<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Diperiksa Dugaan Pelecehan Seksual, Rektor UP Belum Pastikan Bakal Hadiri Pemeriksaan</title><description>&quot;Saya belum tahu, untuk sementara hanya itu yang bisa saya sampaikan,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/2/2024).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975162/diperiksa-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-belum-pastikan-bakal-hadiri-pemeriksaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975162/diperiksa-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-belum-pastikan-bakal-hadiri-pemeriksaan"/><item><title>   Diperiksa Dugaan Pelecehan Seksual, Rektor UP Belum Pastikan Bakal Hadiri Pemeriksaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975162/diperiksa-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-belum-pastikan-bakal-hadiri-pemeriksaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/25/338/2975162/diperiksa-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-belum-pastikan-bakal-hadiri-pemeriksaan</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2024 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/25/338/2975162/diperiksa-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-belum-pastikan-bakal-hadiri-pemeriksaan-WTeVxPdgD7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/25/338/2975162/diperiksa-dugaan-pelecehan-seksual-rektor-up-belum-pastikan-bakal-hadiri-pemeriksaan-WTeVxPdgD7.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMS8xLzE3Njc1NC81L3g4cnlidmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polda Metro Jaya bakal memeriksa Rektor UP berinisial E berkaitan laporan dugaan pelecehan terhadap pegawai bidang kehumasan berinisial R pada Senin, 26 Februari 2024 esok.
Namun, pengacara Rektor UP, Raden Nanda Setiawan mengatakan bahwa pihaknya belum memastikan apakah kliennya bakal hadir dalam pemeriksaan tersebut atau tidak.
&quot;Saya belum tahu, untuk sementara hanya itu yang bisa saya sampaikan,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:
Rektor Universitas Pancasila Dilaporkan Atas Dugaan Pelecehan seksual, Kabiro: Kami Akan Bersikap Kooperatif

Raden pun tak menjelaskan bahwa apakah pihaknya telah menerima panggilan klarifikasi dari penyidik. Dia hanya menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengikuti proses laporan tersebut.
Menurut dia, laporan dugaan pelecehan yang dilakukan Rektor UP, E terhadap pegawai bidang kehumasan UP berinisial R itu sejatinya tidaklah benar.

BACA JUGA:
Rektor Universitas Pancasila Prof Dr Edei Toet Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan Seksual

&quot;Berita tersebut kami pastikan didasarkan atas laporan yang tidak benar dan tidak pernah terjadi peristiwa yang dilaporkan tersebut. Namun, kembali lagi hak setiap orang bisa mengajukan laporan ke Kepolisian, tapi perlu kita ketahui laporan atas suatu peristiwa fiktif akan ada konsekuensi hukumnya,&quot; katanya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMS8xLzE3Njc1NC81L3g4cnlidmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polda Metro Jaya bakal memeriksa Rektor UP berinisial E berkaitan laporan dugaan pelecehan terhadap pegawai bidang kehumasan berinisial R pada Senin, 26 Februari 2024 esok.
Namun, pengacara Rektor UP, Raden Nanda Setiawan mengatakan bahwa pihaknya belum memastikan apakah kliennya bakal hadir dalam pemeriksaan tersebut atau tidak.
&quot;Saya belum tahu, untuk sementara hanya itu yang bisa saya sampaikan,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:
Rektor Universitas Pancasila Dilaporkan Atas Dugaan Pelecehan seksual, Kabiro: Kami Akan Bersikap Kooperatif

Raden pun tak menjelaskan bahwa apakah pihaknya telah menerima panggilan klarifikasi dari penyidik. Dia hanya menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengikuti proses laporan tersebut.
Menurut dia, laporan dugaan pelecehan yang dilakukan Rektor UP, E terhadap pegawai bidang kehumasan UP berinisial R itu sejatinya tidaklah benar.

BACA JUGA:
Rektor Universitas Pancasila Prof Dr Edei Toet Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan Seksual

&quot;Berita tersebut kami pastikan didasarkan atas laporan yang tidak benar dan tidak pernah terjadi peristiwa yang dilaporkan tersebut. Namun, kembali lagi hak setiap orang bisa mengajukan laporan ke Kepolisian, tapi perlu kita ketahui laporan atas suatu peristiwa fiktif akan ada konsekuensi hukumnya,&quot; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
