<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU Sebut Kualitas Kamera Smartphone Anggota KPPS Sebabkan Sirekrap Tidak Akurat</title><description>&quot;Kalau sekiranya ada warna merah di bagian akhirnya maka data hasil pembacaan terhadap foto formulir tersebut itu tidak akurat,&quot; ujarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/337/2974357/kpu-sebut-kualitas-kamera-smartphone-anggota-kpps-sebabkan-sirekrap-tidak-akurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/23/337/2974357/kpu-sebut-kualitas-kamera-smartphone-anggota-kpps-sebabkan-sirekrap-tidak-akurat"/><item><title>KPU Sebut Kualitas Kamera Smartphone Anggota KPPS Sebabkan Sirekrap Tidak Akurat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/337/2974357/kpu-sebut-kualitas-kamera-smartphone-anggota-kpps-sebabkan-sirekrap-tidak-akurat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/23/337/2974357/kpu-sebut-kualitas-kamera-smartphone-anggota-kpps-sebabkan-sirekrap-tidak-akurat</guid><pubDate>Jum'at 23 Februari 2024 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/337/2974357/kpu-sebut-kualitas-kamera-smartphone-anggota-kpps-sebabkan-sirekrap-tidak-akurat-v8G9ihQwbT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/337/2974357/kpu-sebut-kualitas-kamera-smartphone-anggota-kpps-sebabkan-sirekrap-tidak-akurat-v8G9ihQwbT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzUxOC81L3g4dDQwcXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idam Khalik menyatakan tidak akuratnya pembacaan Formulir C hasil plano di aplikasi Sirekap lantaran kualitas kamera smartphone anggota KPPS.
Hal itu ia sampaikan merespons banyaknya perbedaan data antara Formulir C hasil plano dengan yang termuat di Sirekap.
Awalnya, Idham menjelaskan tata cara input data si Sirekap yang berbasis pada formulir hasil C plano.
&quot;Setelah selesai formulir model C hasil plano ini difoto dan diunggah ke aplikasi Sirekap kemudian sistem komputasi Sirekap membacanya,&quot; kata Idham, Jumat (23/2/2024).

BACA JUGA:
Real Count KPU 75,26% : Prabowo-Gibran 58,89%, Anies-Imin 24,06% dan Ganjar-Mahfud 17,05%

Setelah diunggah, nantinya terdapat indikator berupa warna apakah yang tercantum di Formulir C hasil plano sesuai atau tidak.
&quot;Kalau sekiranya ada warna merah di bagian akhirnya maka data hasil pembacaan terhadap foto formulir tersebut itu tidak akurat,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Alasan PDIP Tolak Penggunaan Sirekap KPU

Idham melanjutkan, jika mendapati warna tersebut, anggota KPPS seharusnya langsung melakukan perbaikan. Perbaikan tersebut pun sudah tersedia di aplikasi Sirekap.
&quot;Di sana ada fitur pulpen, fitur pulpen ini fitur yang memungkinkan KPPS mengkoreksi atau mengakurasi data sesuai dengan perolehan riil di TPS yang ada terdapat di dalam formulir model c hasil plano,&quot; terangnya.&quot;Tetapi karena kondisi KPPS yang sudah lelah dan sebagainya, maka pada akhirnya ketika data tersebut terunggah ke dalam aplikasi Sirekap KPPS langsung mengakurasinya,&quot; tambahnya.

Idham menjelaskan, ketidakakuratan pembacaan komputasi Sirekap dikarenakan kualitas smartphone anggota KPPS.

&quot;Kenapa terjadi pembacaan yang tidak akurat, itu salah satu penyebabnya kualitas smartphone yang dimiliki oleh KPPS, khususnya kameranya,&quot; ucapnya.

Idham melanjutkan bahwa hal tersebut pun yang akan menjadi PR pihaknya dalam pelaksanaan Pilkada.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzUxOC81L3g4dDQwcXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idam Khalik menyatakan tidak akuratnya pembacaan Formulir C hasil plano di aplikasi Sirekap lantaran kualitas kamera smartphone anggota KPPS.
Hal itu ia sampaikan merespons banyaknya perbedaan data antara Formulir C hasil plano dengan yang termuat di Sirekap.
Awalnya, Idham menjelaskan tata cara input data si Sirekap yang berbasis pada formulir hasil C plano.
&quot;Setelah selesai formulir model C hasil plano ini difoto dan diunggah ke aplikasi Sirekap kemudian sistem komputasi Sirekap membacanya,&quot; kata Idham, Jumat (23/2/2024).

BACA JUGA:
Real Count KPU 75,26% : Prabowo-Gibran 58,89%, Anies-Imin 24,06% dan Ganjar-Mahfud 17,05%

Setelah diunggah, nantinya terdapat indikator berupa warna apakah yang tercantum di Formulir C hasil plano sesuai atau tidak.
&quot;Kalau sekiranya ada warna merah di bagian akhirnya maka data hasil pembacaan terhadap foto formulir tersebut itu tidak akurat,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Alasan PDIP Tolak Penggunaan Sirekap KPU

Idham melanjutkan, jika mendapati warna tersebut, anggota KPPS seharusnya langsung melakukan perbaikan. Perbaikan tersebut pun sudah tersedia di aplikasi Sirekap.
&quot;Di sana ada fitur pulpen, fitur pulpen ini fitur yang memungkinkan KPPS mengkoreksi atau mengakurasi data sesuai dengan perolehan riil di TPS yang ada terdapat di dalam formulir model c hasil plano,&quot; terangnya.&quot;Tetapi karena kondisi KPPS yang sudah lelah dan sebagainya, maka pada akhirnya ketika data tersebut terunggah ke dalam aplikasi Sirekap KPPS langsung mengakurasinya,&quot; tambahnya.

Idham menjelaskan, ketidakakuratan pembacaan komputasi Sirekap dikarenakan kualitas smartphone anggota KPPS.

&quot;Kenapa terjadi pembacaan yang tidak akurat, itu salah satu penyebabnya kualitas smartphone yang dimiliki oleh KPPS, khususnya kameranya,&quot; ucapnya.

Idham melanjutkan bahwa hal tersebut pun yang akan menjadi PR pihaknya dalam pelaksanaan Pilkada.

</content:encoded></item></channel></rss>
