<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gegara Ada Penyusup, Kota Malang Laksanakan PSU di 3 TPS pada Esok Hari   </title><description>Pemungutan Suara Ulang (PSU) juga bakal dilaksanakan di Kota Malang pada tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/519/2974546/gegara-ada-penyusup-kota-malang-laksanakan-psu-di-3-tps-pada-esok-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/23/519/2974546/gegara-ada-penyusup-kota-malang-laksanakan-psu-di-3-tps-pada-esok-hari"/><item><title> Gegara Ada Penyusup, Kota Malang Laksanakan PSU di 3 TPS pada Esok Hari   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/23/519/2974546/gegara-ada-penyusup-kota-malang-laksanakan-psu-di-3-tps-pada-esok-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/23/519/2974546/gegara-ada-penyusup-kota-malang-laksanakan-psu-di-3-tps-pada-esok-hari</guid><pubDate>Jum'at 23 Februari 2024 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/519/2974546/gegara-ada-penyusup-kota-malang-laksanakan-psu-di-3-tps-pada-esok-hari-CUTmauM3Fm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/519/2974546/gegara-ada-penyusup-kota-malang-laksanakan-psu-di-3-tps-pada-esok-hari-CUTmauM3Fm.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>

MALANG - Pemungutan Suara Ulang (PSU) juga bakal dilaksanakan di Kota Malang pada tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ketiga TPS ini berada di satu kecamatan dan dua kelurahan yakni TPS 14 dan 37 di Kelurahan Mojolangu, dan TPS 48 di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas mengatakan, PSU dilaksanakan setelah adanya rekomendasi dari pengawas terhadap temuan di tiga TPS tersebut. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilaksanakan di tiga TPS tersebut terjadi pencoblosan yang dilakukan oleh orang tidak terdaftar.

&quot;Semuanya mengulang untuk surat suara jenis calon presiden dan wakilnya. Mengapa, karena data yang tidak cocok di situ,&quot; ujar Aminah Aminingtyas, saat dikonfirmasi pada Jumat (23/2/2024).

BACA JUGA:
 Gelar PSU Pemilu 2024, Warga Malang Ngaku Ubah Pilihannya

Dimana dari laporan yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, mayoritas TPS itu digunakan oleh para pemilih sebanyak 84 orang, yang tidak masuk daftar pemilih, atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), tapi mencoblos di tiga TPS tersebut. Dimana jumlahnya dari keseluruhan TPS itu ada 760 orang DPT, yang mengulangi proses pencoblosan.

&quot;Misal di TPS Mojolangu itu justru 33 orang. Itu dimasukkan dalam daftar hadir DPK (Daftar Pemilih Khusus). Nah disitu yang murni DPK itu hanya 9 orang,&quot; ungkapnya.

Penyebab terjadinya pemilih penyusup ini, kata Aminah, karena kelemahan dari panitia di tingkat TPS yang tak paham regulasi. Ia menceritakan, panitia yang berada di lokasi cukup kebingungan ketika harus menghadapi tekanan dari para pemilih yang meminta hak memilih mereka diakomodir.

BACA JUGA:
Terus Bertambah, Bawaslu DIY Sebut Ada 21 TPS Bakal Laksanakan PSU-PSL&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Karena memang kelemahan dari PPS tidak mampu menolak. Kemudian takut menghilangkan surat suara, sehingga ada anomali di situ,&quot; katanya.

Sejauh ini, KPU Kota Malang juga sudah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan coblos ulang atau PSU. PSU ini, dijadwalkan bakal digelar pada Sabtu (24/2/2024) mendatang sesuai ketentuan, yakni 10 hari pasca pelaksanaan Pemilu 2024.



&quot;Kami juga Surati Kemenag (Kementerian Agama) dan Kesehatan. Kami minta supaya bisa ada antisipasi, terutama terkait kesehatan para petugas di lapangan,&quot; ucapnya.



Sementara, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa pihaknya sudah menerima informasi terkait pelaksanaan PSU di tiga TPS tersebut.



&quot;Ketua KPU sudah menyampaikan ke kita, ada tiga TPS yang melaksanakan PSU nanti,&quot; kata Budi Hermanto.



Polresta Malang Kota juga sudah mempersiapkan personel pengamanan dengan pola yang hampir sama seperti saat Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Nantinya, dua personel akan berjaga di setiap TPS, kemudian akan ada 30 personel bersama TNI yang akan berjaga di Polsek Lowokwaru.



&quot;Polanya sama dengan yang kemarin. Tapi kita tambah siagakan di Polsek juga,&quot; tandasnya.



Sebagai informasi, coblosan ulang juga sudah dilaksanakan di lima TPS tiga kecamatan di Kabupaten Malang, pada Jumat (23/2/2024). Mayoritas TPS yang melakukan pencoblosan ulang juga dikarenakan adanya pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan DPTb tapi difasilitasi untuk memilih di TPS tersebut.</description><content:encoded>

MALANG - Pemungutan Suara Ulang (PSU) juga bakal dilaksanakan di Kota Malang pada tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ketiga TPS ini berada di satu kecamatan dan dua kelurahan yakni TPS 14 dan 37 di Kelurahan Mojolangu, dan TPS 48 di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas mengatakan, PSU dilaksanakan setelah adanya rekomendasi dari pengawas terhadap temuan di tiga TPS tersebut. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilaksanakan di tiga TPS tersebut terjadi pencoblosan yang dilakukan oleh orang tidak terdaftar.

&quot;Semuanya mengulang untuk surat suara jenis calon presiden dan wakilnya. Mengapa, karena data yang tidak cocok di situ,&quot; ujar Aminah Aminingtyas, saat dikonfirmasi pada Jumat (23/2/2024).

BACA JUGA:
 Gelar PSU Pemilu 2024, Warga Malang Ngaku Ubah Pilihannya

Dimana dari laporan yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, mayoritas TPS itu digunakan oleh para pemilih sebanyak 84 orang, yang tidak masuk daftar pemilih, atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), tapi mencoblos di tiga TPS tersebut. Dimana jumlahnya dari keseluruhan TPS itu ada 760 orang DPT, yang mengulangi proses pencoblosan.

&quot;Misal di TPS Mojolangu itu justru 33 orang. Itu dimasukkan dalam daftar hadir DPK (Daftar Pemilih Khusus). Nah disitu yang murni DPK itu hanya 9 orang,&quot; ungkapnya.

Penyebab terjadinya pemilih penyusup ini, kata Aminah, karena kelemahan dari panitia di tingkat TPS yang tak paham regulasi. Ia menceritakan, panitia yang berada di lokasi cukup kebingungan ketika harus menghadapi tekanan dari para pemilih yang meminta hak memilih mereka diakomodir.

BACA JUGA:
Terus Bertambah, Bawaslu DIY Sebut Ada 21 TPS Bakal Laksanakan PSU-PSL&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Karena memang kelemahan dari PPS tidak mampu menolak. Kemudian takut menghilangkan surat suara, sehingga ada anomali di situ,&quot; katanya.

Sejauh ini, KPU Kota Malang juga sudah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan coblos ulang atau PSU. PSU ini, dijadwalkan bakal digelar pada Sabtu (24/2/2024) mendatang sesuai ketentuan, yakni 10 hari pasca pelaksanaan Pemilu 2024.



&quot;Kami juga Surati Kemenag (Kementerian Agama) dan Kesehatan. Kami minta supaya bisa ada antisipasi, terutama terkait kesehatan para petugas di lapangan,&quot; ucapnya.



Sementara, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa pihaknya sudah menerima informasi terkait pelaksanaan PSU di tiga TPS tersebut.



&quot;Ketua KPU sudah menyampaikan ke kita, ada tiga TPS yang melaksanakan PSU nanti,&quot; kata Budi Hermanto.



Polresta Malang Kota juga sudah mempersiapkan personel pengamanan dengan pola yang hampir sama seperti saat Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Nantinya, dua personel akan berjaga di setiap TPS, kemudian akan ada 30 personel bersama TNI yang akan berjaga di Polsek Lowokwaru.



&quot;Polanya sama dengan yang kemarin. Tapi kita tambah siagakan di Polsek juga,&quot; tandasnya.



Sebagai informasi, coblosan ulang juga sudah dilaksanakan di lima TPS tiga kecamatan di Kabupaten Malang, pada Jumat (23/2/2024). Mayoritas TPS yang melakukan pencoblosan ulang juga dikarenakan adanya pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan DPTb tapi difasilitasi untuk memilih di TPS tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
