<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AHY : Kementerian ATR Akan Bela Rakyat Kecil kalau Berhadapan dengan Mafia Tanah</title><description>Ini disampaikan Menteri ATR Agus Harimurti Yudhoyono di kediaman Wapres Ma'ruf Amin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974926/ahy-kementerian-atr-akan-bela-rakyat-kecil-kalau-berhadapan-dengan-mafia-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974926/ahy-kementerian-atr-akan-bela-rakyat-kecil-kalau-berhadapan-dengan-mafia-tanah"/><item><title>AHY : Kementerian ATR Akan Bela Rakyat Kecil kalau Berhadapan dengan Mafia Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974926/ahy-kementerian-atr-akan-bela-rakyat-kecil-kalau-berhadapan-dengan-mafia-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/24/337/2974926/ahy-kementerian-atr-akan-bela-rakyat-kecil-kalau-berhadapan-dengan-mafia-tanah</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/24/337/2974926/ahy-kementerian-atr-akan-bela-rakyat-kecil-kalau-berhadapan-dengan-mafia-tanah-oABtqvI0yW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ATR Agus Harimurti Yudhoyono bertemu Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/24/337/2974926/ahy-kementerian-atr-akan-bela-rakyat-kecil-kalau-berhadapan-dengan-mafia-tanah-oABtqvI0yW.jpg</image><title>Menteri ATR Agus Harimurti Yudhoyono bertemu Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMS8xLzE3NzUwNi81L3g4dDJudDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah selesai melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, Sabtu (24/2/2024). AHY mengaku, dalam kesempatan tersebut dirinya meminta wejangan kepada Wapres Ma'ruf.


&quot;Karena saya ingin memohon wejangan sekaligus juga arahan-arahan yang jelas terkait dengan urusan pertanahan agraria dan tata ruang,&quot; kata AHY di kediaman Dinas Wapres, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.


&quot;Beliau mengingatkan bahwa masih banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat kita di berbagai daerah,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

AHY Siap Berantas Mafia Tanah: Tidak Ada Negosiasi di Situ!


Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mendapat pesan khusus dari wapres tentang permasalahan yang dihadapi rakyat, khususnya tentang pertanahan.


&quot;Beliau bahkan tadi, saya catat secara langsung, beberapa saat lalu ada warga yang melaporkan mengadu kepada Wapres tentang tanahnya yang di serobot orang lain, diserobot oleh pengembang dan akhirnya nasibnya tidak menentu, kasihan, padahal ini rakyat kecil,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 5 Fakta Pelantikan Hadi Tjahjanto dan AHY Jadi Menteri Kabinet Indonesia Maju&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ketua Umum Partai Demokrat itu melanjutkan, permasalahan sengketa tanah merupakan PR terbesar di kementerian yang ia pimpin. Pasalnya, sengketa tanah banyak disebabkan oleh mafia tanah.


&quot;Kalau ada rakyat berhadapan dengan mafia tanah, sudah pasti kementerian ATR akan berpihak pada rakyat, akan membela rakyat kecil jangan sampai hak mereka diinjak, apalagi masyarakat rentan, banyak juga misalnya yang sudah pensiun itu yang dipermainkan, rakyat kecil dipermainkan dan kita tidak akan membiarkan itu terjadi,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMS8xLzE3NzUwNi81L3g4dDJudDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah selesai melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, Sabtu (24/2/2024). AHY mengaku, dalam kesempatan tersebut dirinya meminta wejangan kepada Wapres Ma'ruf.


&quot;Karena saya ingin memohon wejangan sekaligus juga arahan-arahan yang jelas terkait dengan urusan pertanahan agraria dan tata ruang,&quot; kata AHY di kediaman Dinas Wapres, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat.


&quot;Beliau mengingatkan bahwa masih banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat kita di berbagai daerah,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

AHY Siap Berantas Mafia Tanah: Tidak Ada Negosiasi di Situ!


Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mendapat pesan khusus dari wapres tentang permasalahan yang dihadapi rakyat, khususnya tentang pertanahan.


&quot;Beliau bahkan tadi, saya catat secara langsung, beberapa saat lalu ada warga yang melaporkan mengadu kepada Wapres tentang tanahnya yang di serobot orang lain, diserobot oleh pengembang dan akhirnya nasibnya tidak menentu, kasihan, padahal ini rakyat kecil,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 5 Fakta Pelantikan Hadi Tjahjanto dan AHY Jadi Menteri Kabinet Indonesia Maju&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ketua Umum Partai Demokrat itu melanjutkan, permasalahan sengketa tanah merupakan PR terbesar di kementerian yang ia pimpin. Pasalnya, sengketa tanah banyak disebabkan oleh mafia tanah.


&quot;Kalau ada rakyat berhadapan dengan mafia tanah, sudah pasti kementerian ATR akan berpihak pada rakyat, akan membela rakyat kecil jangan sampai hak mereka diinjak, apalagi masyarakat rentan, banyak juga misalnya yang sudah pensiun itu yang dipermainkan, rakyat kecil dipermainkan dan kita tidak akan membiarkan itu terjadi,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
