<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat Heran Suara PSI Naik Signifikan: Harusnya Pergerakannya Tak Jauh</title><description>Ujang menilai seharusnya pergerakan suara pada saat ini tidak jauh dari hasil quick count.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978982/pengamat-heran-suara-psi-naik-signifikan-harusnya-pergerakannya-tak-jauh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978982/pengamat-heran-suara-psi-naik-signifikan-harusnya-pergerakannya-tak-jauh"/><item><title>Pengamat Heran Suara PSI Naik Signifikan: Harusnya Pergerakannya Tak Jauh</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978982/pengamat-heran-suara-psi-naik-signifikan-harusnya-pergerakannya-tak-jauh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/04/337/2978982/pengamat-heran-suara-psi-naik-signifikan-harusnya-pergerakannya-tak-jauh</guid><pubDate>Senin 04 Maret 2024 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/04/337/2978982/pengamat-heran-suara-psi-naik-signifikan-harusnya-pergerakannya-tak-jauh-JRJ7agiQ9Y.jpeg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/04/337/2978982/pengamat-heran-suara-psi-naik-signifikan-harusnya-pergerakannya-tak-jauh-JRJ7agiQ9Y.jpeg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pengamat Politik Ujang Komarudin mengaku heran melihat kenaikan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) beberapa hari belakang. Ujang menilai seharusnya pergerakan suara pada saat ini tidak jauh dari hasil quick count.

Ujang mencontohkan dirinya yang menduga pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan unggul dalam Pilpres 2024 setelah suara masuk mencapai di atas 50 persen. Menurutnya, prinsip yang sama akan terjadi pada Pemilihan Legislatif.

&amp;ldquo;Ketika pada Pileg juga akan sama, ketika angka sudah di 50 lebih atau 60 persen lebih ya memang suara itu tidak akan jauh pergerakannya, tidak akan berbeda, tidak akan selalu progresif gerakan suaranya,&amp;rdquo; kata Ujang dalam tayangan Sindo Sore, Senin (4/3/2024).


BACA JUGA:
Suara PSI Menggelembung, Formappi ke Bawaslu: Tidak Terlihat Kerjanya


Ujang lantas menyinggung adanya isu perpindahan suara kepada PSI. Ia pun mencontohkan kasus perpindahakan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berpindah ke PSI di Madura yang tengah ramai diperbincangkan.

Menurutnya, hal ini harus menjadi tanggung jawab penyelenggara dan pengawas Pemilu agar bisa menjawab persoalan yang ada.

&amp;ldquo;Nah itukan harus dijawab, apakah betul ada dua TPS yang dianggap suara PPP di dapilnya bang Awiek (Achmad Baidowi) pindah kepada PSI,&amp;rdquo; sambungnya.

Ujang menilai kenaikan faktor PSI lebih dilatarbelakangi oleh faktor kekuasaan. Hal itu meskipun ada sosok Ketua Umum Kaesang Pangarep yang menahkodai partai berlambang Mawar itu.

&amp;ldquo;Memang bisa jadi faktor caleg yang kerja keras, ada faktor Kaesang, tapi bagi saya faktor kekuasaan itu lebih dominan dalam mengangkat itu (suara PSI),&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Politik Ujang Komarudin mengaku heran melihat kenaikan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) beberapa hari belakang. Ujang menilai seharusnya pergerakan suara pada saat ini tidak jauh dari hasil quick count.

Ujang mencontohkan dirinya yang menduga pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan unggul dalam Pilpres 2024 setelah suara masuk mencapai di atas 50 persen. Menurutnya, prinsip yang sama akan terjadi pada Pemilihan Legislatif.

&amp;ldquo;Ketika pada Pileg juga akan sama, ketika angka sudah di 50 lebih atau 60 persen lebih ya memang suara itu tidak akan jauh pergerakannya, tidak akan berbeda, tidak akan selalu progresif gerakan suaranya,&amp;rdquo; kata Ujang dalam tayangan Sindo Sore, Senin (4/3/2024).


BACA JUGA:
Suara PSI Menggelembung, Formappi ke Bawaslu: Tidak Terlihat Kerjanya


Ujang lantas menyinggung adanya isu perpindahan suara kepada PSI. Ia pun mencontohkan kasus perpindahakan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berpindah ke PSI di Madura yang tengah ramai diperbincangkan.

Menurutnya, hal ini harus menjadi tanggung jawab penyelenggara dan pengawas Pemilu agar bisa menjawab persoalan yang ada.

&amp;ldquo;Nah itukan harus dijawab, apakah betul ada dua TPS yang dianggap suara PPP di dapilnya bang Awiek (Achmad Baidowi) pindah kepada PSI,&amp;rdquo; sambungnya.

Ujang menilai kenaikan faktor PSI lebih dilatarbelakangi oleh faktor kekuasaan. Hal itu meskipun ada sosok Ketua Umum Kaesang Pangarep yang menahkodai partai berlambang Mawar itu.

&amp;ldquo;Memang bisa jadi faktor caleg yang kerja keras, ada faktor Kaesang, tapi bagi saya faktor kekuasaan itu lebih dominan dalam mengangkat itu (suara PSI),&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
