<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jagoan Palembang Punya Ilmu Kebal Tak Mempan Ditebas Pedang, Tewas Ditusuk Pisau yang Ditancap ke Tanah</title><description>Pelaku Imam kemudian kembali masuk ke dalam rumah dan mengambil pisau bermata tajam serta menancapkannya ke tanah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/26/610/2975600/jagoan-palembang-punya-ilmu-kebal-tak-mempan-ditebas-pedang-tewas-ditusuk-pisau-yang-ditancap-ke-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/26/610/2975600/jagoan-palembang-punya-ilmu-kebal-tak-mempan-ditebas-pedang-tewas-ditusuk-pisau-yang-ditancap-ke-tanah"/><item><title>Jagoan Palembang Punya Ilmu Kebal Tak Mempan Ditebas Pedang, Tewas Ditusuk Pisau yang Ditancap ke Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/26/610/2975600/jagoan-palembang-punya-ilmu-kebal-tak-mempan-ditebas-pedang-tewas-ditusuk-pisau-yang-ditancap-ke-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/26/610/2975600/jagoan-palembang-punya-ilmu-kebal-tak-mempan-ditebas-pedang-tewas-ditusuk-pisau-yang-ditancap-ke-tanah</guid><pubDate>Senin 26 Februari 2024 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Febriansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/26/610/2975600/jagoan-palembang-punya-ilmu-kebal-tak-mempan-ditebas-pedang-tewas-ditusuk-pisau-yang-ditancap-ke-tanah-nyNzy8QfmP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemilik Ilmu Kebal di Palembang Tewas/ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/26/610/2975600/jagoan-palembang-punya-ilmu-kebal-tak-mempan-ditebas-pedang-tewas-ditusuk-pisau-yang-ditancap-ke-tanah-nyNzy8QfmP.jpg</image><title>Pemilik Ilmu Kebal di Palembang Tewas/ilustrasi</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMy8xLzE3NzU1OC81L3g4dDZjZTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PALEMBANG - Imam Basri (25) dan Marhan (25) dua pemuda di Kertapati Palembang ditangkap polisi usai membunuh Adios Pratama (38) menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan mengatakan, aksi pembunuhan itu terjadi karena korban Adios meletakan pecahan batu di depan rumah Imam.

BACA JUGA:
Polisi: Korban Pembunuhan Pacar Sesama Jenis Terkenal di Komunitas Gay

&quot;Pelaku Imam sempat memprotes tindakan korban yang meletakan batu hingga membuat aksesoris jalan tertutup, namun korban justru membalas protes hingga berujung cekcok mulut,&quot; ujar AKP Angga, Senin (26/2/2024).

Merasa kesal dengan korban, lanjut Angga, pelaku Imam kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah senjata tajam jenis pedang. Keributan keduanya ternyata didengar tetangga pelaku yang ikut membantu mengeroyok korban.

BACA JUGA:
Rumah Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara Dirobohkan

&quot;Meski dikeroyok dengan senjata tajam, korban yang diduga memiliki ilmu kebal ternyata tidak mengalami luka saat dikeroyok,&quot; jelasnya.
Pelaku Imam kemudian kembali masuk ke dalam rumah dan mengambil pisau bermata tajam serta menancapkannya ke tanah yang diyakini sebagai peluntur ilmu kebal korban.&quot;Alhasil, serangan kedua ternyata dapat melukai Adios. Tanpa menunggu waktu, kedua pelaku menyerang korban menggunakan sajam hingga tewas di tempat,&quot; jelasnya.

Usai melakukan aksi tersebut, kedua pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban yang tewas ditempat dengan sejumlah luka tusukan.

&quot;Kedua pelaku telah ditangkap, Minggu (25/2) kemarin, tanpa perlawanan. Hingga kini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMy8xLzE3NzU1OC81L3g4dDZjZTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PALEMBANG - Imam Basri (25) dan Marhan (25) dua pemuda di Kertapati Palembang ditangkap polisi usai membunuh Adios Pratama (38) menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan mengatakan, aksi pembunuhan itu terjadi karena korban Adios meletakan pecahan batu di depan rumah Imam.

BACA JUGA:
Polisi: Korban Pembunuhan Pacar Sesama Jenis Terkenal di Komunitas Gay

&quot;Pelaku Imam sempat memprotes tindakan korban yang meletakan batu hingga membuat aksesoris jalan tertutup, namun korban justru membalas protes hingga berujung cekcok mulut,&quot; ujar AKP Angga, Senin (26/2/2024).

Merasa kesal dengan korban, lanjut Angga, pelaku Imam kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah senjata tajam jenis pedang. Keributan keduanya ternyata didengar tetangga pelaku yang ikut membantu mengeroyok korban.

BACA JUGA:
Rumah Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara Dirobohkan

&quot;Meski dikeroyok dengan senjata tajam, korban yang diduga memiliki ilmu kebal ternyata tidak mengalami luka saat dikeroyok,&quot; jelasnya.
Pelaku Imam kemudian kembali masuk ke dalam rumah dan mengambil pisau bermata tajam serta menancapkannya ke tanah yang diyakini sebagai peluntur ilmu kebal korban.&quot;Alhasil, serangan kedua ternyata dapat melukai Adios. Tanpa menunggu waktu, kedua pelaku menyerang korban menggunakan sajam hingga tewas di tempat,&quot; jelasnya.

Usai melakukan aksi tersebut, kedua pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban yang tewas ditempat dengan sejumlah luka tusukan.

&quot;Kedua pelaku telah ditangkap, Minggu (25/2) kemarin, tanpa perlawanan. Hingga kini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
