<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Berapi Galapagos Meletus di Pulau Tak Berpenghuni, Lava Pijar Bergerak Tembus Kegelapan</title><description>Gambar yang diambil dari jauh menunjukkan lava pijar bergerak menembus kegelapan menjelang fajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978762/gunung-berapi-galapagos-meletus-di-pulau-tak-berpenghuni-lava-pijar-bergerak-tembus-kegelapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978762/gunung-berapi-galapagos-meletus-di-pulau-tak-berpenghuni-lava-pijar-bergerak-tembus-kegelapan"/><item><title>Gunung Berapi Galapagos Meletus di Pulau Tak Berpenghuni, Lava Pijar Bergerak Tembus Kegelapan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978762/gunung-berapi-galapagos-meletus-di-pulau-tak-berpenghuni-lava-pijar-bergerak-tembus-kegelapan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978762/gunung-berapi-galapagos-meletus-di-pulau-tak-berpenghuni-lava-pijar-bergerak-tembus-kegelapan</guid><pubDate>Senin 04 Maret 2024 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/04/18/2978762/gunung-berapi-galapagos-meletus-di-pulau-tak-berpenghuni-lava-pijar-bergerak-tembus-kegelapan-cDux63xIad.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung berapi Galapagos meletus di pulau tak berpenghuni (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/04/18/2978762/gunung-berapi-galapagos-meletus-di-pulau-tak-berpenghuni-lava-pijar-bergerak-tembus-kegelapan-cDux63xIad.jpg</image><title>Gunung berapi Galapagos meletus di pulau tak berpenghuni (Foto: Reuters)</title></images><description>QUITO - Gunung berapi La Cumbre di Ekuador, bagian dari Kepulauan Galapagos, mulai meletus.
Pemerintah negara Amerika Selatan itu melaporkan pada Minggu (3/3/2024) bahwa tidak ada bahaya langsung yang ditimbulkan karena pulau tempat gunung berapi itu berada tidak berpenghuni.
&amp;ldquo;Emisi gas dan anomali termal terdeteksi melalui sistem satelit,&amp;rdquo; kata Kementerian Lingkungan Hidup dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.

BACA JUGA:
Gunung Berapi Islandia Meletus, Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat

Kementerian menambahkan bahwa meskipun mereka akan terus memantau gunung berapi tersebut, letusan tersebut tidak akan mempengaruhi pariwisata di pulau-pulau tersebut.

BACA JUGA:
Gunung Berapi Islandia Erupsi Hebat, Lava Mengalir ke Kota

La Cumbre di pulau Fernandina adalah salah satu dari banyak gunung berapi aktif di Galapagos, yang berjarak hampir 1.000 km (600 mil) dari daratan Ekuador.
Gambar yang diambil dari jauh dan beredar di media sosial menunjukkan lava pijar bergerak menembus kegelapan menjelang fajar pada Minggu (3/3/2024) dini hari.
Gunung berapi ini terakhir meletus pada tahun 2020, setelah aktif selama beberapa tahun. Letusan ini kemungkinan lebih besar dari yang tercatat sebelumnya.
</description><content:encoded>QUITO - Gunung berapi La Cumbre di Ekuador, bagian dari Kepulauan Galapagos, mulai meletus.
Pemerintah negara Amerika Selatan itu melaporkan pada Minggu (3/3/2024) bahwa tidak ada bahaya langsung yang ditimbulkan karena pulau tempat gunung berapi itu berada tidak berpenghuni.
&amp;ldquo;Emisi gas dan anomali termal terdeteksi melalui sistem satelit,&amp;rdquo; kata Kementerian Lingkungan Hidup dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.

BACA JUGA:
Gunung Berapi Islandia Meletus, Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat

Kementerian menambahkan bahwa meskipun mereka akan terus memantau gunung berapi tersebut, letusan tersebut tidak akan mempengaruhi pariwisata di pulau-pulau tersebut.

BACA JUGA:
Gunung Berapi Islandia Erupsi Hebat, Lava Mengalir ke Kota

La Cumbre di pulau Fernandina adalah salah satu dari banyak gunung berapi aktif di Galapagos, yang berjarak hampir 1.000 km (600 mil) dari daratan Ekuador.
Gambar yang diambil dari jauh dan beredar di media sosial menunjukkan lava pijar bergerak menembus kegelapan menjelang fajar pada Minggu (3/3/2024) dini hari.
Gunung berapi ini terakhir meletus pada tahun 2020, setelah aktif selama beberapa tahun. Letusan ini kemungkinan lebih besar dari yang tercatat sebelumnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
