<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pasca-Diterjang Banjir, Jalan di Provinsi Jambi Rusak Parah hingga Berlubang Sedalam 50 Cm   </title><description>Akibat terus diterjang banjir, salah satu ruas jalan Provinsi Jambi di wilayah Desa Sponjen, Kecamatan Kumpeh Ilir,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/340/2974773/pasca-diterjang-banjir-jalan-di-provinsi-jambi-rusak-parah-hingga-berlubang-sedalam-50-cm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/24/340/2974773/pasca-diterjang-banjir-jalan-di-provinsi-jambi-rusak-parah-hingga-berlubang-sedalam-50-cm"/><item><title> Pasca-Diterjang Banjir, Jalan di Provinsi Jambi Rusak Parah hingga Berlubang Sedalam 50 Cm   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/24/340/2974773/pasca-diterjang-banjir-jalan-di-provinsi-jambi-rusak-parah-hingga-berlubang-sedalam-50-cm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/24/340/2974773/pasca-diterjang-banjir-jalan-di-provinsi-jambi-rusak-parah-hingga-berlubang-sedalam-50-cm</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/24/340/2974773/pasca-diterjang-banjir-jalan-di-provinsi-jambi-rusak-parah-hingga-berlubang-sedalam-50-cm-apW12MgsRU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan rusak di Provinsi Jambi (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/24/340/2974773/pasca-diterjang-banjir-jalan-di-provinsi-jambi-rusak-parah-hingga-berlubang-sedalam-50-cm-apW12MgsRU.jpg</image><title>Jalan rusak di Provinsi Jambi (foto: dok ist)</title></images><description>

MUAROJAMBI - Akibat terus diterjang banjir, salah satu ruas jalan Provinsi Jambi di wilayah Desa Sponjen, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi, Jambi rusak parah.

Tidak hanya itu, lubang yang dalam hingga sekitar lebih setengah meter membuat banyak mobil truk bermuatan hasil perkebunan terpuruk ditengah jalan rusak tersebut.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Kepung Manggarai Barat, Rumah hingga Kendaraan Warga Terendam&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;

Beruntung, warga setempat begitu peduli membantu para sopir yang kendaraannya terjebak di jalan berlobang yang rusak parah.

&quot;Ini sudah hampir dua bulan jalan ini rusak parah. Dan ini kejadian berulang setiap tahunnya,&quot; ungkap Lukman, salah seorang sopir truk pengangkut kelapa sawit, Sabtu (24/2/2024)

Menurutnya, hal ini sudah terjadi sejak lima tahun ini dan belum ada perubahan sama sekali.

BACA JUGA:
Protes! Warga Tulang Bawang Barat Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Sejak jalan rusak akibat terendam banjir, perjalanannya terganggu hingga dua-tiga hari,&quot; tuturnya.



Lukman berharap, berharap agar pemerintah bisa secepatnya membantu memperbaiki jalan rusak tersebut.



&quot;Jalan yang rusak dan berlobang ini bisa secepatnya diperbaiki sehingga perekonomian warga bisa lancar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

MUAROJAMBI - Akibat terus diterjang banjir, salah satu ruas jalan Provinsi Jambi di wilayah Desa Sponjen, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi, Jambi rusak parah.

Tidak hanya itu, lubang yang dalam hingga sekitar lebih setengah meter membuat banyak mobil truk bermuatan hasil perkebunan terpuruk ditengah jalan rusak tersebut.

BACA JUGA:
Banjir Bandang Kepung Manggarai Barat, Rumah hingga Kendaraan Warga Terendam&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;

Beruntung, warga setempat begitu peduli membantu para sopir yang kendaraannya terjebak di jalan berlobang yang rusak parah.

&quot;Ini sudah hampir dua bulan jalan ini rusak parah. Dan ini kejadian berulang setiap tahunnya,&quot; ungkap Lukman, salah seorang sopir truk pengangkut kelapa sawit, Sabtu (24/2/2024)

Menurutnya, hal ini sudah terjadi sejak lima tahun ini dan belum ada perubahan sama sekali.

BACA JUGA:
Protes! Warga Tulang Bawang Barat Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Sejak jalan rusak akibat terendam banjir, perjalanannya terganggu hingga dua-tiga hari,&quot; tuturnya.



Lukman berharap, berharap agar pemerintah bisa secepatnya membantu memperbaiki jalan rusak tersebut.



&quot;Jalan yang rusak dan berlobang ini bisa secepatnya diperbaiki sehingga perekonomian warga bisa lancar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
