<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Pastikan Tersangka Kasus Korupsi Rumah Jabatan DPR Lebih dari 2 Orang</title><description>KPK belum mengumumkan nama-nama tersangka kasus korupsi pengadaan rumah jabatan DPR RI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/26/337/2975779/kpk-pastikan-tersangka-kasus-korupsi-rumah-jabatan-dpr-lebih-dari-2-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/26/337/2975779/kpk-pastikan-tersangka-kasus-korupsi-rumah-jabatan-dpr-lebih-dari-2-orang"/><item><title>KPK Pastikan Tersangka Kasus Korupsi Rumah Jabatan DPR Lebih dari 2 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/26/337/2975779/kpk-pastikan-tersangka-kasus-korupsi-rumah-jabatan-dpr-lebih-dari-2-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/26/337/2975779/kpk-pastikan-tersangka-kasus-korupsi-rumah-jabatan-dpr-lebih-dari-2-orang</guid><pubDate>Senin 26 Februari 2024 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/26/337/2975779/kpk-pastikan-tersangka-kasus-korupsi-rumah-jabatan-dpr-lebih-dari-2-orang-K3MWn4BEXh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung KPK di Jakarta (Foto: Okezone.com/Arie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/26/337/2975779/kpk-pastikan-tersangka-kasus-korupsi-rumah-jabatan-dpr-lebih-dari-2-orang-K3MWn4BEXh.jpeg</image><title>Gedung KPK di Jakarta (Foto: Okezone.com/Arie)</title></images><description>
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan telah mengantongi nama-nama yang lebih dari dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan rumah jabatan DPR RI.
Demikian disampaikan oleh Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri guna memastikan informasi terkait kasus dugaan korupsi tersebut.
&quot;Iya, lebih dari dua orang tersangka,&quot; ujar Ali saat dihubungi, Senin (26/2/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Dugaan Korupsi Kelengkapan Rumah Jabatan DPR, KPK: Naik ke Proses Penyidikan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ali melanjutkan, dalam kasus dugaan pengadaan tersebut ditujukan untuk kelengkapan sarana rumah jabatan anggota DPR RI.
&quot;Antara lain segala kelengkapan rumah jabatan mas seprti kelengkapan kamar tidur, ruang tamu dan lainnya,&quot; tutur Ali.
Ali mengungkapkan dugaan korupsi tersebut dikarenakan proyek pengadaan kelengkapan rumah dinas DPR itu bersifat fiktif. Adapun yang dimaksud fiktif yakni pelaksanaan proyek hanya bersifat formalitas.
&quot;Antara lain dugaan pelaksanaan dilakukan secara formalitas,&quot; jelas Ali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KPK Sita Aset Eks Kepala Bea Cukai Makassar di Batam, Ada Tanah serta Bangunan dan 14 Ruko

Ali menambahkan pelaksanaan proyek kelengkapan rumah dinas DPR RI tersebut berdasarkan anggaran Pembelian Barang dan Jasa (PBJ) tahun 2020.
&quot;Itu untuk PBJ anggaran tahun 2020,&quot; tegas Ali.
Sekadar informasi, KPK menyatakan perkara dugaan korupsi pengadan kelengkapan rumah jabatan DPR RI naik ke tahap penyidikan. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.
&quot;Bahwa betul, pimpinan-pejabat struktural di Kedeputian Penindakan termasuk penyelidik, penyidik dan penuntut itu sudah sepakat dalam gelar perkara naik ke proses penyidikan terkait dengan dugaan korupsi untuk pengadaan kelengkapan rumah jabatan di DPR RI,&quot; kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (23/2/2024).</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan telah mengantongi nama-nama yang lebih dari dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan rumah jabatan DPR RI.
Demikian disampaikan oleh Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri guna memastikan informasi terkait kasus dugaan korupsi tersebut.
&quot;Iya, lebih dari dua orang tersangka,&quot; ujar Ali saat dihubungi, Senin (26/2/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Dugaan Korupsi Kelengkapan Rumah Jabatan DPR, KPK: Naik ke Proses Penyidikan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ali melanjutkan, dalam kasus dugaan pengadaan tersebut ditujukan untuk kelengkapan sarana rumah jabatan anggota DPR RI.
&quot;Antara lain segala kelengkapan rumah jabatan mas seprti kelengkapan kamar tidur, ruang tamu dan lainnya,&quot; tutur Ali.
Ali mengungkapkan dugaan korupsi tersebut dikarenakan proyek pengadaan kelengkapan rumah dinas DPR itu bersifat fiktif. Adapun yang dimaksud fiktif yakni pelaksanaan proyek hanya bersifat formalitas.
&quot;Antara lain dugaan pelaksanaan dilakukan secara formalitas,&quot; jelas Ali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KPK Sita Aset Eks Kepala Bea Cukai Makassar di Batam, Ada Tanah serta Bangunan dan 14 Ruko

Ali menambahkan pelaksanaan proyek kelengkapan rumah dinas DPR RI tersebut berdasarkan anggaran Pembelian Barang dan Jasa (PBJ) tahun 2020.
&quot;Itu untuk PBJ anggaran tahun 2020,&quot; tegas Ali.
Sekadar informasi, KPK menyatakan perkara dugaan korupsi pengadan kelengkapan rumah jabatan DPR RI naik ke tahap penyidikan. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.
&quot;Bahwa betul, pimpinan-pejabat struktural di Kedeputian Penindakan termasuk penyelidik, penyidik dan penuntut itu sudah sepakat dalam gelar perkara naik ke proses penyidikan terkait dengan dugaan korupsi untuk pengadaan kelengkapan rumah jabatan di DPR RI,&quot; kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (23/2/2024).</content:encoded></item></channel></rss>
