<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Sita 1.245 Foto dan 3.870 Video Porno Anak Produksi Indonesia</title><description>Polisi telah menangkap 5 pelaku yang terlibat dalam produksi film porno anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/338/2974916/polisi-sita-1-245-foto-dan-3-870-video-porno-anak-produksi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/24/338/2974916/polisi-sita-1-245-foto-dan-3-870-video-porno-anak-produksi-indonesia"/><item><title>Polisi Sita 1.245 Foto dan 3.870 Video Porno Anak Produksi Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/338/2974916/polisi-sita-1-245-foto-dan-3-870-video-porno-anak-produksi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/24/338/2974916/polisi-sita-1-245-foto-dan-3-870-video-porno-anak-produksi-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/24/338/2974916/polisi-sita-1-245-foto-dan-3-870-video-porno-anak-produksi-indonesia-04YbWmbgDd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers pemaparan kasus film porno anak di Mapolres Bandara Soetta, Tangerang (Foto: MPI/Irfan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/24/338/2974916/polisi-sita-1-245-foto-dan-3-870-video-porno-anak-produksi-indonesia-04YbWmbgDd.jpg</image><title>Konferensi pers pemaparan kasus film porno anak di Mapolres Bandara Soetta, Tangerang (Foto: MPI/Irfan)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMC8xLzE2OTg4OS81L3g4bmtqdnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta membongkar kasus jaringan produksi film porno yang melibatkan anak-anak di Tangerang. Polisi menyita  3.870 video porno dengan 1.245 foto sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Reza Pahlevi menjelaskan, dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan lima orang tersabgka di antaranya insial HS, MA, AH, KR dan NZ. Dalam penangkapan tersebut polisi penyitaan sejumlah perangkat bukti elektronik.

Tersangka mengamankan barang bukti berupa handphone dan hardisk yang kemudian dilakukan analisis di laboratorium forensik. Dalam barang bukti tersebut penyidik menemukan 3.870 video pornografi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Bongkar Produksi Film Porno Anak di Tangerang, 5 Orang Ditangkap

&amp;ldquo;Kita rinci di sini ada 1.245 image foto dan 3.870 video,&amp;rdquo; kata Reza dalam konferensi pers di Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (24/2/2014).

Pada kesempatan yang sama Wakapolresta Bandara Soetta, AKBP Ronald Fredy Christian Sipayung  mengatakan awalnya Polisi menangkap satu pelaku berinisial HS sebagai pencari korban anak-anak untuk dilibatkan dalam pembuatan film porno. Setelahnya barulah empat pelaku lainnya ikut diamankan.

&quot;Dan dari hasil pengembangan terhadap satu pelaku (HS), kemudian dilakukan penelusuran sehingga kemudian penyidik melakukan penangkapan terhadap empat pelaku lainnya MA, AH, KR dan NZ,&quot; ungkap Ronald.

Ronald menyampaikan tersangka HS berperan untuk mencari anak yang akan dijadikan sebagai pemeran. Korban anak kemudian dipaksa untuk berhubungan seksual hingga divideokan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Produksi Film Porno Anak di Tangarang Terungkap dari Laporan FBI

&quot;Pelaku yang punya peran untuk mencari dan menemukan anak-anak yang mau dijadikan pemeran dan dijadikan objek sebagai korban dalam kegiatan seksual yang kemudian direkam, lalu kemudian di video kan,  kemudian difoto,&quot; katanya.

Tak hanya itu saja, mereka juga memperjualbelikan konten porno anak ini melalui media sosial Telegram.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMC8xLzE2OTg4OS81L3g4bmtqdnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta membongkar kasus jaringan produksi film porno yang melibatkan anak-anak di Tangerang. Polisi menyita  3.870 video porno dengan 1.245 foto sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Reza Pahlevi menjelaskan, dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan lima orang tersabgka di antaranya insial HS, MA, AH, KR dan NZ. Dalam penangkapan tersebut polisi penyitaan sejumlah perangkat bukti elektronik.

Tersangka mengamankan barang bukti berupa handphone dan hardisk yang kemudian dilakukan analisis di laboratorium forensik. Dalam barang bukti tersebut penyidik menemukan 3.870 video pornografi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Bongkar Produksi Film Porno Anak di Tangerang, 5 Orang Ditangkap

&amp;ldquo;Kita rinci di sini ada 1.245 image foto dan 3.870 video,&amp;rdquo; kata Reza dalam konferensi pers di Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (24/2/2014).

Pada kesempatan yang sama Wakapolresta Bandara Soetta, AKBP Ronald Fredy Christian Sipayung  mengatakan awalnya Polisi menangkap satu pelaku berinisial HS sebagai pencari korban anak-anak untuk dilibatkan dalam pembuatan film porno. Setelahnya barulah empat pelaku lainnya ikut diamankan.

&quot;Dan dari hasil pengembangan terhadap satu pelaku (HS), kemudian dilakukan penelusuran sehingga kemudian penyidik melakukan penangkapan terhadap empat pelaku lainnya MA, AH, KR dan NZ,&quot; ungkap Ronald.

Ronald menyampaikan tersangka HS berperan untuk mencari anak yang akan dijadikan sebagai pemeran. Korban anak kemudian dipaksa untuk berhubungan seksual hingga divideokan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Produksi Film Porno Anak di Tangarang Terungkap dari Laporan FBI

&quot;Pelaku yang punya peran untuk mencari dan menemukan anak-anak yang mau dijadikan pemeran dan dijadikan objek sebagai korban dalam kegiatan seksual yang kemudian direkam, lalu kemudian di video kan,  kemudian difoto,&quot; katanya.

Tak hanya itu saja, mereka juga memperjualbelikan konten porno anak ini melalui media sosial Telegram.</content:encoded></item></channel></rss>
