<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ile Lewotolok NTT Kembali Erupsi Jumat Sore, Tinggi Kolom Abu 900 Meter</title><description>Kolom abu, demikian Ara Kian, teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke Timur.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/01/340/2977786/gunung-ile-lewotolok-ntt-kembali-erupsi-jumat-sore-tinggi-kolom-abu-900-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/01/340/2977786/gunung-ile-lewotolok-ntt-kembali-erupsi-jumat-sore-tinggi-kolom-abu-900-meter"/><item><title>Gunung Ile Lewotolok NTT Kembali Erupsi Jumat Sore, Tinggi Kolom Abu 900 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/01/340/2977786/gunung-ile-lewotolok-ntt-kembali-erupsi-jumat-sore-tinggi-kolom-abu-900-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/01/340/2977786/gunung-ile-lewotolok-ntt-kembali-erupsi-jumat-sore-tinggi-kolom-abu-900-meter</guid><pubDate>Jum'at 01 Maret 2024 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/01/340/2977786/gunung-ile-lewotolok-ntt-kembali-erupsi-jumat-sore-tinggi-kolom-abu-900-meter-345UDtw3hM.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/01/340/2977786/gunung-ile-lewotolok-ntt-kembali-erupsi-jumat-sore-tinggi-kolom-abu-900-meter-345UDtw3hM.JPG</image><title></title></images><description>LEMBATA - Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi pada Jumat (1/3/2024) pukul 13.13 sore.
Laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok Stanislaus Ara Kian, tinggi kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak gunung.
&quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 33.7 mm dan durasi lebih 1 menit,&quot; ucap Ara Kian dalam keterangannya, Jumat (1/3/2024).
Kolom abu, demikian Ara Kian, teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke Timur.
Dia juga mencatat, selama periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WITA, terjadi 11 kali gempa letusan beramplitudo 19,6-35,8 mm dalam durasi 43-68 detik.

BACA JUGA:
Logistik Pemilu Sempat Dibakar, KPU Sebut Pemungutan Suara Susulan di Paniai Tak Ada Kendala

Tinggi kolom abu terpamati berkisar antara 300-800 meter dengan warna asap putih dan kelabu.
Gempa embusan tercatat 101 kali beramplitudo 2,6-19,6 mm dalam durasi 30-173 detik, dan 2 kali tremor non-harmonik beramplitudo 13,2-26,3 mm dalam durasi 182-282 detik.
Selain itu, PGA Ile Lewotolok juga mencatat satu kali hybrid dengan amplitudo 0,3 milimeter, S-P 1,19 detik, dalam durasi 20 detik.
Gunung secara visual jelas hingga berkabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati putih dan kelabu, berintensitas sedang hingga tebal, tinggi 200-500 m di atas puncak kawah.
Diketahui, Gunung Ile Lewotolok telah dinaikkan statusnya dari Waspada ke Siaga oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak Selasa (27/2/2024).Mengacu pada rekomendasi PVMBG, Ara Kian mengimbau warga sekitar maupun wisatawan agar tidak memasuki dan melakukan aktivitas apapun di dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi.
&quot;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona diminta selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak,&quot; imbaunya.
Lalu, warga dua desa, yakni Jontona dan Todanara diimbau agar tidak memasuki wilayah sektoral Selatan dan Tenggara sejauh 4 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.</description><content:encoded>LEMBATA - Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi pada Jumat (1/3/2024) pukul 13.13 sore.
Laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok Stanislaus Ara Kian, tinggi kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak gunung.
&quot;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 33.7 mm dan durasi lebih 1 menit,&quot; ucap Ara Kian dalam keterangannya, Jumat (1/3/2024).
Kolom abu, demikian Ara Kian, teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke Timur.
Dia juga mencatat, selama periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WITA, terjadi 11 kali gempa letusan beramplitudo 19,6-35,8 mm dalam durasi 43-68 detik.

BACA JUGA:
Logistik Pemilu Sempat Dibakar, KPU Sebut Pemungutan Suara Susulan di Paniai Tak Ada Kendala

Tinggi kolom abu terpamati berkisar antara 300-800 meter dengan warna asap putih dan kelabu.
Gempa embusan tercatat 101 kali beramplitudo 2,6-19,6 mm dalam durasi 30-173 detik, dan 2 kali tremor non-harmonik beramplitudo 13,2-26,3 mm dalam durasi 182-282 detik.
Selain itu, PGA Ile Lewotolok juga mencatat satu kali hybrid dengan amplitudo 0,3 milimeter, S-P 1,19 detik, dalam durasi 20 detik.
Gunung secara visual jelas hingga berkabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati putih dan kelabu, berintensitas sedang hingga tebal, tinggi 200-500 m di atas puncak kawah.
Diketahui, Gunung Ile Lewotolok telah dinaikkan statusnya dari Waspada ke Siaga oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak Selasa (27/2/2024).Mengacu pada rekomendasi PVMBG, Ara Kian mengimbau warga sekitar maupun wisatawan agar tidak memasuki dan melakukan aktivitas apapun di dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi.
&quot;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona diminta selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak,&quot; imbaunya.
Lalu, warga dua desa, yakni Jontona dan Todanara diimbau agar tidak memasuki wilayah sektoral Selatan dan Tenggara sejauh 4 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.</content:encoded></item></channel></rss>
