<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Temukan Banyak Kejanggalan di Sirekap, Sekjen Perindo: Tak Transparan dan Mencurigakan</title><description>Padahal, dirinya berharap proses Pemilu 2024 ini bisa lebih transparan sehingga memberikan keadilan untuk semua pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975206/temukan-banyak-kejanggalan-di-sirekap-sekjen-perindo-tak-transparan-dan-mencurigakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975206/temukan-banyak-kejanggalan-di-sirekap-sekjen-perindo-tak-transparan-dan-mencurigakan"/><item><title>Temukan Banyak Kejanggalan di Sirekap, Sekjen Perindo: Tak Transparan dan Mencurigakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975206/temukan-banyak-kejanggalan-di-sirekap-sekjen-perindo-tak-transparan-dan-mencurigakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/25/1/2975206/temukan-banyak-kejanggalan-di-sirekap-sekjen-perindo-tak-transparan-dan-mencurigakan</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2024 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ismet Humaedi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/25/1/2975206/temukan-banyak-kejanggalan-di-sirekap-sekjen-perindo-tak-transparan-dan-mencurigakan-R7ggwEA2jO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen Perindo Ahmad Rofiq (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/25/1/2975206/temukan-banyak-kejanggalan-di-sirekap-sekjen-perindo-tak-transparan-dan-mencurigakan-R7ggwEA2jO.jpg</image><title>Sekjen Perindo Ahmad Rofiq (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQyMy81L3g4c3llcmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan bahwa pihaknya menemukan banyak sekali kejanggalan yang terjadi dalam proses penghitungan dari aplikasi Sistem Informesi Rekapitulasi (Sirekap).
Padahal, dirinya berharap proses Pemilu 2024 ini bisa lebih transparan sehingga memberikan keadilan untuk semua pihak.
&amp;ldquo;Memang kalau nggak bermasalah bukan Pemilu di Indonesia namanya karena setiap Pemilu selalu begini ya. Saya berharap bahwa pemilu 2024 ini menghasilkan Pemilu yang sangat transparan, penuh dengan keadilan untuk semua,&amp;rdquo; kata Ahmad Rofiq, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:
Bakal Tempuh Jalur Hukum, Abdul Khaliq: Perindo Kumpulkan Bukti Kejanggalan Hasil Hitung Suara

Ahmad Rofiq melihat Partai Perindo menemukan banyak sekali persoalan-persoalan yang tidak sederhana dari hasil form c suara Perindo.

BACA JUGA:
 Respons C1 Perindo di Sirekap Blank, Abdul Khaliq: Dugaan Pengalihan Suara Bisa Terjadi

&amp;ldquo;Misalkan dari sisi rekapitulasinya itu juga tidak menunjukkan hasil yang sesungguhnya. Partai Perindo melihat dari setiap Dapil itu banyak sekali TPS-TPS yang blank atau kosong. Padahal dijanjikan oleh KPU partai-partai yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan C1 cukup mengambil dari C hasil,&amp;rdquo; ujarnya.
Sistem rekapitulasi dalam Sirekap ini disebutkan Rofiq ternyata memang tidak menggambarkan apa-apa.Dia malah menemukan banyak sekali kejanggalan-kejanggalan termasuk dalam konteks ini adalah jumlah suara yang naik turun setiap saat.

Rofiq juga menyoroti perihal form C yang hasilnya sangat tidak transparan, dengan masih banyak yang kosong di TPS. Di sisi lain upaya perbaikan juga tidak optimal.

&quot;Ini membuat situasi semakin mencurigakan dan mendatangkan spekulasi atas permainan yang disengaja agar partai tidak menemukan informasi secara benar,&quot; tuturnya.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQyMy81L3g4c3llcmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan bahwa pihaknya menemukan banyak sekali kejanggalan yang terjadi dalam proses penghitungan dari aplikasi Sistem Informesi Rekapitulasi (Sirekap).
Padahal, dirinya berharap proses Pemilu 2024 ini bisa lebih transparan sehingga memberikan keadilan untuk semua pihak.
&amp;ldquo;Memang kalau nggak bermasalah bukan Pemilu di Indonesia namanya karena setiap Pemilu selalu begini ya. Saya berharap bahwa pemilu 2024 ini menghasilkan Pemilu yang sangat transparan, penuh dengan keadilan untuk semua,&amp;rdquo; kata Ahmad Rofiq, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:
Bakal Tempuh Jalur Hukum, Abdul Khaliq: Perindo Kumpulkan Bukti Kejanggalan Hasil Hitung Suara

Ahmad Rofiq melihat Partai Perindo menemukan banyak sekali persoalan-persoalan yang tidak sederhana dari hasil form c suara Perindo.

BACA JUGA:
 Respons C1 Perindo di Sirekap Blank, Abdul Khaliq: Dugaan Pengalihan Suara Bisa Terjadi

&amp;ldquo;Misalkan dari sisi rekapitulasinya itu juga tidak menunjukkan hasil yang sesungguhnya. Partai Perindo melihat dari setiap Dapil itu banyak sekali TPS-TPS yang blank atau kosong. Padahal dijanjikan oleh KPU partai-partai yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan C1 cukup mengambil dari C hasil,&amp;rdquo; ujarnya.
Sistem rekapitulasi dalam Sirekap ini disebutkan Rofiq ternyata memang tidak menggambarkan apa-apa.Dia malah menemukan banyak sekali kejanggalan-kejanggalan termasuk dalam konteks ini adalah jumlah suara yang naik turun setiap saat.

Rofiq juga menyoroti perihal form C yang hasilnya sangat tidak transparan, dengan masih banyak yang kosong di TPS. Di sisi lain upaya perbaikan juga tidak optimal.

&quot;Ini membuat situasi semakin mencurigakan dan mendatangkan spekulasi atas permainan yang disengaja agar partai tidak menemukan informasi secara benar,&quot; tuturnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
