<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Ramadhan, Sanak Keluarga Gotong Royong dan Berdoa Bersama di Pemakaman Keluarga   </title><description>&quot;Ini sudah jadi tradisi tahunan keluarga besar kami dari keturunan Dollah Sirat, menyambut datangnya bulan Ramadan,&quot; ujarnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/340/2978373/jelang-ramadhan-sanak-keluarga-gotong-royong-dan-berdoa-bersama-di-pemakaman-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/03/340/2978373/jelang-ramadhan-sanak-keluarga-gotong-royong-dan-berdoa-bersama-di-pemakaman-keluarga"/><item><title>Jelang Ramadhan, Sanak Keluarga Gotong Royong dan Berdoa Bersama di Pemakaman Keluarga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/340/2978373/jelang-ramadhan-sanak-keluarga-gotong-royong-dan-berdoa-bersama-di-pemakaman-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/03/340/2978373/jelang-ramadhan-sanak-keluarga-gotong-royong-dan-berdoa-bersama-di-pemakaman-keluarga</guid><pubDate>Minggu 03 Maret 2024 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/03/340/2978373/jelang-ramadhan-sanak-keluarga-gotong-royong-dan-berdoa-bersama-di-pemakaman-keluarga-8PCwqdGgGc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga ziarah kubur sambut Ramadhan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/03/340/2978373/jelang-ramadhan-sanak-keluarga-gotong-royong-dan-berdoa-bersama-di-pemakaman-keluarga-8PCwqdGgGc.jpg</image><title>Warga ziarah kubur sambut Ramadhan (Foto: MPI)</title></images><description>


JAMBI - Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang bulan suci Ramadhan pemakaman keluarga Dollah Sirat di RT 02, Sukakarya, Kotabaru, Kota Jambi, didatangi sanak keluarga yang ingin berziarah.
Selain untuk bergotong royong membersihkan makam yang ditumbuhi rumput, mereka juga melakukan ziarah dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk arwah keluarganya yang telah meninggal dunia terlebih dahulu.
Menurut Yono, Ketua Makam Dollah Sirat, keluarga besar dari almarhum Dollah Sirat menjelang datangnya bulan puasa selalu bergotong royong membersihkan kuburan orang tua atau sanak saudaranya yang sudah meninggal dunia.
&quot;Ini sudah jadi tradisi tahunan keluarga besar kami dari keturunan Dollah Sirat, menyambut datangnya bulan Ramadan,&quot; ujarnya, Minggu (3/3/2024).

BACA JUGA:
Hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang Jelang Ramadhan

Selain bergotong royong membersihkan kuburan keluarga, katanya, juga untuk menjalin hubungan silaturahmi yang mungkin dalam setahun tidak pernah ketemu.
&quot;Jadi semua keluarga bisa ketemu di saat gotong royong kuburan keluarga. Saling mempererat tali silaturahmi keluarga juga,&quot; imbuh Yono.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan 1445 H, TPU Jeruk Purut Mulai Ramai Peziarah

Di samping itu, katanya, usai melakukan gotong royong kuburan secara bersamaan juga melakukan pembacaan tahlil dan doa bersama.
&quot;Kami juga mendoakan agar arwah leluhur dan keluarga kami yang telah meninggal dunia amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni semua serta mendapatkan tempat teristimewa disisi Allah SWT,&quot; harapnya.Ajji salah seorang pemuda, cicit dari almarhum Dollah Sirat mengaku senang bisa bergotong royong dan mendoakan para leluhurnya.
&quot;Tujuan ziarah kesini adalah untuk mengingatkan keluarga muda terhadap silsilah keluarga besarnya serta bisa mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia,&quot; ungkapnya.
Di samping itu, dirinya menuturkan, ziarah kubur ini juga untuk mengingatkan kembali bagi yang masih hidup akan datangnya kematian.
&quot;Selanjutnya untuk meningkatkan rasa syukur kita bahwa di tahun ini semua keluarga masih diberi kesempatan untuk bertemu di Bulan Suci Ramadan yang penuh berkah dan selalu diharapkan kedatangannya oleh umat Islam semua,&quot; tandas Ajji.
Diakuinya, dirinya selalu diajak ayahnya untuk bergotong royong, berziarah dan berdoa bersama di pemakaman keluarga ini.
&quot;Alhamdulillah, ini sudah jadi tradisi keluarga kami dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAMBI - Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang bulan suci Ramadhan pemakaman keluarga Dollah Sirat di RT 02, Sukakarya, Kotabaru, Kota Jambi, didatangi sanak keluarga yang ingin berziarah.
Selain untuk bergotong royong membersihkan makam yang ditumbuhi rumput, mereka juga melakukan ziarah dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk arwah keluarganya yang telah meninggal dunia terlebih dahulu.
Menurut Yono, Ketua Makam Dollah Sirat, keluarga besar dari almarhum Dollah Sirat menjelang datangnya bulan puasa selalu bergotong royong membersihkan kuburan orang tua atau sanak saudaranya yang sudah meninggal dunia.
&quot;Ini sudah jadi tradisi tahunan keluarga besar kami dari keturunan Dollah Sirat, menyambut datangnya bulan Ramadan,&quot; ujarnya, Minggu (3/3/2024).

BACA JUGA:
Hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang Jelang Ramadhan

Selain bergotong royong membersihkan kuburan keluarga, katanya, juga untuk menjalin hubungan silaturahmi yang mungkin dalam setahun tidak pernah ketemu.
&quot;Jadi semua keluarga bisa ketemu di saat gotong royong kuburan keluarga. Saling mempererat tali silaturahmi keluarga juga,&quot; imbuh Yono.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan 1445 H, TPU Jeruk Purut Mulai Ramai Peziarah

Di samping itu, katanya, usai melakukan gotong royong kuburan secara bersamaan juga melakukan pembacaan tahlil dan doa bersama.
&quot;Kami juga mendoakan agar arwah leluhur dan keluarga kami yang telah meninggal dunia amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni semua serta mendapatkan tempat teristimewa disisi Allah SWT,&quot; harapnya.Ajji salah seorang pemuda, cicit dari almarhum Dollah Sirat mengaku senang bisa bergotong royong dan mendoakan para leluhurnya.
&quot;Tujuan ziarah kesini adalah untuk mengingatkan keluarga muda terhadap silsilah keluarga besarnya serta bisa mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia,&quot; ungkapnya.
Di samping itu, dirinya menuturkan, ziarah kubur ini juga untuk mengingatkan kembali bagi yang masih hidup akan datangnya kematian.
&quot;Selanjutnya untuk meningkatkan rasa syukur kita bahwa di tahun ini semua keluarga masih diberi kesempatan untuk bertemu di Bulan Suci Ramadan yang penuh berkah dan selalu diharapkan kedatangannya oleh umat Islam semua,&quot; tandas Ajji.
Diakuinya, dirinya selalu diajak ayahnya untuk bergotong royong, berziarah dan berdoa bersama di pemakaman keluarga ini.
&quot;Alhamdulillah, ini sudah jadi tradisi keluarga kami dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
