<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tradisi Kenduri Durian Ricuh, Gegara Copet Beraksi di Tengah Ribuan Warga</title><description>Sementara pemuda yang diduga mencopet diserahkan kepada petugas keamanan untuk diperiksa lebih lanjut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/519/2978432/tradisi-kenduri-durian-ricuh-gegara-copet-beraksi-di-tengah-ribuan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/03/519/2978432/tradisi-kenduri-durian-ricuh-gegara-copet-beraksi-di-tengah-ribuan-warga"/><item><title>Tradisi Kenduri Durian Ricuh, Gegara Copet Beraksi di Tengah Ribuan Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/03/519/2978432/tradisi-kenduri-durian-ricuh-gegara-copet-beraksi-di-tengah-ribuan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/03/519/2978432/tradisi-kenduri-durian-ricuh-gegara-copet-beraksi-di-tengah-ribuan-warga</guid><pubDate>Minggu 03 Maret 2024 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Mukhtar Bagus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/03/519/2978432/tradisi-kenduri-durian-ricuh-gegara-copet-beraksi-di-tengah-ribuan-warga-Hn7khwd9YQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Copet dihajar massa saat tradisi Kenduri Durian (Foto: Mukhtar Bagus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/03/519/2978432/tradisi-kenduri-durian-ricuh-gegara-copet-beraksi-di-tengah-ribuan-warga-Hn7khwd9YQ.jpg</image><title>Copet dihajar massa saat tradisi Kenduri Durian (Foto: Mukhtar Bagus)</title></images><description>JOMBANG - Acara tradisi kenduri durian di Kabupaten Jombang, Jawa Timur diwarnai kericuhan pada Minggu (3/3/2024) siang.
Seorang pemuda dikeroyok warga karena diduga mencopet di tengah ribuan warga yang berdesak-desakan berebut buah durian.

Setelah diteriaki maling, seorang pemuda ini dikeroyok warga di tengah arena kenduri durian di lapangan Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa timur, Minggu.

BACA JUGA:
Ditangkap Polisi, Bandar Sabu Cemen Serahkan Sisa Stok Disimpan di Hotel


Warga langsung mengejar, memukuli dan menendang pemuda yang belum diketahui identitasnya ini karena diduga melakukan aksi pencopetan di tengah ribuan warga yang sedang berebut gunungan buah durian gratis.

Beruntung, panitia dapat segera melerai aksi main hakim sendiri itu sehingga acara kenduri durian dapat kembali berjalan.

BACA JUGA:
Peziarah Padati TPU Karet Bivak Jelang Ramadhan


Sementara pemuda yang diduga mencopet diserahkan kepada petugas keamanan untuk diperiksa lebih lanjut.
Perlu diketahui, kenduri durian merupakan tradisi yang rutin digelar warga di Kecamatan Wonosalam setiap satu tahun sekali.

Dalam acara tersebut, menurut salah seorang warga, Pramono Utomo, warga dari sembilan desa membuat gunungan buah durian berukuran kecil.

Sementara di tengah lapangan, warga juga menyediakan gunungan buah durian raksasa setinggi delapan meter.
Gunungan buah durian yang berukuran kecil kemudian diarak oleh warga dari kantor kecamatan menuju lapangan Wonosalam. Sesampainya di lapangan, gunungan buah durian yang berukuran kecil itu kemudian diletakkan mengelilingi gunungan buah durian raksasa.
Begitu doa untuk memulai acara dibacakan warga langsung merangsek maju berebut 9 gunungan kecil. Setelah durian dari gunungan kecil habis, warga kemudian berebut meminta buah durian dari gunungan raksasa.

</description><content:encoded>JOMBANG - Acara tradisi kenduri durian di Kabupaten Jombang, Jawa Timur diwarnai kericuhan pada Minggu (3/3/2024) siang.
Seorang pemuda dikeroyok warga karena diduga mencopet di tengah ribuan warga yang berdesak-desakan berebut buah durian.

Setelah diteriaki maling, seorang pemuda ini dikeroyok warga di tengah arena kenduri durian di lapangan Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa timur, Minggu.

BACA JUGA:
Ditangkap Polisi, Bandar Sabu Cemen Serahkan Sisa Stok Disimpan di Hotel


Warga langsung mengejar, memukuli dan menendang pemuda yang belum diketahui identitasnya ini karena diduga melakukan aksi pencopetan di tengah ribuan warga yang sedang berebut gunungan buah durian gratis.

Beruntung, panitia dapat segera melerai aksi main hakim sendiri itu sehingga acara kenduri durian dapat kembali berjalan.

BACA JUGA:
Peziarah Padati TPU Karet Bivak Jelang Ramadhan


Sementara pemuda yang diduga mencopet diserahkan kepada petugas keamanan untuk diperiksa lebih lanjut.
Perlu diketahui, kenduri durian merupakan tradisi yang rutin digelar warga di Kecamatan Wonosalam setiap satu tahun sekali.

Dalam acara tersebut, menurut salah seorang warga, Pramono Utomo, warga dari sembilan desa membuat gunungan buah durian berukuran kecil.

Sementara di tengah lapangan, warga juga menyediakan gunungan buah durian raksasa setinggi delapan meter.
Gunungan buah durian yang berukuran kecil kemudian diarak oleh warga dari kantor kecamatan menuju lapangan Wonosalam. Sesampainya di lapangan, gunungan buah durian yang berukuran kecil itu kemudian diletakkan mengelilingi gunungan buah durian raksasa.
Begitu doa untuk memulai acara dibacakan warga langsung merangsek maju berebut 9 gunungan kecil. Setelah durian dari gunungan kecil habis, warga kemudian berebut meminta buah durian dari gunungan raksasa.

</content:encoded></item></channel></rss>
