<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gegara Tak Bisa Puaskan Birahi, Pasangan Gay Bertengkar hingga Satu Orang Tewas   </title><description>Polres Karawang berhasil mengungkap penemuan mayat dengan luka bekas cekikan di leher.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2974031/gegara-tak-bisa-puaskan-birahi-pasangan-gay-bertengkar-hingga-satu-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2974031/gegara-tak-bisa-puaskan-birahi-pasangan-gay-bertengkar-hingga-satu-orang-tewas"/><item><title> Gegara Tak Bisa Puaskan Birahi, Pasangan Gay Bertengkar hingga Satu Orang Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2974031/gegara-tak-bisa-puaskan-birahi-pasangan-gay-bertengkar-hingga-satu-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/22/525/2974031/gegara-tak-bisa-puaskan-birahi-pasangan-gay-bertengkar-hingga-satu-orang-tewas</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 17:09 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/525/2974031/gegara-tak-bisa-puaskan-birahi-pasangan-gay-bertengkar-hingga-satu-orang-tewas-zLSS0c8UZ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembunuh pasangan gay di Karawang (foto: MPI/Nila)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/525/2974031/gegara-tak-bisa-puaskan-birahi-pasangan-gay-bertengkar-hingga-satu-orang-tewas-zLSS0c8UZ1.jpg</image><title>Pembunuh pasangan gay di Karawang (foto: MPI/Nila)</title></images><description>

KARAWANG - Polres Karawang berhasil mengungkap penemuan mayat dengan luka bekas cekikan di leher. Korban Asma (45) tewas oleh pelaku, WY (28) yang menjadi pacar pasangan sejenis (LGBT) korban. Polisi berhasil menangkap pelaku dan mengakui korban adalah kekasihnya.

Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, antara pelaku dan korban merupakan pasangan sejenis. Pelaku  menghabisi kekasihnya karena tersinggung dengan ucapan korban yang dinilai sudah menghina. Korban menghina pelaku karena menolak untuk berhubungan badan memuaskan birahi korban.

&quot;Korban meminta berhubungan seks, namun ditolak oleh pelaku karena sebelumnya sudah berhubunga seks,&quot; kata Wirdhanto saat jumpa pers di Mapolres Karawang, Kamis (22/2/2024).

BACA JUGA:
Kekasih Tamara Tyasmara Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana Terkait Kematian Dante&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Wirdhanto, karena permintaan korban tidak ditanggapi akhirnya korban mengeluarkan kata - kata yang menghina pelaku hingga akhirnya pelaku mendorong korban dan membenturkan korban ke tembok.

Belum puas, lal pelaku kemudian mencekik leher korban hingga lemas tak berdaya. Melihat korban sudah tidak berdaya pelaku kemudian menginjak leher korban hingga berkali - kali terus menginjaknya hingga dipastikan korban tewas.

&quot;Setelah yakin korbannya sudah tewas kemudian pelaku langsung pergi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Geger! Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Cungkup Makam, Diduga Diperkosa
Sebelum meninggalkan rumah pelaku pelaku mengambil motor dan handphone milik korban. Pelaku juga sempat mengambil KTP miliknya yang dipegang pelaku. Pelaku kemudian mengunci pintu rummage dan meninggalkan korban yang sudah tewas.



&quot;Setelah barang berharga korban dibawa, pelaku kemudian melarikan diri,&quot; katanya.



Untuk mempertanggungjawakan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 338 dan atau 351 ayat(3) KUHP dan atau pasal 365 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

</description><content:encoded>

KARAWANG - Polres Karawang berhasil mengungkap penemuan mayat dengan luka bekas cekikan di leher. Korban Asma (45) tewas oleh pelaku, WY (28) yang menjadi pacar pasangan sejenis (LGBT) korban. Polisi berhasil menangkap pelaku dan mengakui korban adalah kekasihnya.

Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, antara pelaku dan korban merupakan pasangan sejenis. Pelaku  menghabisi kekasihnya karena tersinggung dengan ucapan korban yang dinilai sudah menghina. Korban menghina pelaku karena menolak untuk berhubungan badan memuaskan birahi korban.

&quot;Korban meminta berhubungan seks, namun ditolak oleh pelaku karena sebelumnya sudah berhubunga seks,&quot; kata Wirdhanto saat jumpa pers di Mapolres Karawang, Kamis (22/2/2024).

BACA JUGA:
Kekasih Tamara Tyasmara Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana Terkait Kematian Dante&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Wirdhanto, karena permintaan korban tidak ditanggapi akhirnya korban mengeluarkan kata - kata yang menghina pelaku hingga akhirnya pelaku mendorong korban dan membenturkan korban ke tembok.

Belum puas, lal pelaku kemudian mencekik leher korban hingga lemas tak berdaya. Melihat korban sudah tidak berdaya pelaku kemudian menginjak leher korban hingga berkali - kali terus menginjaknya hingga dipastikan korban tewas.

&quot;Setelah yakin korbannya sudah tewas kemudian pelaku langsung pergi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Geger! Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Cungkup Makam, Diduga Diperkosa
Sebelum meninggalkan rumah pelaku pelaku mengambil motor dan handphone milik korban. Pelaku juga sempat mengambil KTP miliknya yang dipegang pelaku. Pelaku kemudian mengunci pintu rummage dan meninggalkan korban yang sudah tewas.



&quot;Setelah barang berharga korban dibawa, pelaku kemudian melarikan diri,&quot; katanya.



Untuk mempertanggungjawakan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 338 dan atau 351 ayat(3) KUHP dan atau pasal 365 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

</content:encoded></item></channel></rss>
