<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abdul Kholik: Protes Keras Perindo Didasarkan Persoalan Objektif, Tak Subjektif Semata</title><description>Salah satu yang menjadi persoalan adalah carut marutnya Sirekap Pemilu 2024 yang belakangan dikritisi banyak pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/28/1/2976874/abdul-kholik-protes-keras-perindo-didasarkan-persoalan-objektif-tak-subjektif-semata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/28/1/2976874/abdul-kholik-protes-keras-perindo-didasarkan-persoalan-objektif-tak-subjektif-semata"/><item><title>Abdul Kholik: Protes Keras Perindo Didasarkan Persoalan Objektif, Tak Subjektif Semata</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/28/1/2976874/abdul-kholik-protes-keras-perindo-didasarkan-persoalan-objektif-tak-subjektif-semata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/28/1/2976874/abdul-kholik-protes-keras-perindo-didasarkan-persoalan-objektif-tak-subjektif-semata</guid><pubDate>Rabu 28 Februari 2024 23:52 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/28/1/2976874/abdul-kholik-protes-keras-perindo-didasarkan-persoalan-objektif-tak-subjektif-semata-ZONT5tGu8g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caleg Perindo Abdul Khaliq Ahmad (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/28/1/2976874/abdul-kholik-protes-keras-perindo-didasarkan-persoalan-objektif-tak-subjektif-semata-ZONT5tGu8g.jpg</image><title>Caleg Perindo Abdul Khaliq Ahmad (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Abdul Kholik Ahmad menenangkan bahwa protes keras yang dilayangkan partainya kepada penyelenggaraan Pemilu 2024 bukan didasarkan urusan subjektif semata, tapi ada persoalan objektif yang lebih luas.
Hal ini disampaikan Kholik dalam jumpa pers terkait pernyataan sikap Partai Perindo tentang suara hilang Pemilu 2024 yang digelar di kantor DPP Partai Perindo, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).
&quot;Protes keras Perindo atas pelaksanaan Pemilu dan hasil-hasilnya itu memang didasarkan pada hal-hal yang objektif, bukan persoalan subjektif semata,&quot; kata Kholik menegaskan.

BACA JUGA:
Perindo Minta Masyarakat Ikut Kawal Proses Penghitungan Suara Pemilu 2024

Salah satu yang menjadi persoalan adalah carut marutnya sistem informasi rekapitulasi suara (Sirekap) Pemilu 2024 yang belakangan dikritisi banyak pihak.
Ia tak ingin penyelenggara Pemilu hanya memandang bahwa Sirekap ini hanya sebatas alat bantu publik untuk mengetahui perolehan suara hasil Pemilu 2024 dengan cepat. Namun, mereka juga harus memastikan bahwa pelaksanaan dari Sirekap itu bisa berjalan dengan baik.

BACA JUGA:
Perindo Kritisi Pengawasan Bawaslu Terhadap Anomali Data Sirekap

Kholik pun menyoroti adanya perubahan suara yang terjadi di Sirekap. Dari yang semula angkanya diumumkan ada ratusan ribu suara, tapi perkembangannya terus menurun hingga ke angka puluhan.
&quot;Dan akhirnya hilang. Jadi saya kira ini hal yang memang perlu dikritisi,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Abdul Kholik Ahmad menenangkan bahwa protes keras yang dilayangkan partainya kepada penyelenggaraan Pemilu 2024 bukan didasarkan urusan subjektif semata, tapi ada persoalan objektif yang lebih luas.
Hal ini disampaikan Kholik dalam jumpa pers terkait pernyataan sikap Partai Perindo tentang suara hilang Pemilu 2024 yang digelar di kantor DPP Partai Perindo, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).
&quot;Protes keras Perindo atas pelaksanaan Pemilu dan hasil-hasilnya itu memang didasarkan pada hal-hal yang objektif, bukan persoalan subjektif semata,&quot; kata Kholik menegaskan.

BACA JUGA:
Perindo Minta Masyarakat Ikut Kawal Proses Penghitungan Suara Pemilu 2024

Salah satu yang menjadi persoalan adalah carut marutnya sistem informasi rekapitulasi suara (Sirekap) Pemilu 2024 yang belakangan dikritisi banyak pihak.
Ia tak ingin penyelenggara Pemilu hanya memandang bahwa Sirekap ini hanya sebatas alat bantu publik untuk mengetahui perolehan suara hasil Pemilu 2024 dengan cepat. Namun, mereka juga harus memastikan bahwa pelaksanaan dari Sirekap itu bisa berjalan dengan baik.

BACA JUGA:
Perindo Kritisi Pengawasan Bawaslu Terhadap Anomali Data Sirekap

Kholik pun menyoroti adanya perubahan suara yang terjadi di Sirekap. Dari yang semula angkanya diumumkan ada ratusan ribu suara, tapi perkembangannya terus menurun hingga ke angka puluhan.
&quot;Dan akhirnya hilang. Jadi saya kira ini hal yang memang perlu dikritisi,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
