<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WFP: Konvoi Bantuan Makanan ke Gaza Utara Diblokir Pasukan Israel</title><description>Hal ini terjadi sehari setelah WHO mengatakan anak-anak sekarat karena kelaparan di Gaza utara.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/18/2979872/wfp-konvoi-bantuan-makanan-ke-gaza-utara-diblokir-pasukan-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/06/18/2979872/wfp-konvoi-bantuan-makanan-ke-gaza-utara-diblokir-pasukan-israel"/><item><title>WFP: Konvoi Bantuan Makanan ke Gaza Utara Diblokir Pasukan Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/18/2979872/wfp-konvoi-bantuan-makanan-ke-gaza-utara-diblokir-pasukan-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/06/18/2979872/wfp-konvoi-bantuan-makanan-ke-gaza-utara-diblokir-pasukan-israel</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/18/2979872/wfp-konvoi-bantuan-makanan-ke-gaza-utara-diblokir-pasukan-israel-RXCO9jtoHR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WFP: Konvoi bantuan makanan ke Gaza utara diblokir pasukan Israel (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/18/2979872/wfp-konvoi-bantuan-makanan-ke-gaza-utara-diblokir-pasukan-israel-RXCO9jtoHR.jpg</image><title>WFP: Konvoi bantuan makanan ke Gaza utara diblokir pasukan Israel (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA - Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan upaya pertamanya dalam dua minggu untuk membawa bantuan pangan ke Gaza utara dihalangi oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut mengatakan konvoi 14 truk itu dikembalikan di sebuah pos pemeriksaan dan kemudian dijarah oleh kerumunan orang-orang yang putus asa.

Hal ini terjadi sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan anak-anak sekarat karena kelaparan di Gaza utara.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata Gaza, Israel Fokus pada Pembebasan Sandera dan Lenyapkan Hamas

Dalam sebuah pernyataan, WFP mengatakan upaya untuk menyalurkan pasokan makanan yang sangat dibutuhkan ke wilayah tersebut dilanjutkan pada Selasa (5/3/2024) tetapi sebagian besar tidak berhasil.


BACA JUGA:
Hamas: Netanyahu Tidak Ingin Gencatan Senjata Gaza, Keputusan Ada di Tangan AS

Badan tersebut mengatakan konvoi tersebut dikembalikan oleh IDF setelah menunggu tiga jam di pos pemeriksaan Wadi Gaza.

&amp;ldquo;Truk-truk tersebut kemudian dialihkan rutenya dan kemudian dihentikan oleh sekelompok besar orang yang putus asa yang menjarah makanan, mengambil sekitar 200 ton dari truk,&amp;rdquo; kata WFP.
Carl Skau, wakil direktur eksekutif WFP, mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu Agecny bahwa bahaya terjadinya insiden semacam itu adalah salah satu alasan penundaan pengiriman bantuan dua minggu lalu.

&quot;Kami dikritik oleh semua orang karena berhenti sejenak. Namun kami melakukan itu karena kami takut dengan apa yang terjadi dua hari lalu; kami mencari cara untuk bangkit kembali,&quot; katanya.
BBC menghubungi IDF untuk meminta komentar, yang mengarahkan pertanyaan apa pun ke Cogat, badan kementerian pertahanan Israel yang bertugas mengoordinasikan akses bantuan di Gaza.

Ini adalah upaya pertama WFP untuk mengirimkan pasokan ke Gaza utara dalam dua minggu.



Pada 20 Februari lalu, badan tersebut mengatakan pihaknya menangguhkan pengiriman makanan ke wilayah tersebut karena konvoi mereka baru-baru ini mengalami kekacauan dan kekerasan akibat runtuhnya ketertiban sipil, termasuk penjarahan dengan kekerasan.



Pada Kamis (29/2/2024) lalu, lebih dari 100 warga Palestina tewas ketika massa bergegas menuju konvoi bantuan, yang dioperasikan oleh kontraktor swasta, yang dikawal oleh pasukan Israel di sebelah barat Kota Gaza.



Pejabat kesehatan Palestina mengatakan puluhan orang tewas ketika pasukan Israel melepaskan tembakan. Militer Israel mengatakan sebagian besar korban tewas karena terinjak atau tertabrak truk bantuan. Dilaporkan bahwa tentara di dekat konvoi melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang mendekati mereka dan yang mereka anggap sebagai ancaman.

</description><content:encoded>GAZA - Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan upaya pertamanya dalam dua minggu untuk membawa bantuan pangan ke Gaza utara dihalangi oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut mengatakan konvoi 14 truk itu dikembalikan di sebuah pos pemeriksaan dan kemudian dijarah oleh kerumunan orang-orang yang putus asa.

Hal ini terjadi sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan anak-anak sekarat karena kelaparan di Gaza utara.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata Gaza, Israel Fokus pada Pembebasan Sandera dan Lenyapkan Hamas

Dalam sebuah pernyataan, WFP mengatakan upaya untuk menyalurkan pasokan makanan yang sangat dibutuhkan ke wilayah tersebut dilanjutkan pada Selasa (5/3/2024) tetapi sebagian besar tidak berhasil.


BACA JUGA:
Hamas: Netanyahu Tidak Ingin Gencatan Senjata Gaza, Keputusan Ada di Tangan AS

Badan tersebut mengatakan konvoi tersebut dikembalikan oleh IDF setelah menunggu tiga jam di pos pemeriksaan Wadi Gaza.

&amp;ldquo;Truk-truk tersebut kemudian dialihkan rutenya dan kemudian dihentikan oleh sekelompok besar orang yang putus asa yang menjarah makanan, mengambil sekitar 200 ton dari truk,&amp;rdquo; kata WFP.
Carl Skau, wakil direktur eksekutif WFP, mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu Agecny bahwa bahaya terjadinya insiden semacam itu adalah salah satu alasan penundaan pengiriman bantuan dua minggu lalu.

&quot;Kami dikritik oleh semua orang karena berhenti sejenak. Namun kami melakukan itu karena kami takut dengan apa yang terjadi dua hari lalu; kami mencari cara untuk bangkit kembali,&quot; katanya.
BBC menghubungi IDF untuk meminta komentar, yang mengarahkan pertanyaan apa pun ke Cogat, badan kementerian pertahanan Israel yang bertugas mengoordinasikan akses bantuan di Gaza.

Ini adalah upaya pertama WFP untuk mengirimkan pasokan ke Gaza utara dalam dua minggu.



Pada 20 Februari lalu, badan tersebut mengatakan pihaknya menangguhkan pengiriman makanan ke wilayah tersebut karena konvoi mereka baru-baru ini mengalami kekacauan dan kekerasan akibat runtuhnya ketertiban sipil, termasuk penjarahan dengan kekerasan.



Pada Kamis (29/2/2024) lalu, lebih dari 100 warga Palestina tewas ketika massa bergegas menuju konvoi bantuan, yang dioperasikan oleh kontraktor swasta, yang dikawal oleh pasukan Israel di sebelah barat Kota Gaza.



Pejabat kesehatan Palestina mengatakan puluhan orang tewas ketika pasukan Israel melepaskan tembakan. Militer Israel mengatakan sebagian besar korban tewas karena terinjak atau tertabrak truk bantuan. Dilaporkan bahwa tentara di dekat konvoi melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang mendekati mereka dan yang mereka anggap sebagai ancaman.

</content:encoded></item></channel></rss>
