<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Respons C1 Perindo di Sirekap Blank, Abdul Khaliq: Dugaan Pengalihan Suara Bisa Terjadi</title><description>Abdul menambahkan bahwa tidak transparannya data Sirekap dapat berdampak negatif ke masyarakat yang hendak mengetahui hasil Pemilu 2024</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975147/respons-c1-perindo-di-sirekap-blank-abdul-khaliq-dugaan-pengalihan-suara-bisa-terjadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975147/respons-c1-perindo-di-sirekap-blank-abdul-khaliq-dugaan-pengalihan-suara-bisa-terjadi"/><item><title>   Respons C1 Perindo di Sirekap Blank, Abdul Khaliq: Dugaan Pengalihan Suara Bisa Terjadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975147/respons-c1-perindo-di-sirekap-blank-abdul-khaliq-dugaan-pengalihan-suara-bisa-terjadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975147/respons-c1-perindo-di-sirekap-blank-abdul-khaliq-dugaan-pengalihan-suara-bisa-terjadi</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2024 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/25/1/2975147/respons-c1-perindo-di-sirekap-blank-abdul-khaliq-dugaan-pengalihan-suara-bisa-terjadi-GOhsM3n2tI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sirekap Partai Perindo blank (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/25/1/2975147/respons-c1-perindo-di-sirekap-blank-abdul-khaliq-dugaan-pengalihan-suara-bisa-terjadi-GOhsM3n2tI.jpg</image><title>Sirekap Partai Perindo blank (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI1NC81L3g4c29kbGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Bidang Keagamaan DPP sekaligus Jubir Nasional Partai Perindo, Abdul Khaliq Ahmad merespons soal temuan C1 atau C hasil milik partai berlambang sayap rajawali dengan nomor urut 16 di aplikasi sistem rekapitulasi (Sirekap) milik KPU blank hingga ditutupi.
Abdul menilai, hal itu bisa terjadi apalagi dengan tidak transparan bisa saja dugaan pengalihan suara ke partai politik (Parpol) atau pasangan calon (Paslon) terjadi.
&quot;Kemungkinan itu bisa saja terjadi ya karena tidak adanya keterbukaan itu kemudian orang bisa menduga duga banyak hal termasuk pengalihan suara parpol atau paslon lain kan gitu ya,&quot; kata Abdul kepada wartawan, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:
C1 Perindo di Sirekap Blank, Abdul Khaliq: Taruh Kecurigaan Ada Kecurangan dalam Penghitungan Suara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Abdul menambahkan bahwa tidak transparannya data Sirekap dapat berdampak negatif ke masyarakat yang hendak mengetahui hasil Pemilu 2024 dengan jujur setelah tahapan pemungutan suara di TPS.

BACA JUGA:
Kolom Form C Hasil Perindo Tak Ditampilkan di Sirekap, Bawaslu Diminta Turun Tangan

&quot;Ini memberikan satu efek yang sangat negatif bagi publik karena ketika publik ingin mendapatkan informasi yang sejujurnya tetapi ternyata informasinya sangat tertutup. Jadi ini sangat merugikan untuk publik kaitannya dengan informasi hasil pemungutan suara di TPS khususnya,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI1NC81L3g4c29kbGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Bidang Keagamaan DPP sekaligus Jubir Nasional Partai Perindo, Abdul Khaliq Ahmad merespons soal temuan C1 atau C hasil milik partai berlambang sayap rajawali dengan nomor urut 16 di aplikasi sistem rekapitulasi (Sirekap) milik KPU blank hingga ditutupi.
Abdul menilai, hal itu bisa terjadi apalagi dengan tidak transparan bisa saja dugaan pengalihan suara ke partai politik (Parpol) atau pasangan calon (Paslon) terjadi.
&quot;Kemungkinan itu bisa saja terjadi ya karena tidak adanya keterbukaan itu kemudian orang bisa menduga duga banyak hal termasuk pengalihan suara parpol atau paslon lain kan gitu ya,&quot; kata Abdul kepada wartawan, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:
C1 Perindo di Sirekap Blank, Abdul Khaliq: Taruh Kecurigaan Ada Kecurangan dalam Penghitungan Suara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Abdul menambahkan bahwa tidak transparannya data Sirekap dapat berdampak negatif ke masyarakat yang hendak mengetahui hasil Pemilu 2024 dengan jujur setelah tahapan pemungutan suara di TPS.

BACA JUGA:
Kolom Form C Hasil Perindo Tak Ditampilkan di Sirekap, Bawaslu Diminta Turun Tangan

&quot;Ini memberikan satu efek yang sangat negatif bagi publik karena ketika publik ingin mendapatkan informasi yang sejujurnya tetapi ternyata informasinya sangat tertutup. Jadi ini sangat merugikan untuk publik kaitannya dengan informasi hasil pemungutan suara di TPS khususnya,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
