<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Rendam Sintang Kalimantan Barat, 597 Jiwa Terdampak</title><description>Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir di Kalimantan Barat, mengakibatkan banjir di Kabupaten Sintang</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/340/2975079/banjir-rendam-sintang-kalimantan-barat-597-jiwa-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/25/340/2975079/banjir-rendam-sintang-kalimantan-barat-597-jiwa-terdampak"/><item><title>Banjir Rendam Sintang Kalimantan Barat, 597 Jiwa Terdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/25/340/2975079/banjir-rendam-sintang-kalimantan-barat-597-jiwa-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/25/340/2975079/banjir-rendam-sintang-kalimantan-barat-597-jiwa-terdampak</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2024 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/25/340/2975079/banjir-rendam-sintang-kalimantan-barat-597-jiwa-terdampak-FaNAfB04X6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir merendam Sintang, Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/25/340/2975079/banjir-rendam-sintang-kalimantan-barat-597-jiwa-terdampak-FaNAfB04X6.jpg</image><title>Banjir merendam Sintang, Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNS8xLzE3NzYxMS81L3g4dDlweTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir di Kalimantan Barat, mengakibatkan banjir di Kabupaten Sintang, Sabtu 24 Februari 2024, pukul 12.00 WIB.

Curah hujan yang sangat tinggi ini mengakibatkan beberapa wilayah yang berada di 3 Kecamatan yaitu, Kecamatan Sintang, Kecamatan Dedai dan Kecamatan Kayan Hilir terendam banjir dan melumpuhkan aktivitas warga setempat.

Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebutkan bahwa kejadian ini menyebabkan sebanyak 597 jiwa dan 179 rumah terdampak.

&quot;Serta 2 fasilitas ibadah dan 1 fasilitas umum juga terendam oleh banjir ini,&quot; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Minggu (25/2/2024).


BACA JUGA:
Bayi dan Lansia Terjebak Banjir di Bandarlampung, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis


BPBD Kabupaten Sintang masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak Kecamatan serta Desa setempat untuk terus memonitoring tinggi muka air yang hingga saat ini mencapai 200 cm pada beberapa titik lokasi terdampak.

Berdasarkan laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku pada tanggal 24 Februari pukul 07.00 - 25 Februari 2024 pukul 07.00 menyebutkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat berpotensi dilanda hujan lebat dengan status waspada.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada akan adanya potensi hujan lebat dan selalu mengikuti arahan serta imbauan dari Pemerintah Daerah setempat dan Dinas terkait lainnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNS8xLzE3NzYxMS81L3g4dDlweTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir di Kalimantan Barat, mengakibatkan banjir di Kabupaten Sintang, Sabtu 24 Februari 2024, pukul 12.00 WIB.

Curah hujan yang sangat tinggi ini mengakibatkan beberapa wilayah yang berada di 3 Kecamatan yaitu, Kecamatan Sintang, Kecamatan Dedai dan Kecamatan Kayan Hilir terendam banjir dan melumpuhkan aktivitas warga setempat.

Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebutkan bahwa kejadian ini menyebabkan sebanyak 597 jiwa dan 179 rumah terdampak.

&quot;Serta 2 fasilitas ibadah dan 1 fasilitas umum juga terendam oleh banjir ini,&quot; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Minggu (25/2/2024).


BACA JUGA:
Bayi dan Lansia Terjebak Banjir di Bandarlampung, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis


BPBD Kabupaten Sintang masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak Kecamatan serta Desa setempat untuk terus memonitoring tinggi muka air yang hingga saat ini mencapai 200 cm pada beberapa titik lokasi terdampak.

Berdasarkan laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku pada tanggal 24 Februari pukul 07.00 - 25 Februari 2024 pukul 07.00 menyebutkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat berpotensi dilanda hujan lebat dengan status waspada.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada akan adanya potensi hujan lebat dan selalu mengikuti arahan serta imbauan dari Pemerintah Daerah setempat dan Dinas terkait lainnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
