<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Inggris Tenggelam di Laut Merah Setelah Diserang Houthi, Berpotensi Picu Bencana Lingkungan </title><description>Rubymar menjadi kapal pertama yang tenggelam akibat serangan Houthi di Laut Merah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/18/2978368/kapal-inggris-tenggelam-di-laut-merah-setelah-diserang-houthi-berpotensi-picu-bencana-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/03/18/2978368/kapal-inggris-tenggelam-di-laut-merah-setelah-diserang-houthi-berpotensi-picu-bencana-lingkungan"/><item><title>Kapal Inggris Tenggelam di Laut Merah Setelah Diserang Houthi, Berpotensi Picu Bencana Lingkungan </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/18/2978368/kapal-inggris-tenggelam-di-laut-merah-setelah-diserang-houthi-berpotensi-picu-bencana-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/03/18/2978368/kapal-inggris-tenggelam-di-laut-merah-setelah-diserang-houthi-berpotensi-picu-bencana-lingkungan</guid><pubDate>Minggu 03 Maret 2024 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/03/18/2978368/kapal-inggris-tenggelam-di-laut-merah-setelah-diserang-houthi-berpotensi-picu-bencana-lingkungan-cPOVSlTFZV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Citra satelit memperlihatkan kapal Rubymar sebelum tenggelam di Laut Merah, 1 Maret 2024. (Foto: Maxar via Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/03/18/2978368/kapal-inggris-tenggelam-di-laut-merah-setelah-diserang-houthi-berpotensi-picu-bencana-lingkungan-cPOVSlTFZV.jpg</image><title>Citra satelit memperlihatkan kapal Rubymar sebelum tenggelam di Laut Merah, 1 Maret 2024. (Foto: Maxar via Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMS8xLzE3NDAwOC81L3g4cHRkbjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
ADEN - Kapal Rubymar milik perusahaan Inggris, yang diserang oleh militan Houthi bulan lalu, telah tenggelam di Laut Merah, kata pemerintah Yaman yang diakui secara internasional pada Sabtu, (2/3/2024). Mereka memperingatkan akan adanya &quot;bencana lingkungan&quot; dari muatan pupuk kapal tersebut.

BACA JUGA:
Pemimpin Houthi Tegaskan Akan Tingkatkan Serangan di Laut Merah, Gunakan Senjata Kapal Selam Baru&amp;nbsp;

Jika benar, ini akan menjadi kapal pertama yang tenggelam sejak Houthi mulai menargetkan pelayaran komersial pada November, sehingga memaksa perusahaan pelayaran untuk mengalihkan kapal ke rute yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Afrika bagian selatan.
Kelompok Houthi yang didukung Iran, yang menguasai bagian utara Yaman dan pusat-pusat besar lainnya, mengatakan mereka bertindak sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.
Serangan mereka telah memicu serangkaian serangan terhadap posisi mereka oleh Amerika Serikat (AS) dan Inggris, serta angkatan laut lainnya yang mengirim kapal ke wilayah tersebut untuk mencoba melindungi jalur perdagangan penting.
Kementerian pertahanan Italia mengatakan pada Sabtu bahwa salah satu kapal angkatan lautnya telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak yang terbang ke arahnya di Laut Merah.

BACA JUGA:
Houthi Sebut Kapal Kargo yang Diserang di Teluk Aden Mungkin Tenggelam

Kementerian Transportasi Houthi, sementara itu, mengatakan ada &quot;kesalahan&quot; pada kabel komunikasi bawah laut di Laut Merah akibat tindakan kapal angkatan laut AS dan Inggris. Namun mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.&amp;nbsp;Pada Senin, (26/2/2024) tim pemerintah Yaman mengunjungi Rubymar, sebuah kapal kargo berbendera Belize, dan mengatakan kapal itu tenggelam sebagian. Pernyataan pemerintah pada Sabtu mengatakan kapal itu tenggelam di selatan Laut Merah pada Jumat, (1/3/2024) malam.
Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat tidak segera menanggapi permintaan konfirmasi tenggelamnya kapal tersebut.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) pada Sabtu melaporkan sebuah kapal tenggelam, tetapi tidak mengidentifikasinya.
Militer AS sebelumnya mengatakan serangan itu telah merusak kapal barang secara signifikan dan menyebabkan tumpahan minyak sepanjang 18 mil (29 km). Kapal tersebut membawa lebih dari 41.000 metrik ton pupuk ketika diserang, kata militer AS.

BACA JUGA:
Houthi Ancam Balas Dendam Serangan AS dengan Sabotase Kabel Bawah Laut, Mungkinkah Terjadi?

Ahmed Awad bin Mubarak, menteri luar negeri di pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional di Aden, mengatakan dalam sebuah postingan di X: &amp;ldquo;Tenggelamnya Rubymar adalah bencana lingkungan yang belum pernah dialami Yaman dan wilayah sekitarnya sebelumnya.
&quot;Ini adalah tragedi baru bagi negara dan rakyat kami. Setiap hari kami membayar harga atas petualangan milisi Houthi...&quot;
Pemerintah yang diakui secara internasional, yang didukung oleh Arab Saudi, telah berperang dengan Houthi sejak 2014.Pelepasan pupuk dalam jumlah besar ke Laut Merah menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan laut, kata Ali Al-Sawalmih, direktur Stasiun Ilmu Kelautan di Universitas Yordania.
Kelebihan nutrisi dapat merangsang pertumbuhan alga yang berlebihan, menghabiskan begitu banyak oksigen sehingga kehidupan laut tidak dapat bertahan hidup, kata Al-Sawalmih, menggambarkan proses yang disebut eutrofikasi.
&amp;ldquo;Rencana mendesak harus diadopsi oleh negara-negara di Laut Merah untuk menetapkan agenda pemantauan wilayah yang tercemar di Laut Merah serta mengadopsi strategi pembersihan,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Houthi Tembak 2 Kapal Milik AS dan Inggris di Laut Merah, Kondisinya Rusak Parah

Dampak keseluruhannya bergantung pada bagaimana arus laut menghabiskan pupuk dan bagaimana pupuk dilepaskan dari kapal yang tertimpa bencana, kata Xingchen Tony Wang, asisten profesor di Departemen Ilmu Bumi dan Lingkungan di Boston College.
Ekosistem Laut Merah bagian selatan memiliki terumbu karang yang masih asli, hutan bakau pesisir, dan beragam kehidupan laut.
Tahun lalu, wilayah tersebut terhindar dari potensi bencana lingkungan ketika PBB memindahkan lebih dari 1 juta barel minyak dari supertanker membusuk yang ditambatkan di lepas pantai Yaman. Operasi semacam itu mungkin lebih sulit dilakukan dalam kondisi saat ini.Serangan Houthi telah memicu kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas dapat meluas dan mengganggu stabilitas Timur Tengah.
Dalam laporan terpisah, badan UKMTO menyatakan telah menerima laporan adanya kapal yang diserang 15 mil laut sebelah barat pelabuhan Mokha Yaman.
&amp;ldquo;Awak kapal membawa kapal untuk berlabuh dan dievakuasi oleh otoritas militer,&amp;rdquo; kata UKMTO dalam catatan sarannya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMS8xLzE3NDAwOC81L3g4cHRkbjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
ADEN - Kapal Rubymar milik perusahaan Inggris, yang diserang oleh militan Houthi bulan lalu, telah tenggelam di Laut Merah, kata pemerintah Yaman yang diakui secara internasional pada Sabtu, (2/3/2024). Mereka memperingatkan akan adanya &quot;bencana lingkungan&quot; dari muatan pupuk kapal tersebut.

BACA JUGA:
Pemimpin Houthi Tegaskan Akan Tingkatkan Serangan di Laut Merah, Gunakan Senjata Kapal Selam Baru&amp;nbsp;

Jika benar, ini akan menjadi kapal pertama yang tenggelam sejak Houthi mulai menargetkan pelayaran komersial pada November, sehingga memaksa perusahaan pelayaran untuk mengalihkan kapal ke rute yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Afrika bagian selatan.
Kelompok Houthi yang didukung Iran, yang menguasai bagian utara Yaman dan pusat-pusat besar lainnya, mengatakan mereka bertindak sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.
Serangan mereka telah memicu serangkaian serangan terhadap posisi mereka oleh Amerika Serikat (AS) dan Inggris, serta angkatan laut lainnya yang mengirim kapal ke wilayah tersebut untuk mencoba melindungi jalur perdagangan penting.
Kementerian pertahanan Italia mengatakan pada Sabtu bahwa salah satu kapal angkatan lautnya telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak yang terbang ke arahnya di Laut Merah.

BACA JUGA:
Houthi Sebut Kapal Kargo yang Diserang di Teluk Aden Mungkin Tenggelam

Kementerian Transportasi Houthi, sementara itu, mengatakan ada &quot;kesalahan&quot; pada kabel komunikasi bawah laut di Laut Merah akibat tindakan kapal angkatan laut AS dan Inggris. Namun mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.&amp;nbsp;Pada Senin, (26/2/2024) tim pemerintah Yaman mengunjungi Rubymar, sebuah kapal kargo berbendera Belize, dan mengatakan kapal itu tenggelam sebagian. Pernyataan pemerintah pada Sabtu mengatakan kapal itu tenggelam di selatan Laut Merah pada Jumat, (1/3/2024) malam.
Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat tidak segera menanggapi permintaan konfirmasi tenggelamnya kapal tersebut.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) pada Sabtu melaporkan sebuah kapal tenggelam, tetapi tidak mengidentifikasinya.
Militer AS sebelumnya mengatakan serangan itu telah merusak kapal barang secara signifikan dan menyebabkan tumpahan minyak sepanjang 18 mil (29 km). Kapal tersebut membawa lebih dari 41.000 metrik ton pupuk ketika diserang, kata militer AS.

BACA JUGA:
Houthi Ancam Balas Dendam Serangan AS dengan Sabotase Kabel Bawah Laut, Mungkinkah Terjadi?

Ahmed Awad bin Mubarak, menteri luar negeri di pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional di Aden, mengatakan dalam sebuah postingan di X: &amp;ldquo;Tenggelamnya Rubymar adalah bencana lingkungan yang belum pernah dialami Yaman dan wilayah sekitarnya sebelumnya.
&quot;Ini adalah tragedi baru bagi negara dan rakyat kami. Setiap hari kami membayar harga atas petualangan milisi Houthi...&quot;
Pemerintah yang diakui secara internasional, yang didukung oleh Arab Saudi, telah berperang dengan Houthi sejak 2014.Pelepasan pupuk dalam jumlah besar ke Laut Merah menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan laut, kata Ali Al-Sawalmih, direktur Stasiun Ilmu Kelautan di Universitas Yordania.
Kelebihan nutrisi dapat merangsang pertumbuhan alga yang berlebihan, menghabiskan begitu banyak oksigen sehingga kehidupan laut tidak dapat bertahan hidup, kata Al-Sawalmih, menggambarkan proses yang disebut eutrofikasi.
&amp;ldquo;Rencana mendesak harus diadopsi oleh negara-negara di Laut Merah untuk menetapkan agenda pemantauan wilayah yang tercemar di Laut Merah serta mengadopsi strategi pembersihan,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Houthi Tembak 2 Kapal Milik AS dan Inggris di Laut Merah, Kondisinya Rusak Parah

Dampak keseluruhannya bergantung pada bagaimana arus laut menghabiskan pupuk dan bagaimana pupuk dilepaskan dari kapal yang tertimpa bencana, kata Xingchen Tony Wang, asisten profesor di Departemen Ilmu Bumi dan Lingkungan di Boston College.
Ekosistem Laut Merah bagian selatan memiliki terumbu karang yang masih asli, hutan bakau pesisir, dan beragam kehidupan laut.
Tahun lalu, wilayah tersebut terhindar dari potensi bencana lingkungan ketika PBB memindahkan lebih dari 1 juta barel minyak dari supertanker membusuk yang ditambatkan di lepas pantai Yaman. Operasi semacam itu mungkin lebih sulit dilakukan dalam kondisi saat ini.Serangan Houthi telah memicu kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas dapat meluas dan mengganggu stabilitas Timur Tengah.
Dalam laporan terpisah, badan UKMTO menyatakan telah menerima laporan adanya kapal yang diserang 15 mil laut sebelah barat pelabuhan Mokha Yaman.
&amp;ldquo;Awak kapal membawa kapal untuk berlabuh dan dievakuasi oleh otoritas militer,&amp;rdquo; kata UKMTO dalam catatan sarannya.</content:encoded></item></channel></rss>
