<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang Jelang Ramadhan</title><description>Para pejalan kaki pun tak menghiraukan jalannya terganggu oleh PKL yang setiap harinya mangkal di trotoar depan jalan Pasar Tanah Abang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/338/2978370/hiruk-pikuk-pasar-tanah-abang-jelang-ramadhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/03/338/2978370/hiruk-pikuk-pasar-tanah-abang-jelang-ramadhan"/><item><title>Hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang Jelang Ramadhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/338/2978370/hiruk-pikuk-pasar-tanah-abang-jelang-ramadhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/03/338/2978370/hiruk-pikuk-pasar-tanah-abang-jelang-ramadhan</guid><pubDate>Minggu 03 Maret 2024 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/03/338/2978370/hiruk-pikuk-pasar-tanah-abang-jelang-ramadhan-VSnbBsbOoF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana Pasar Tanah Abang jelang Ramadhan (Foto: Giffar Rivana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/03/338/2978370/hiruk-pikuk-pasar-tanah-abang-jelang-ramadhan-VSnbBsbOoF.jpg</image><title>Suasana Pasar Tanah Abang jelang Ramadhan (Foto: Giffar Rivana)</title></images><description>JAKARTA - Jelang bulan suci Ramadhan 1445 H, aktivitas di Pasar Tanah Abang makin padat. Masyarakat berlalu-lalang mencari kebutuhan di tengah harga pasar kebutuhan pokok yang melambung naik.&amp;nbsp;
Di Jalan KH Mas Mansyur, arah Jalan MH Thamrin tepat di depan pasar Metro Tanah Abang lalu lintas terpantau padat karena banyaknya kendaraan bermotor yang parkir liar.

BACA JUGA:
 Polisi Imbau Anak-Anak Tak Berenang di Kali saat Hujan, Orangtua Diminta Awasi


Sebaliknya di jalan yang sama, arah menuju Jakarta Kota pun terasa kepadatan yang sama karena masalah yang sama yakni parkir liar yang tak pernah hilang di jalan depan pasar grosir yang disebut terbesar se-Asia Tenggara itu.

Di trotoar jalan, dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) liar, yang nampak sudah tiap hari mengisi hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang. Mulai dari pedagang kopi, gorengan, baksp hingga penjual soto hinggap di trotoar Tanah Abang.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan 1445 H, TPU Jeruk Purut Mulai Ramai Peziarah


Para pejalan kaki pun tak menghiraukan jalannya terganggu oleh PKL yang setiap harinya mangkal di trotoar depan jalan Pasar Tanah Abang.

&quot;Gak apa-apa mereka cari rezeki,&quot; ucap salah satu pejalan kaki saat ditemui MNC Portal Indonesia di depan Pasar Blok A Tanah Abang, Minggu (3/2/2024).

Di sisi lain, salah satu pedagang, Mirna (54) mengaku sudah hampir empat tahun dirinya berjualan di trotoar depan Pasar Blok B Pasar Tanah Abang. Setiap hari Mirnah selalu was-was dengan razia dari Satpol PP ataupun petugas Dinas Perhubungan (Dishub) ketika melangsungkan tugas penertiban.



&quot;Cari rezeki di mana aja, yang penting halal,&quot; kata Mirna dengan tatapan kosongnya mengarah ke jalan raya.



Pasar Tanah Abang tak pernah mati. Setiap hari kesibukan menyelimutinya. Tak peduli pagi, siang dan malam. Panas ataupun hujan. Tanah Abang akan selalu menjadi pusat mencari rezeki ribuan masyarakat kecil di Ibu Kota Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Jelang bulan suci Ramadhan 1445 H, aktivitas di Pasar Tanah Abang makin padat. Masyarakat berlalu-lalang mencari kebutuhan di tengah harga pasar kebutuhan pokok yang melambung naik.&amp;nbsp;
Di Jalan KH Mas Mansyur, arah Jalan MH Thamrin tepat di depan pasar Metro Tanah Abang lalu lintas terpantau padat karena banyaknya kendaraan bermotor yang parkir liar.

BACA JUGA:
 Polisi Imbau Anak-Anak Tak Berenang di Kali saat Hujan, Orangtua Diminta Awasi


Sebaliknya di jalan yang sama, arah menuju Jakarta Kota pun terasa kepadatan yang sama karena masalah yang sama yakni parkir liar yang tak pernah hilang di jalan depan pasar grosir yang disebut terbesar se-Asia Tenggara itu.

Di trotoar jalan, dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) liar, yang nampak sudah tiap hari mengisi hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang. Mulai dari pedagang kopi, gorengan, baksp hingga penjual soto hinggap di trotoar Tanah Abang.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan 1445 H, TPU Jeruk Purut Mulai Ramai Peziarah


Para pejalan kaki pun tak menghiraukan jalannya terganggu oleh PKL yang setiap harinya mangkal di trotoar depan jalan Pasar Tanah Abang.

&quot;Gak apa-apa mereka cari rezeki,&quot; ucap salah satu pejalan kaki saat ditemui MNC Portal Indonesia di depan Pasar Blok A Tanah Abang, Minggu (3/2/2024).

Di sisi lain, salah satu pedagang, Mirna (54) mengaku sudah hampir empat tahun dirinya berjualan di trotoar depan Pasar Blok B Pasar Tanah Abang. Setiap hari Mirnah selalu was-was dengan razia dari Satpol PP ataupun petugas Dinas Perhubungan (Dishub) ketika melangsungkan tugas penertiban.



&quot;Cari rezeki di mana aja, yang penting halal,&quot; kata Mirna dengan tatapan kosongnya mengarah ke jalan raya.



Pasar Tanah Abang tak pernah mati. Setiap hari kesibukan menyelimutinya. Tak peduli pagi, siang dan malam. Panas ataupun hujan. Tanah Abang akan selalu menjadi pusat mencari rezeki ribuan masyarakat kecil di Ibu Kota Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
