<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FBI Bongkar Jaringan Internasional Film Porno Anak, Polri Diminta Ungkap Kelompok Lain</title><description>Sehingga perlindungan yang dilakukan harus melibatkan stakeholder terkait.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975077/fbi-bongkar-jaringan-internasional-film-porno-anak-polri-diminta-ungkap-kelompok-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975077/fbi-bongkar-jaringan-internasional-film-porno-anak-polri-diminta-ungkap-kelompok-lain"/><item><title>FBI Bongkar Jaringan Internasional Film Porno Anak, Polri Diminta Ungkap Kelompok Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975077/fbi-bongkar-jaringan-internasional-film-porno-anak-polri-diminta-ungkap-kelompok-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975077/fbi-bongkar-jaringan-internasional-film-porno-anak-polri-diminta-ungkap-kelompok-lain</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2024 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/25/338/2975077/fbi-bongkar-jaringan-internasional-film-porno-anak-polri-diminta-ungkap-kelompok-lain-Qd77Z7nYPX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polri Bongkar Film Porno Anak/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/25/338/2975077/fbi-bongkar-jaringan-internasional-film-porno-anak-polri-diminta-ungkap-kelompok-lain-Qd77Z7nYPX.jpg</image><title>Polri Bongkar Film Porno Anak/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3NzAyNi81L3g4c2FyZzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  - Polresta Bandara Soekarno-Hatta bekerja sama dengan Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan terhadap Anak FBI, Amerika Serikat, berhasil mengungkap tindak pidana kasus pembuatan film porno jaringan internasional yang melibatkan anak-anak sebagai korban.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti mengatakan, pihaknya berharap bahwa jaringan lain akan segera terungkap.

BACA JUGA:
Kasus Produksi Film Porno Anak di Tangarang Terungkap dari Laporan FBI

&quot;Kompolnas berharap penangkapan para pelaku jaringan internasional tersebut dapat membongkar jaringan-jaringan internasional lainnya di Indonesia yang menjadikan anak-anak Indonesia sebagai obyek pornografi online anak, sehingga anak-anak Indonesia dapat diselamatkan,&quot; katanya kepada wartawan, Minggu (25/2/2024).


Kasus Perundungan di Binus School Serpong, Dirjen HAM: Kedepankan Kepentingan Anak

Poengky menilai, anak-anak merupakan kelompok rentan kekerasan, termasuk kekerasan seksual. Sehingga perlindungan yang dilakukan harus melibatkan stakeholder terkait.

&quot;Anak-anak rentan menjadi korban kekerasan, termasuk kekerasan seksual berupa obyek pornografi online internasional. Perlindungan Anak menjadi tugas kita semua,&quot; ungkapnya.Dia mengatakan, kerjasama Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta dengan Violent Crimes Against Children International Task Force FBI dapat menjadi contoh yang sangat baik, bagi peningkatan kerjasama internasional antara Polri dengan kepolisian-kepolisian negara lain.



&quot;Guna meningkatkan profesionalitas anggota Polri dan melindungi seluruh rakyat Indonesia,&quot;pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3NzAyNi81L3g4c2FyZzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  - Polresta Bandara Soekarno-Hatta bekerja sama dengan Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan terhadap Anak FBI, Amerika Serikat, berhasil mengungkap tindak pidana kasus pembuatan film porno jaringan internasional yang melibatkan anak-anak sebagai korban.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti mengatakan, pihaknya berharap bahwa jaringan lain akan segera terungkap.

BACA JUGA:
Kasus Produksi Film Porno Anak di Tangarang Terungkap dari Laporan FBI

&quot;Kompolnas berharap penangkapan para pelaku jaringan internasional tersebut dapat membongkar jaringan-jaringan internasional lainnya di Indonesia yang menjadikan anak-anak Indonesia sebagai obyek pornografi online anak, sehingga anak-anak Indonesia dapat diselamatkan,&quot; katanya kepada wartawan, Minggu (25/2/2024).


Kasus Perundungan di Binus School Serpong, Dirjen HAM: Kedepankan Kepentingan Anak

Poengky menilai, anak-anak merupakan kelompok rentan kekerasan, termasuk kekerasan seksual. Sehingga perlindungan yang dilakukan harus melibatkan stakeholder terkait.

&quot;Anak-anak rentan menjadi korban kekerasan, termasuk kekerasan seksual berupa obyek pornografi online internasional. Perlindungan Anak menjadi tugas kita semua,&quot; ungkapnya.Dia mengatakan, kerjasama Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta dengan Violent Crimes Against Children International Task Force FBI dapat menjadi contoh yang sangat baik, bagi peningkatan kerjasama internasional antara Polri dengan kepolisian-kepolisian negara lain.



&quot;Guna meningkatkan profesionalitas anggota Polri dan melindungi seluruh rakyat Indonesia,&quot;pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
