<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bongkar Kecurangan Sirekap, Roy Suryo Sebut KPU Pura-Pura Diserang Hacker</title><description>Roy Suryo membongkar kecurangan proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/01/337/2977743/bongkar-kecurangan-sirekap-roy-suryo-sebut-kpu-pura-pura-diserang-hacker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/01/337/2977743/bongkar-kecurangan-sirekap-roy-suryo-sebut-kpu-pura-pura-diserang-hacker"/><item><title>Bongkar Kecurangan Sirekap, Roy Suryo Sebut KPU Pura-Pura Diserang Hacker</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/01/337/2977743/bongkar-kecurangan-sirekap-roy-suryo-sebut-kpu-pura-pura-diserang-hacker</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/01/337/2977743/bongkar-kecurangan-sirekap-roy-suryo-sebut-kpu-pura-pura-diserang-hacker</guid><pubDate>Jum'at 01 Maret 2024 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/01/337/2977743/bongkar-kecurangan-sirekap-roy-suryo-sebut-kpu-pura-pura-diserang-hacker-pfcltfjWGG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Roy Suryo/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/01/337/2977743/bongkar-kecurangan-sirekap-roy-suryo-sebut-kpu-pura-pura-diserang-hacker-pfcltfjWGG.jpg</image><title>Roy Suryo/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNy8xLzE3NzcxMC81L3g4dGZqdjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pakar Telematika, Roy Suryo membongkar kecurangan proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang terjadi dalam aplikasi Sirekap milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dikatakan Roy, pada hari pertama pemungutan suara atau tepatnya 14 Februari 2024, KPU mengklaim jika aplikasi Sirekap sempat terkena serangan hacker. Namun menurutnya, hal tersebut hanya akal-akalan KPU saja.
&quot;Sengaja atau tidak itu saya kasih contoh yang sangat fatal. Tanggal 14 Februari, KPU itu dia seolah-olah cerita jika mereka kena serangan cyber, kena serangan hack padahal engga. Itu kesengajaan dia untuk dia mematikan servernya,&quot; ucap Roy kepada iNews Media Group, Jumat (1/3/2024).

BACA JUGA:
Roy Suryo Sebut Sirekap KPU Tak Layak Pakai, Ini Alasannya

Namun di waktu yang bersamaan, lanjut Roy, KPU lalu memasukan skrip atau program ke dalam aplikasi Sirekap untuk mengatur perhitungan suara pihak tertentu.
&quot;Dan ketika dia mematikan itu dimasukanlah satu program atau satu skrip yang membuat hasil itu kemudian vote and vote diatur,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Roy Suryo Ungkap Kecurangan Pilpres 2024, Pesan Mendalam Hasto: Suara Rakyat Adalah Suara Tuhan

Roy mengatakan, di hari yang sama atau tepatnya pada pukul 19.30 WIB, perolehan suara Pemilu 2024 baik itu partai maupun pasangan capres-cawapres itu sudah muncul di Sirekap. Padahal, data dari TPS belum masuk.
&quot;Pada tanggal 14 Februari 2024 jam 19.30 WIB itu sudah ada data yang muncul, sudah lengkap. Perindo dapat berapa kemudian partai A dapat berapa, yang lain dapat berapa bahkan Paslon 01 sudah dapat 24 persen, Paslon 02 dapat 58 persen, Paslon 03 dapat 17 persen,&quot;ujarnya.&quot;Padahal data dari TPS ini belum masuk, belum ada data yang masuk, tapi tiba tiba sudah muncul, itu kan aneh dan itu ada buktinya,&quot; ungkapnya.

Roy memastikan, seluruh rangkaian kejanggalan ini telah disertai dengan bukti dan hal itulah yang nantinya akan digunakan dalam hak angket DPR.

&quot;Dan itu yang sekarang lagi digunakan oleh temen-temen untuk kemudian nanti untuk mengajukan pertanyaan di dalam hak angket nanti dan semoga hak angketnya jalan,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNy8xLzE3NzcxMC81L3g4dGZqdjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pakar Telematika, Roy Suryo membongkar kecurangan proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang terjadi dalam aplikasi Sirekap milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dikatakan Roy, pada hari pertama pemungutan suara atau tepatnya 14 Februari 2024, KPU mengklaim jika aplikasi Sirekap sempat terkena serangan hacker. Namun menurutnya, hal tersebut hanya akal-akalan KPU saja.
&quot;Sengaja atau tidak itu saya kasih contoh yang sangat fatal. Tanggal 14 Februari, KPU itu dia seolah-olah cerita jika mereka kena serangan cyber, kena serangan hack padahal engga. Itu kesengajaan dia untuk dia mematikan servernya,&quot; ucap Roy kepada iNews Media Group, Jumat (1/3/2024).

BACA JUGA:
Roy Suryo Sebut Sirekap KPU Tak Layak Pakai, Ini Alasannya

Namun di waktu yang bersamaan, lanjut Roy, KPU lalu memasukan skrip atau program ke dalam aplikasi Sirekap untuk mengatur perhitungan suara pihak tertentu.
&quot;Dan ketika dia mematikan itu dimasukanlah satu program atau satu skrip yang membuat hasil itu kemudian vote and vote diatur,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
Roy Suryo Ungkap Kecurangan Pilpres 2024, Pesan Mendalam Hasto: Suara Rakyat Adalah Suara Tuhan

Roy mengatakan, di hari yang sama atau tepatnya pada pukul 19.30 WIB, perolehan suara Pemilu 2024 baik itu partai maupun pasangan capres-cawapres itu sudah muncul di Sirekap. Padahal, data dari TPS belum masuk.
&quot;Pada tanggal 14 Februari 2024 jam 19.30 WIB itu sudah ada data yang muncul, sudah lengkap. Perindo dapat berapa kemudian partai A dapat berapa, yang lain dapat berapa bahkan Paslon 01 sudah dapat 24 persen, Paslon 02 dapat 58 persen, Paslon 03 dapat 17 persen,&quot;ujarnya.&quot;Padahal data dari TPS ini belum masuk, belum ada data yang masuk, tapi tiba tiba sudah muncul, itu kan aneh dan itu ada buktinya,&quot; ungkapnya.

Roy memastikan, seluruh rangkaian kejanggalan ini telah disertai dengan bukti dan hal itulah yang nantinya akan digunakan dalam hak angket DPR.

&quot;Dan itu yang sekarang lagi digunakan oleh temen-temen untuk kemudian nanti untuk mengajukan pertanyaan di dalam hak angket nanti dan semoga hak angketnya jalan,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
