<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Demo di Gedung Kepresidenan Jogja, Ini Tuntutan Massa kepada Presiden Jokowi   </title><description>Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Melawan Kecurangan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kepresidenan Yogyakarta&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/510/2974550/demo-di-gedung-kepresidenan-jogja-ini-tuntutan-massa-kepada-presiden-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/23/510/2974550/demo-di-gedung-kepresidenan-jogja-ini-tuntutan-massa-kepada-presiden-jokowi"/><item><title> Demo di Gedung Kepresidenan Jogja, Ini Tuntutan Massa kepada Presiden Jokowi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/510/2974550/demo-di-gedung-kepresidenan-jogja-ini-tuntutan-massa-kepada-presiden-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/23/510/2974550/demo-di-gedung-kepresidenan-jogja-ini-tuntutan-massa-kepada-presiden-jokowi</guid><pubDate>Jum'at 23 Februari 2024 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Yohanes Demo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/510/2974550/demo-di-gedung-kepresidenan-jogja-ini-tuntutan-massa-kepada-presiden-jokowi-UIRpPjTSow.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa aksi di depan gedung Kepresidenan Yogyakarta (foto: MPI/Yohanes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/510/2974550/demo-di-gedung-kepresidenan-jogja-ini-tuntutan-massa-kepada-presiden-jokowi-UIRpPjTSow.jpg</image><title>Massa aksi di depan gedung Kepresidenan Yogyakarta (foto: MPI/Yohanes)</title></images><description>

YOGYAKARTA - Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Melawan Kecurangan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kepresidenan Yogyakarta pada Jumat (23/02/2024). Mereka menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur atau dimundurkan karena dianggap telah melanggar konstitusi.

Koordinator Aksi, Mariana Ulfah menyampaikan bahwa melihat situasi Pemilu 2024 ini, bukan hanya hasil perolehan suara saja yang terindikasi curang. Namun, menurutnya tercium juga niat jahat seorang pemimpin negara yang akan melanggengkan kekuasaan melalui mekanisme yang menciderai demokrasi.

&quot;Gagasan perpanjangan tiga periode yang gagal kemudian mengintervensi MK dengan mengakali aturan, sehingga bisa meloloskan Gibran sebagai calon wakil presiden. Hal ini menjadikan Gibran sebagai anak haram konstitusi,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
 Aksi Emak-emak Demo di Gedung Kepresidenan Yogyakarta Tolak Pemilu Curang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain itu, terkait hasil pemilu yang ditengarai penuh kecurangan. KPU, sebagai penyelenggara pemilu justru tidak berdaya atas tekanan yang menginginkan pemenangan calon tertentu. Menurut dia, bukti kecurangan ini terlihat pada sistem Sirekap KPU yang seolah-olah dimanipulasi, sehingga bisa mengeluarkan angka perolehan suara yang tidak konsisten dan manipulatif.

&quot;Karena kecurangan yang jelas-jelas di depan mata. Tidak perlu ahli teknologi atau ahli apapun (untuk pembuktian), bahkan dari TPS C1. Kecurangan yang terjadi, kesalahan input data yang berkali-kali itu sudah bukan human error lagi, tapi sudah mengarah kepada kemungkinan yang disebut kecurangan TSM tadi, terstruktur, sistematis dan masif,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Demo di Gedung Kepresidenan Yogyakarta, Massa Berikan Kartu Merah untuk Jokowi hingga KPU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Oleh sebab itu, dirinya menyatakan dengan tegas menuntut Presiden Joko Widodo mundur. Selain itu, melalui aksi ini, kata dia, mereka menolak hasil pemilu curang dan meminta KPU untuk melaksanakan pencoblosan ulang tanpa melibatkan Gibran dan mendiskualifikasi paslon 02.

&quot;Untuk diskualifikasi paslon 02 itu tuntutan dari kita, mau pemilu ulang atau bagaimana, itu tergantung mekanisme, mau putaran kedua tanpa 02. Intinya, hasil pemilu curang, kita menolak itu,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

YOGYAKARTA - Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Melawan Kecurangan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kepresidenan Yogyakarta pada Jumat (23/02/2024). Mereka menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur atau dimundurkan karena dianggap telah melanggar konstitusi.

Koordinator Aksi, Mariana Ulfah menyampaikan bahwa melihat situasi Pemilu 2024 ini, bukan hanya hasil perolehan suara saja yang terindikasi curang. Namun, menurutnya tercium juga niat jahat seorang pemimpin negara yang akan melanggengkan kekuasaan melalui mekanisme yang menciderai demokrasi.

&quot;Gagasan perpanjangan tiga periode yang gagal kemudian mengintervensi MK dengan mengakali aturan, sehingga bisa meloloskan Gibran sebagai calon wakil presiden. Hal ini menjadikan Gibran sebagai anak haram konstitusi,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
 Aksi Emak-emak Demo di Gedung Kepresidenan Yogyakarta Tolak Pemilu Curang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain itu, terkait hasil pemilu yang ditengarai penuh kecurangan. KPU, sebagai penyelenggara pemilu justru tidak berdaya atas tekanan yang menginginkan pemenangan calon tertentu. Menurut dia, bukti kecurangan ini terlihat pada sistem Sirekap KPU yang seolah-olah dimanipulasi, sehingga bisa mengeluarkan angka perolehan suara yang tidak konsisten dan manipulatif.

&quot;Karena kecurangan yang jelas-jelas di depan mata. Tidak perlu ahli teknologi atau ahli apapun (untuk pembuktian), bahkan dari TPS C1. Kecurangan yang terjadi, kesalahan input data yang berkali-kali itu sudah bukan human error lagi, tapi sudah mengarah kepada kemungkinan yang disebut kecurangan TSM tadi, terstruktur, sistematis dan masif,&quot; katanya.

BACA JUGA:
 Demo di Gedung Kepresidenan Yogyakarta, Massa Berikan Kartu Merah untuk Jokowi hingga KPU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Oleh sebab itu, dirinya menyatakan dengan tegas menuntut Presiden Joko Widodo mundur. Selain itu, melalui aksi ini, kata dia, mereka menolak hasil pemilu curang dan meminta KPU untuk melaksanakan pencoblosan ulang tanpa melibatkan Gibran dan mendiskualifikasi paslon 02.

&quot;Untuk diskualifikasi paslon 02 itu tuntutan dari kita, mau pemilu ulang atau bagaimana, itu tergantung mekanisme, mau putaran kedua tanpa 02. Intinya, hasil pemilu curang, kita menolak itu,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
