<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Memanas! Massa Demonstran Bakar Ban di Kantor ICW, Diduga Pesanan</title><description>Dia mencurigai massa yang melakukan unjuk rasa diarahkan atau pesanan seseorang maupun kelompok tertentu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/26/338/2975580/memanas-massa-demonstran-bakar-ban-di-kantor-icw-diduga-pesanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/26/338/2975580/memanas-massa-demonstran-bakar-ban-di-kantor-icw-diduga-pesanan"/><item><title>Memanas! Massa Demonstran Bakar Ban di Kantor ICW, Diduga Pesanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/26/338/2975580/memanas-massa-demonstran-bakar-ban-di-kantor-icw-diduga-pesanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/26/338/2975580/memanas-massa-demonstran-bakar-ban-di-kantor-icw-diduga-pesanan</guid><pubDate>Senin 26 Februari 2024 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/26/338/2975580/memanas-massa-demonstran-bakar-ban-di-kantor-icw-diduga-pesanan-1eAugTmkfz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa Unjuk Rasa di Kantor ICW/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/26/338/2975580/memanas-massa-demonstran-bakar-ban-di-kantor-icw-diduga-pesanan-1eAugTmkfz.jpg</image><title>Massa Unjuk Rasa di Kantor ICW/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMS8xLzE3NzUxMC81L3g4dDJxeHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Koordinator Divisi Pengelolaan Pengetahuan Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah mengaku bingung ketika mendengar kabar kantor yang berlokasi di Jalan Kalibata Timur IV, Pancoran, Jakarta Selatan itu hendak didemo ribuan massa, pada Senin (26/2/2024).
&quot;Menurut informasi yang disampaikan pihak kepolisian mereka menjaga dan mengamankan karena ada informasi bahwa terdapat 1 kelompok masyarakat yang ingin melakukan demo ke ICW dengan isu membahas mengenai rasisme di Papua,&amp;rdquo; kata Wana kepada wartawan di kantor ICW.
&amp;ldquo;Nah memang ini yang menjadi kebingungan kami juga sejujurnya karena kami secara prinsip tidak melarang siapapun untuk melakukan aksi demonstrasi karena itu merupakan hak warga negara,&quot;sambungnya.

BACA JUGA:
Kantor ICW dan Lokataru Dikepung Ribuan Massa, Brimob dan Water Canon Siaga di Lokasi

Wana tak mempermasalahkan jika ada massa yang hendak menggelar aksi demo di Kantor ICW. Namun, ia mencurigai massa yang melakukan unjuk rasa diarahkan atau pesanan seseorang maupun kelompok tertentu.

BACA JUGA:
Soroti Pemilu 2024, ICW dan KontraS Desak KPU Segera Lakukan 3 Hal Ini

&quot;Tapi memang yang masih kami pertanyakan adalah urgensi mengenai isu tersebut yang didesak ICW mengenai rasisme di Papua. Sebab, kami sampai saat ini itu belum pernah membahas mengenai isu rasisme di Papua sejak berdiri begitu,&quot;ujarnya.
&quot;Bagi kami itu tidak menjadi masalah tapi memang yang menjadi persoalan ada sejumlah kelompok yang memang patut diduga diarahkan atau di-drive begitu bukan karena konteks kondisinya tapi karena memang ada patut diduga pesanan atau disuruh,&quot; pungkasnya.Pantauan MNC Portal Indonesia di sekitar Kantor ICW masih berjaga ratusan personil kepolisian. Selain itu satu unit kendaraan water canon dan kendaraan pengurai massa milik Korps Brimob Polri disiagakan terparkir di Halaman Kantor Kelurahan Kalibata.

Puluhan massa tiba menggunakan tiga unit angkutan umum (angkot). Puluhan massa juga turut membawa sejumlah spanduk sambil berorasi.

Massa juga turut membakar ban berukuran kecil didepan kantor ICW. Terlihat sejumlah aparat kepolisian membuat pagar di depan pintu utama Kantor ICW.

Sementara itu situasi lalu lintas di sekitar lokasi demo terpantau ramai lancar dan terpaksa bergantian karena tersisa satu jalur. Terlihat satu unit water canon dan kendaraan pengurai massa bersiaga dengan ratusan personel.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMS8xLzE3NzUxMC81L3g4dDJxeHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Koordinator Divisi Pengelolaan Pengetahuan Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah mengaku bingung ketika mendengar kabar kantor yang berlokasi di Jalan Kalibata Timur IV, Pancoran, Jakarta Selatan itu hendak didemo ribuan massa, pada Senin (26/2/2024).
&quot;Menurut informasi yang disampaikan pihak kepolisian mereka menjaga dan mengamankan karena ada informasi bahwa terdapat 1 kelompok masyarakat yang ingin melakukan demo ke ICW dengan isu membahas mengenai rasisme di Papua,&amp;rdquo; kata Wana kepada wartawan di kantor ICW.
&amp;ldquo;Nah memang ini yang menjadi kebingungan kami juga sejujurnya karena kami secara prinsip tidak melarang siapapun untuk melakukan aksi demonstrasi karena itu merupakan hak warga negara,&quot;sambungnya.

BACA JUGA:
Kantor ICW dan Lokataru Dikepung Ribuan Massa, Brimob dan Water Canon Siaga di Lokasi

Wana tak mempermasalahkan jika ada massa yang hendak menggelar aksi demo di Kantor ICW. Namun, ia mencurigai massa yang melakukan unjuk rasa diarahkan atau pesanan seseorang maupun kelompok tertentu.

BACA JUGA:
Soroti Pemilu 2024, ICW dan KontraS Desak KPU Segera Lakukan 3 Hal Ini

&quot;Tapi memang yang masih kami pertanyakan adalah urgensi mengenai isu tersebut yang didesak ICW mengenai rasisme di Papua. Sebab, kami sampai saat ini itu belum pernah membahas mengenai isu rasisme di Papua sejak berdiri begitu,&quot;ujarnya.
&quot;Bagi kami itu tidak menjadi masalah tapi memang yang menjadi persoalan ada sejumlah kelompok yang memang patut diduga diarahkan atau di-drive begitu bukan karena konteks kondisinya tapi karena memang ada patut diduga pesanan atau disuruh,&quot; pungkasnya.Pantauan MNC Portal Indonesia di sekitar Kantor ICW masih berjaga ratusan personil kepolisian. Selain itu satu unit kendaraan water canon dan kendaraan pengurai massa milik Korps Brimob Polri disiagakan terparkir di Halaman Kantor Kelurahan Kalibata.

Puluhan massa tiba menggunakan tiga unit angkutan umum (angkot). Puluhan massa juga turut membawa sejumlah spanduk sambil berorasi.

Massa juga turut membakar ban berukuran kecil didepan kantor ICW. Terlihat sejumlah aparat kepolisian membuat pagar di depan pintu utama Kantor ICW.

Sementara itu situasi lalu lintas di sekitar lokasi demo terpantau ramai lancar dan terpaksa bergantian karena tersisa satu jalur. Terlihat satu unit water canon dan kendaraan pengurai massa bersiaga dengan ratusan personel.

</content:encoded></item></channel></rss>
