<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Penyelamat Ukraina Selesaikan Pencarian Usai Serangan Drone Odessa Tewaskan 12 Orang</title><description>Tim penyelamat pada hari sebelumnya menemukan mayat seorang ibu dan bayi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978912/tim-penyelamat-ukraina-selesaikan-pencarian-usai-serangan-drone-odessa-tewaskan-12-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978912/tim-penyelamat-ukraina-selesaikan-pencarian-usai-serangan-drone-odessa-tewaskan-12-orang"/><item><title>Tim Penyelamat Ukraina Selesaikan Pencarian Usai Serangan Drone Odessa Tewaskan 12 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978912/tim-penyelamat-ukraina-selesaikan-pencarian-usai-serangan-drone-odessa-tewaskan-12-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/04/18/2978912/tim-penyelamat-ukraina-selesaikan-pencarian-usai-serangan-drone-odessa-tewaskan-12-orang</guid><pubDate>Senin 04 Maret 2024 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/04/18/2978912/tim-penyelamat-ukraina-selesaikan-pencarian-usai-serangan-drone-odessa-tewaskan-12-orang-DHwD4je3Ob.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim penyelamat Ukraina selesaikan pencarian usai serangan drone tewaskan 12 orang di Odessa (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/04/18/2978912/tim-penyelamat-ukraina-selesaikan-pencarian-usai-serangan-drone-odessa-tewaskan-12-orang-DHwD4je3Ob.jpg</image><title>Tim penyelamat Ukraina selesaikan pencarian usai serangan drone tewaskan 12 orang di Odessa (Foto: Reuters)</title></images><description>KYIV  - Petugas penyelamat Ukraina menyelesaikan operasi pada Minggu (3/3/2024) setelah serangan pesawat tak berawak atau drone di sebuah gedung apartemen di kota selatan Odessa, menemukan empat mayat lagi dan menjadikan jumlah korban tewas menjadi 12.

Gubernur wilayah Odesa Oleh Kiper, menulis di Telegram, mengatakan tim penyelamat yang bekerja hingga Minggu (3/3/2024) malam telah menemukan mayat seorang gadis berusia delapan tahun, di dekat mayat kakak laki-lakinya, yang ditemukan sebelumnya.


BACA JUGA:
Serangan Rudal Rusia Hantam Kapal Sipil di Pelabuhan Odessa, Pilot Tewas dan 3 Awak Terluka

Tim penyelamat pada hari sebelumnya menemukan mayat seorang ibu dan bayi.
Kiper mengatakan, lima korban tewas di gedung apartemen Odesa adalah anak-anak, yang termuda berusia empat bulan.


BACA JUGA:
Rusia Luncurkan Serangan Drone di Odessa, Balas Ukraina yang Kembali Sasar Moskow

Dikutip Reuters, drone itu menabrak sebuah bangunan perumahan di Odessa pada Sabtu (2/3/2024). Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan korban jiwa bisa dihindari jika Ukraina tidak menghadapi penundaan pengiriman senjata.


Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko, yang mengunggah di Telegram, mengatakan pasukan Rusia telah melukai 16 orang dalam serangan bom udara di sebuah gedung apartemen di kota Kurakhove di timur, sebelah barat pusat regional Donetsk yang dikuasai Rusia.
Dua di antara korban luka adalah anak-anak. Puluhan gedung apartemen mengalami kerusakan.



Klymenko mengatakan pada Sabtu (2/3/2024) seorang bayi ditemukan tewas bersama ibunya di reruntuhan gedung Odesa. Dia mengunggah foto seorang petugas penyelamat di samping selimut berlumuran darah, lengan bayi terlihat di satu sisi dan lengan orang dewasa terentang di sisi lainnya. Hari Minggu (3/3/2024) dinyatakan sebagai hari berkabung di Odessa.

</description><content:encoded>KYIV  - Petugas penyelamat Ukraina menyelesaikan operasi pada Minggu (3/3/2024) setelah serangan pesawat tak berawak atau drone di sebuah gedung apartemen di kota selatan Odessa, menemukan empat mayat lagi dan menjadikan jumlah korban tewas menjadi 12.

Gubernur wilayah Odesa Oleh Kiper, menulis di Telegram, mengatakan tim penyelamat yang bekerja hingga Minggu (3/3/2024) malam telah menemukan mayat seorang gadis berusia delapan tahun, di dekat mayat kakak laki-lakinya, yang ditemukan sebelumnya.


BACA JUGA:
Serangan Rudal Rusia Hantam Kapal Sipil di Pelabuhan Odessa, Pilot Tewas dan 3 Awak Terluka

Tim penyelamat pada hari sebelumnya menemukan mayat seorang ibu dan bayi.
Kiper mengatakan, lima korban tewas di gedung apartemen Odesa adalah anak-anak, yang termuda berusia empat bulan.


BACA JUGA:
Rusia Luncurkan Serangan Drone di Odessa, Balas Ukraina yang Kembali Sasar Moskow

Dikutip Reuters, drone itu menabrak sebuah bangunan perumahan di Odessa pada Sabtu (2/3/2024). Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan korban jiwa bisa dihindari jika Ukraina tidak menghadapi penundaan pengiriman senjata.


Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko, yang mengunggah di Telegram, mengatakan pasukan Rusia telah melukai 16 orang dalam serangan bom udara di sebuah gedung apartemen di kota Kurakhove di timur, sebelah barat pusat regional Donetsk yang dikuasai Rusia.
Dua di antara korban luka adalah anak-anak. Puluhan gedung apartemen mengalami kerusakan.



Klymenko mengatakan pada Sabtu (2/3/2024) seorang bayi ditemukan tewas bersama ibunya di reruntuhan gedung Odesa. Dia mengunggah foto seorang petugas penyelamat di samping selimut berlumuran darah, lengan bayi terlihat di satu sisi dan lengan orang dewasa terentang di sisi lainnya. Hari Minggu (3/3/2024) dinyatakan sebagai hari berkabung di Odessa.

</content:encoded></item></channel></rss>
