<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU DKI Jelaskan Perbedaan Antara PSL PSS dan PSU dalam Pemilu Serentak 2024</title><description>Wahyu menyebutkan, secara teknis pemungutan suara selain pada 14 Februari terdiri dari tiga jenis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974862/kpu-dki-jelaskan-perbedaan-antara-psl-pss-dan-psu-dalam-pemilu-serentak-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974862/kpu-dki-jelaskan-perbedaan-antara-psl-pss-dan-psu-dalam-pemilu-serentak-2024"/><item><title>KPU DKI Jelaskan Perbedaan Antara PSL PSS dan PSU dalam Pemilu Serentak 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974862/kpu-dki-jelaskan-perbedaan-antara-psl-pss-dan-psu-dalam-pemilu-serentak-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974862/kpu-dki-jelaskan-perbedaan-antara-psl-pss-dan-psu-dalam-pemilu-serentak-2024</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 14:47 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/24/337/2974862/kpu-dki-jelaskan-perbedaan-antara-psl-pss-dan-psu-dalam-pemilu-serentak-2024-RVA19siyG6.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/24/337/2974862/kpu-dki-jelaskan-perbedaan-antara-psl-pss-dan-psu-dalam-pemilu-serentak-2024-RVA19siyG6.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Wahyu Dinata menjelaskan perbedaan definisi dari pemungutan suara yang dilaksanakan selepas hari pemungutan suara resmi pada 14 Februari 2024 kemarin.
Wahyu menyebutkan, secara teknis pemungutan suara selain pada 14 Februari terdiri dari tiga jenis. Adapun ketiganya yakni Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), Pemungutan Suara Susulan (PSS) dan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
&quot;Kalau di Jakarta Utara ini kan 19 TPS itu PSL, untuk PSL ini dilaksanakan karena tahapan pemungutan suara sebagian sudah terlaksana. Tahapan awalnya itu kan dimulai dengan pembagian form C pemberitahuan,&quot; jelas Wahyu saat ditemui di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (24/2/2024).

BACA JUGA:
Surat Suara Caleg DPRD DKI Tertukar saat Pencoblosan Lanjutan di TPS 147 Sunter Jaya

&quot;Nah untuk PSL ini, tahapan pembagian form C pemberitahuan sudah dilakukan tetapi tidak bisa mencoblos karena adanya faktor alam seperti banjir sehingga diputuskan untuk dilanjutkan pada hari ini,&quot; lanjut Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu juga mengatakan adanya pelaksanaan PSU di wilayah Jakarta Pusat. Ia mengatakan TPS PSU tersebut juga diadakan dengan alasan yang berbeda.
&quot;Kalau di Jakarta Pusat itu PSU karena ada pemilih yang harusnya menerima satu surat suara, tetapi malah mendapatkan lebih dari satu surat suara. Jadi perlu diulang secara keseluruhan,&quot; terang Wahyu.
Lebih lanjut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Jakarta Utara, Abie Maharullah menjelaskan definisi dari PSS. Ia mengatakan pada PSS dilaksanakan karena tahapan pemungutan suara belum dilaksanakan satu pun.&quot;Pemungutan suara susulan (PSS) itu dilaksanakan karena tahapan pemungutan suara itu belum dilakukan sama sekali. Sehingga pencoblosan ditunda karena untuk memenuhi tahapan pemungutan suara secara paripurna,&quot; kata Abie.
Diketahui, PSL di Jakarta Utara pada Sabtu ini (24/2/2024) dilaksankan lantaran pada 14 Februari kemarin, 19 TPS mengalami kendala karena logistik surat suara yang terendam banjir. Tercatat, jumlah total pemilih yang melaksanakan PSL yakni 4986 pemilih.
Sebelumnya, Gelaran pemilu lanjutan telah digelar pada Sabtu ini (24/2/2024). Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) digelar lantaran adanya kendala bencana alam atau faktor di luar kendali yang mengakibatkan pemilu pada 14 Februari 2024 kemarin tidak bisa dilanjutkan.
PSL yang dilaksanakan pada Sabtu ini, terlihat berlangsung khidmat di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) PSL khusus kecamatan Kelapa Gading, dihelat dalam satu tempat yang sama di Perumahan Arkadia, Kelurahan Pegangsaan 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berdasarkan pantauan, pemilu lanjutan yang berlangsung tersebut cukup disambut antusias oleh warga. Kelima TPS yakni mulai dari TPS 149-153, berhasil menarik minta warga yang belum menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari kemarin.
Salah satu warga, Rosa (52) mengaku ikut senang karena bisa menggunakan hak pilihnya meski dalam Pemungutan Suara Lanjutan. Baginya, meski terlambat, yang terpenting aspirasinya untuk memilih pemimpin dalam lima tahun ke depan.
Lebih lanjut, Salah satu warga Kelapa Gading, Hartono Ramli (50) mengaku antusias karena dapat menggunakan hak suaranya meski menyusul pada tahapan PSL. Hartono mengatakan sedikit kecewa karena mencoblos selepas tanggal 14 Februari 2024.
&quot;Sebenarnya tidak terlalu sreg, sudah tidak deg-degan lagi mencoblosnya, soalnya kita sudah mengikuti hasil penghitungan suara yang sudah berjalan. Tetapi yang penting, hak pilih kita sudah tersalurkan,&quot; ujar Hartono kepada MPI di lokasi, Sabtu (24/2/2024).</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Wahyu Dinata menjelaskan perbedaan definisi dari pemungutan suara yang dilaksanakan selepas hari pemungutan suara resmi pada 14 Februari 2024 kemarin.
Wahyu menyebutkan, secara teknis pemungutan suara selain pada 14 Februari terdiri dari tiga jenis. Adapun ketiganya yakni Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), Pemungutan Suara Susulan (PSS) dan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
&quot;Kalau di Jakarta Utara ini kan 19 TPS itu PSL, untuk PSL ini dilaksanakan karena tahapan pemungutan suara sebagian sudah terlaksana. Tahapan awalnya itu kan dimulai dengan pembagian form C pemberitahuan,&quot; jelas Wahyu saat ditemui di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (24/2/2024).

BACA JUGA:
Surat Suara Caleg DPRD DKI Tertukar saat Pencoblosan Lanjutan di TPS 147 Sunter Jaya

&quot;Nah untuk PSL ini, tahapan pembagian form C pemberitahuan sudah dilakukan tetapi tidak bisa mencoblos karena adanya faktor alam seperti banjir sehingga diputuskan untuk dilanjutkan pada hari ini,&quot; lanjut Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu juga mengatakan adanya pelaksanaan PSU di wilayah Jakarta Pusat. Ia mengatakan TPS PSU tersebut juga diadakan dengan alasan yang berbeda.
&quot;Kalau di Jakarta Pusat itu PSU karena ada pemilih yang harusnya menerima satu surat suara, tetapi malah mendapatkan lebih dari satu surat suara. Jadi perlu diulang secara keseluruhan,&quot; terang Wahyu.
Lebih lanjut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Jakarta Utara, Abie Maharullah menjelaskan definisi dari PSS. Ia mengatakan pada PSS dilaksanakan karena tahapan pemungutan suara belum dilaksanakan satu pun.&quot;Pemungutan suara susulan (PSS) itu dilaksanakan karena tahapan pemungutan suara itu belum dilakukan sama sekali. Sehingga pencoblosan ditunda karena untuk memenuhi tahapan pemungutan suara secara paripurna,&quot; kata Abie.
Diketahui, PSL di Jakarta Utara pada Sabtu ini (24/2/2024) dilaksankan lantaran pada 14 Februari kemarin, 19 TPS mengalami kendala karena logistik surat suara yang terendam banjir. Tercatat, jumlah total pemilih yang melaksanakan PSL yakni 4986 pemilih.
Sebelumnya, Gelaran pemilu lanjutan telah digelar pada Sabtu ini (24/2/2024). Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) digelar lantaran adanya kendala bencana alam atau faktor di luar kendali yang mengakibatkan pemilu pada 14 Februari 2024 kemarin tidak bisa dilanjutkan.
PSL yang dilaksanakan pada Sabtu ini, terlihat berlangsung khidmat di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) PSL khusus kecamatan Kelapa Gading, dihelat dalam satu tempat yang sama di Perumahan Arkadia, Kelurahan Pegangsaan 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berdasarkan pantauan, pemilu lanjutan yang berlangsung tersebut cukup disambut antusias oleh warga. Kelima TPS yakni mulai dari TPS 149-153, berhasil menarik minta warga yang belum menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari kemarin.
Salah satu warga, Rosa (52) mengaku ikut senang karena bisa menggunakan hak pilihnya meski dalam Pemungutan Suara Lanjutan. Baginya, meski terlambat, yang terpenting aspirasinya untuk memilih pemimpin dalam lima tahun ke depan.
Lebih lanjut, Salah satu warga Kelapa Gading, Hartono Ramli (50) mengaku antusias karena dapat menggunakan hak suaranya meski menyusul pada tahapan PSL. Hartono mengatakan sedikit kecewa karena mencoblos selepas tanggal 14 Februari 2024.
&quot;Sebenarnya tidak terlalu sreg, sudah tidak deg-degan lagi mencoblosnya, soalnya kita sudah mengikuti hasil penghitungan suara yang sudah berjalan. Tetapi yang penting, hak pilih kita sudah tersalurkan,&quot; ujar Hartono kepada MPI di lokasi, Sabtu (24/2/2024).</content:encoded></item></channel></rss>
