung dan Sumedang (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/525/2973649/puting-beliung-melanda-kabupaten-bandung-2-kecamatan-terdampak-0rWKeeOEFe.jpg</image><title>Puting beiung menerjang Bandung dan Sumedang (Foto : Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMS8xLzE3NzUxNC81L3g4dDJ6N3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

BANDUNG - Angin puting beliung yang melanda Kabupaten Bandung dan Sumedang pada Rabu (21/2/2024) sore, berdampak pada dua kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung.

Wakapolresta Bandung AKBP Maruly Pardede mengatakan dua Kecamatan yang terdampak tersebut yakni Cicalengka dan Rancaekek.


BACA JUGA:
Banjir Demak Berangsur Surut, Tim Gabungan Mulai Bersihkan Sisa Lumpur


Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan penyisiran ke beberapa lokasi terdampak di dua kecamatan itu.

&quot;Saat ini kita dan Dinas terkait tengah melakukan penyisiran dan menginventaris beberapa lokasi yang terdampak,&quot; ujarnya saat ditemui di lokasi.

Maruly menambahkan, untuk lokasi yang terdampak saat ini informasi yang didapatkan ada di Kecamatan Cicalengka.

&quot;Informasi yang didapatkan, ada di Kecamatan Cicalengka, salah satunya di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan. Beberapa atap rumah jebol, materialnya hilang terbawa angin. Gedung sekolah pun mengalami dampak serupa,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
29 Orang Luka-Luka Akibat Puting Beliung Menerjang Bandung-Sumedang


Ditanya terkait adanya korban jiwa, Maruly mengungkap hingga kini pihaknya masih terus melakukan penelusuran.

&quot;Untuk korban sampai saat ini mencoba menelusuri di dua kecamatan itu belum ada,&quot; ungkapnya.Selain itu, Maruly menyebut jika angin puting beliung ini terjadi pukul 16.00 WIB disertai dengan hujam deras berawal dari Sumedang dan berlanjut ke Rancaekek kemudian ke kawasan Cicalengka dalam waktu singkat.

&quot;Memang kejadian itu terjadi dalam waktu yang singkat, tapi sangat memiliki dampak, beberapa rumah juga terdampak. Sekarang kondisinya tidak ada listrik,&amp;rdquo; ucapnya.

Maruly menambahkan, saat ini, pihaknya pun tengah fokus untuk melakukan proses evakuasi pohon tumbang, dan juga mengurai arus lalu lintas.

&quot;Sambil kami menunggu laporan dari Bhabinkamtibmas,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMS8xLzE3NzUxNC81L3g4dDJ6N3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

BANDUNG - Angin puting beliung yang melanda Kabupaten Bandung dan Sumedang pada Rabu (21/2/2024) sore, berdampak pada dua kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung.

Wakapolresta Bandung AKBP Maruly Pardede mengatakan dua Kecamatan yang terdampak tersebut yakni Cicalengka dan Rancaekek.


BACA JUGA:
Banjir Demak Berangsur Surut, Tim Gabungan Mulai Bersihkan Sisa Lumpur


Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan penyisiran ke beberapa lokasi terdampak di dua kecamatan itu.

&quot;Saat ini kita dan Dinas terkait tengah melakukan penyisiran dan menginventaris beberapa lokasi yang terdampak,&quot; ujarnya saat ditemui di lokasi.

Maruly menambahkan, untuk lokasi yang terdampak saat ini informasi yang didapatkan ada di Kecamatan Cicalengka.

&quot;Informasi yang didapatkan, ada di Kecamatan Cicalengka, salah satunya di Kampung Pamoyanan, Desa Panenjoan. Beberapa atap rumah jebol, materialnya hilang terbawa angin. Gedung sekolah pun mengalami dampak serupa,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
29 Orang Luka-Luka Akibat Puting Beliung Menerjang Bandung-Sumedang


Ditanya terkait adanya korban jiwa, Maruly mengungkap hingga kini pihaknya masih terus melakukan penelusuran.

&quot;Untuk korban sampai saat ini mencoba menelusuri di dua kecamatan itu belum ada,&quot; ungkapnya.Selain itu, Maruly menyebut jika angin puting beliung ini terjadi pukul 16.00 WIB disertai dengan hujam deras berawal dari Sumedang dan berlanjut ke Rancaekek kemudian ke kawasan Cicalengka dalam waktu singkat.

&quot;Memang kejadian itu terjadi dalam waktu yang singkat, tapi sangat memiliki dampak, beberapa rumah juga terdampak. Sekarang kondisinya tidak ada listrik,&amp;rdquo; ucapnya.

Maruly menambahkan, saat ini, pihaknya pun tengah fokus untuk melakukan proses evakuasi pohon tumbang, dan juga mengurai arus lalu lintas.

&quot;Sambil kami menunggu laporan dari Bhabinkamtibmas,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
