<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suara PSI Melonjak, KPU Bilang Bukan Penggelembungan tapi Mungkin Ketidakakuratan</title><description>Yang ada adalah ketidakakuratan teknologi OCR dalam membaca foto formulir C hasil plano.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978924/suara-psi-melonjak-kpu-bilang-bukan-penggelembungan-tapi-mungkin-ketidakakuratan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978924/suara-psi-melonjak-kpu-bilang-bukan-penggelembungan-tapi-mungkin-ketidakakuratan"/><item><title>Suara PSI Melonjak, KPU Bilang Bukan Penggelembungan tapi Mungkin Ketidakakuratan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978924/suara-psi-melonjak-kpu-bilang-bukan-penggelembungan-tapi-mungkin-ketidakakuratan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978924/suara-psi-melonjak-kpu-bilang-bukan-penggelembungan-tapi-mungkin-ketidakakuratan</guid><pubDate>Senin 04 Maret 2024 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/04/337/2978924/suara-psi-melonjak-kpu-bilang-bukan-penggelembungan-tapi-mungkin-ketidakakuratan-NvD2MLH9Hp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/04/337/2978924/suara-psi-melonjak-kpu-bilang-bukan-penggelembungan-tapi-mungkin-ketidakakuratan-NvD2MLH9Hp.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah ada operasi penggelembungan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI tahun 2024. Hal tersebut menanggapi naik signifikannya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada tampilan hitung resmi KPU.

&quot;Tidak ada terjadi penggelembungan suara,&quot; kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik kepada wartawan, Senin (4/3/2024).


BACA JUGA:
Hasil Quick Count Pileg 2024 Charta Politika: PSI Tak Lolos ke Parlemen!


Menurut Idham, kesalahan yang mungkin terjadi ialah adanya ketidakuratan teknologi pada aplikasi Sirekap untuk membaca hasil dari c plano pada masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena itu, Idham meminta seluruh pihak untuk berperan aktif dalam mengawal suara yang tidak akurat tersebut.

&quot;Yang ada adalah ketidakakuratan teknologi OCR dalam membaca foto formulir C hasil plano. Di sini pentingnya peran serta aktif pengakses Sirekap untuk menyampaikan telah terjadinya ketidakakuratan tersebut,&quot; sambungnya.

Idham memastikan pihaknya tengah melakukan koreksi data agar Sirekap memiliki akurasi yang sama sesuai hasil di masing-masing TPS. Hal itu dilakukan sebagaimana rekomendasi Bawaslu.


BACA JUGA:
Suara PSI Melonjak Nyaris Sentuh Ambang Batas, HNW: Tinggal Buka Saja di Pansus Hak Angket


Ia meyakinkan penghitungan suara atau hasil resmi perolehan suara akan dihitung melalui hitung manual berjenjang. Hitung manual itu dilakukan secara transparan dan bisa diakses oleh masyarakat.

&quot;Sekali lagi, kami sampaikan bahwa hasil resmi perolehan suara peserta pemilu itu berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari PPK, KPU Kabupaten Kota dan KPU Provinsi dan pada akhirnya pada level KPU RI, rekapitulasi tingkat nasional,&quot; tuturnya.Sekadar informasi, raihan suara PSI terpotret melonjak tajam dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, raihan suara itu mendekati ambang batas parlemen yakni sebesar 4%.

Dari data real count KPU yang dipublikasikan di Sirekap pada laman laman web pemilu2024.kpu.go.id, PSI mendapatkan 2.001.493 suara atau 2,68%. Data itu diolah dari rekapitulasi suara di 530.776 TPS pada Senin 26 Februari 2023 pukul 06.00 WIB.

Suara itu terus melonjak hingga Sabtu (2/3/2023) pukul 13.00 WIB. Dari hasil real count terhadap 541.260 TPS pukul 13.00 WIB, PSI mendulang 2.399.469 suara atau 3,13%.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah ada operasi penggelembungan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI tahun 2024. Hal tersebut menanggapi naik signifikannya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada tampilan hitung resmi KPU.

&quot;Tidak ada terjadi penggelembungan suara,&quot; kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik kepada wartawan, Senin (4/3/2024).


BACA JUGA:
Hasil Quick Count Pileg 2024 Charta Politika: PSI Tak Lolos ke Parlemen!


Menurut Idham, kesalahan yang mungkin terjadi ialah adanya ketidakuratan teknologi pada aplikasi Sirekap untuk membaca hasil dari c plano pada masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena itu, Idham meminta seluruh pihak untuk berperan aktif dalam mengawal suara yang tidak akurat tersebut.

&quot;Yang ada adalah ketidakakuratan teknologi OCR dalam membaca foto formulir C hasil plano. Di sini pentingnya peran serta aktif pengakses Sirekap untuk menyampaikan telah terjadinya ketidakakuratan tersebut,&quot; sambungnya.

Idham memastikan pihaknya tengah melakukan koreksi data agar Sirekap memiliki akurasi yang sama sesuai hasil di masing-masing TPS. Hal itu dilakukan sebagaimana rekomendasi Bawaslu.


BACA JUGA:
Suara PSI Melonjak Nyaris Sentuh Ambang Batas, HNW: Tinggal Buka Saja di Pansus Hak Angket


Ia meyakinkan penghitungan suara atau hasil resmi perolehan suara akan dihitung melalui hitung manual berjenjang. Hitung manual itu dilakukan secara transparan dan bisa diakses oleh masyarakat.

&quot;Sekali lagi, kami sampaikan bahwa hasil resmi perolehan suara peserta pemilu itu berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari PPK, KPU Kabupaten Kota dan KPU Provinsi dan pada akhirnya pada level KPU RI, rekapitulasi tingkat nasional,&quot; tuturnya.Sekadar informasi, raihan suara PSI terpotret melonjak tajam dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, raihan suara itu mendekati ambang batas parlemen yakni sebesar 4%.

Dari data real count KPU yang dipublikasikan di Sirekap pada laman laman web pemilu2024.kpu.go.id, PSI mendapatkan 2.001.493 suara atau 2,68%. Data itu diolah dari rekapitulasi suara di 530.776 TPS pada Senin 26 Februari 2023 pukul 06.00 WIB.

Suara itu terus melonjak hingga Sabtu (2/3/2023) pukul 13.00 WIB. Dari hasil real count terhadap 541.260 TPS pukul 13.00 WIB, PSI mendulang 2.399.469 suara atau 3,13%.</content:encoded></item></channel></rss>
