<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IRT yang Lompat ke Sungai Cicatih Terseret 500 Meter, Ditemukan Meninggal</title><description>Ibu rumah tangga (IRT) yang nekat lompat hingga terbawa arus dan tenggelam di Sungai Cicatih, ditemukan meninggal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/05/525/2979406/irt-yang-lompat-ke-sungai-cicatih-terseret-500-meter-ditemukan-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/05/525/2979406/irt-yang-lompat-ke-sungai-cicatih-terseret-500-meter-ditemukan-meninggal"/><item><title>IRT yang Lompat ke Sungai Cicatih Terseret 500 Meter, Ditemukan Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/05/525/2979406/irt-yang-lompat-ke-sungai-cicatih-terseret-500-meter-ditemukan-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/05/525/2979406/irt-yang-lompat-ke-sungai-cicatih-terseret-500-meter-ditemukan-meninggal</guid><pubDate>Selasa 05 Maret 2024 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/05/525/2979406/irt-yang-lonpat-ke-sungai-cicatih-terseret-500-meter-ditemukan-meninggal-12wPGN2AR5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IRT lompat ke Sungai Cicatih ditemukan meninggal dunia (Foto: Basarnas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/05/525/2979406/irt-yang-lonpat-ke-sungai-cicatih-terseret-500-meter-ditemukan-meninggal-12wPGN2AR5.jpg</image><title>IRT lompat ke Sungai Cicatih ditemukan meninggal dunia (Foto: Basarnas)</title></images><description>SUKABUMI - Ibu rumah tangga (IRT) yang nekat lompat hingga terbawa arus dan tenggelam di Sungai Cicatih, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (5/3/2024) sekira pukul 11.55 WIB.
Tim SAR gabungan menemukan jasad korban tersangkut di bebatuan setelah dilakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai Cicatih menggunakan rafting boat.

BACA JUGA:
IRT Nekat Lompat ke Sungai Citatih, Anaknya Teriak Minta Tolong

Korban ditemukan dengan radius kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan, setelah korban ditemukan, lalu petugas tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk ditindaklanjuti dan kita serahkan kepada pihak keluarga.
&quot;Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi 3 bagian, di mana tim pertama melakukan pencarian dengan menggunakan alat pendeteksi bawah permukaan air yaitu Aqua Eye hingga 100 meter dari lokasi kejadian,&quot; ujar Suryo kepada MNC Portal Indonesia.
Lalu tim kedua, melakukan pencarian menyusuri sungai Cicatih menggunakan rafting boat hingga radius 2 kilometer dari TKM dan tim ketiga melakukan upaya pencarian secara visual melalui jalur darat hingga radius 4 kilometer dari TKM.
&quot;Puluhan personil SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Koramil Cibadak, Polsek Cibadak, Damkar Cibadak, Satpol PP Kecamatan Cibadak, P2BK Kecamatan Nagrak, Sarda Kabuoaten Sukabumi,&quot; ujar Suryo.

BACA JUGA:
Pesta Miras Jadi Penyebab Keributan Mahasiswa di Malang Terekam CCTV

Selain itu dari unsur relawan, yang hadir terdiri dari Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, IEA Sukabumi, Sehati, Sundara,  Ruang Peduli, Otter Rescue, Komunitas Radio Cibadak, Komunitas Pekabaya, BANSER, ASB, Volunteer SC 234 Kota Sukabumi, BAGANA, Rumah Zakat, dan masyarakat.
Sebelumnya, seorang IRT nekad meloncat ke aliran sungai Citatih di Kampung Bojong Koneng RT 003/003, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin 4 Maret 2014. Kejadian sebelum melakukan hal yang berbahaya itu, IRT tersebut cekcok dengan suaminya.Kejadiannya pada sekira pukul 12.15 WIB tersebut, terjadi pada saat arus sungai sedang deras. Akibatnya, korban Neneng Susilowati (34) yang loncat tersebut, terseret arus dan belum diketahui keberadaannya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Yudistira mengatakan, informasi yang diterima dari petugas kelurahan Cibadak, pada saat kejadian, korban bersama anaknya yang masih berusia 6 tahun.
&quot;Jadi menurut keterangan anaknya, ibunya meloncat ke air sungai yang deras ketika berada di atas batu. Kemudian anaknya meminta pertolongan ke warga sekitar, kebetulan di situ ada warga yang bernama Yusuf Firdaus (43) alias Ebet,&quot; ujar Yudistira.</description><content:encoded>SUKABUMI - Ibu rumah tangga (IRT) yang nekat lompat hingga terbawa arus dan tenggelam di Sungai Cicatih, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, pada Selasa (5/3/2024) sekira pukul 11.55 WIB.
Tim SAR gabungan menemukan jasad korban tersangkut di bebatuan setelah dilakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai Cicatih menggunakan rafting boat.

BACA JUGA:
IRT Nekat Lompat ke Sungai Citatih, Anaknya Teriak Minta Tolong

Korban ditemukan dengan radius kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan, setelah korban ditemukan, lalu petugas tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk ditindaklanjuti dan kita serahkan kepada pihak keluarga.
&quot;Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi 3 bagian, di mana tim pertama melakukan pencarian dengan menggunakan alat pendeteksi bawah permukaan air yaitu Aqua Eye hingga 100 meter dari lokasi kejadian,&quot; ujar Suryo kepada MNC Portal Indonesia.
Lalu tim kedua, melakukan pencarian menyusuri sungai Cicatih menggunakan rafting boat hingga radius 2 kilometer dari TKM dan tim ketiga melakukan upaya pencarian secara visual melalui jalur darat hingga radius 4 kilometer dari TKM.
&quot;Puluhan personil SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Koramil Cibadak, Polsek Cibadak, Damkar Cibadak, Satpol PP Kecamatan Cibadak, P2BK Kecamatan Nagrak, Sarda Kabuoaten Sukabumi,&quot; ujar Suryo.

BACA JUGA:
Pesta Miras Jadi Penyebab Keributan Mahasiswa di Malang Terekam CCTV

Selain itu dari unsur relawan, yang hadir terdiri dari Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, IEA Sukabumi, Sehati, Sundara,  Ruang Peduli, Otter Rescue, Komunitas Radio Cibadak, Komunitas Pekabaya, BANSER, ASB, Volunteer SC 234 Kota Sukabumi, BAGANA, Rumah Zakat, dan masyarakat.
Sebelumnya, seorang IRT nekad meloncat ke aliran sungai Citatih di Kampung Bojong Koneng RT 003/003, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin 4 Maret 2014. Kejadian sebelum melakukan hal yang berbahaya itu, IRT tersebut cekcok dengan suaminya.Kejadiannya pada sekira pukul 12.15 WIB tersebut, terjadi pada saat arus sungai sedang deras. Akibatnya, korban Neneng Susilowati (34) yang loncat tersebut, terseret arus dan belum diketahui keberadaannya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Yudistira mengatakan, informasi yang diterima dari petugas kelurahan Cibadak, pada saat kejadian, korban bersama anaknya yang masih berusia 6 tahun.
&quot;Jadi menurut keterangan anaknya, ibunya meloncat ke air sungai yang deras ketika berada di atas batu. Kemudian anaknya meminta pertolongan ke warga sekitar, kebetulan di situ ada warga yang bernama Yusuf Firdaus (43) alias Ebet,&quot; ujar Yudistira.</content:encoded></item></channel></rss>
