<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Kelelahan, Ketua KPPS Mesuji Meninggal saat Dirawat di Rumah Sakit</title><description>&amp;nbsp;
Suasana duka masih menyelimuti rumah kediaman Sulastri, yang merupakan Ketua KPPS di Desa Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/340/2974675/diduga-kelelahan-ketua-kpps-mesuji-meninggal-saat-dirawat-di-rumah-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/23/340/2974675/diduga-kelelahan-ketua-kpps-mesuji-meninggal-saat-dirawat-di-rumah-sakit"/><item><title>Diduga Kelelahan, Ketua KPPS Mesuji Meninggal saat Dirawat di Rumah Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/340/2974675/diduga-kelelahan-ketua-kpps-mesuji-meninggal-saat-dirawat-di-rumah-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/23/340/2974675/diduga-kelelahan-ketua-kpps-mesuji-meninggal-saat-dirawat-di-rumah-sakit</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi Rosyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/340/2974675/diduga-kelelahan-ketua-kpps-mesuji-meninggal-saat-dirawat-di-rumah-sakit-javCB8dUyv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/340/2974675/diduga-kelelahan-ketua-kpps-mesuji-meninggal-saat-dirawat-di-rumah-sakit-javCB8dUyv.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MESUJI - Seorang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Mesuji, Lampung meninggal dunia diduga akibat kelelahan. Sebelumnya, korban sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Suasana duka masih menyelimuti rumah kediaman Sulastri, yang merupakan Ketua KPPS di Desa Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Lampung.

Ibu dua anak berusia 54 tahun yang juga Ketua KPPS Lima Desa Aji Jaya ini sempat mengalami pusing dan sesak nafas usai melakukan penghitungan suara di TPS Lima. Lalu, ia dilarikan ke Puskesmas Simpang Pematang untuk menjalani perawatan.

BACA JUGA:
Jaga Ruang Demokrasi, Mahasiswa UI Kawal Jalannya Sidang Praperadilan Aiman Witjaksono


Lantaran kondisinya yang tak kunjung membaik, Sulastri kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Mesuji dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu 21 Februari 2024 malam. Jenazahnya langsung dimakamkan esok harinya tepatnya pada Kamis 22 Februari di tempat pemakaman umum setempat.

Menurut Teguh Priyono, adik almarhumah Sulastri mempunyai riwayat penyakit diabetes. Diduga menghembuskan nafas terakhirnya akibat kelelahan usai menjalankan tugas sebagai pejuang demokrasi.

BACA JUGA:
 Polisi Tangkap Tiga Pelaku Ledakan Bondet di Rumah Ketua KPPS Pamekasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Berdasarkan keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023, anggota KPPS yang meninggal dunia akan diberikan santunan Rp36 juta dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman.

</description><content:encoded>MESUJI - Seorang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Mesuji, Lampung meninggal dunia diduga akibat kelelahan. Sebelumnya, korban sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Suasana duka masih menyelimuti rumah kediaman Sulastri, yang merupakan Ketua KPPS di Desa Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Lampung.

Ibu dua anak berusia 54 tahun yang juga Ketua KPPS Lima Desa Aji Jaya ini sempat mengalami pusing dan sesak nafas usai melakukan penghitungan suara di TPS Lima. Lalu, ia dilarikan ke Puskesmas Simpang Pematang untuk menjalani perawatan.

BACA JUGA:
Jaga Ruang Demokrasi, Mahasiswa UI Kawal Jalannya Sidang Praperadilan Aiman Witjaksono


Lantaran kondisinya yang tak kunjung membaik, Sulastri kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Mesuji dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu 21 Februari 2024 malam. Jenazahnya langsung dimakamkan esok harinya tepatnya pada Kamis 22 Februari di tempat pemakaman umum setempat.

Menurut Teguh Priyono, adik almarhumah Sulastri mempunyai riwayat penyakit diabetes. Diduga menghembuskan nafas terakhirnya akibat kelelahan usai menjalankan tugas sebagai pejuang demokrasi.

BACA JUGA:
 Polisi Tangkap Tiga Pelaku Ledakan Bondet di Rumah Ketua KPPS Pamekasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Berdasarkan keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023, anggota KPPS yang meninggal dunia akan diberikan santunan Rp36 juta dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman.

</content:encoded></item></channel></rss>
