<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wujudkan Indonesia Emas, Kemenko Polhukam Ajak Masyarakat Berperilaku Tertib</title><description>Kemenko Polhukam menilai&amp;nbsp;tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk berperilaku tertib dan penegakan hukum masih belum optimal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/337/2979967/wujudkan-indonesia-emas-kemenko-polhukam-ajak-masyarakat-berperilaku-tertib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/06/337/2979967/wujudkan-indonesia-emas-kemenko-polhukam-ajak-masyarakat-berperilaku-tertib"/><item><title>Wujudkan Indonesia Emas, Kemenko Polhukam Ajak Masyarakat Berperilaku Tertib</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/337/2979967/wujudkan-indonesia-emas-kemenko-polhukam-ajak-masyarakat-berperilaku-tertib</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/06/337/2979967/wujudkan-indonesia-emas-kemenko-polhukam-ajak-masyarakat-berperilaku-tertib</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/337/2979967/wujudkan-indonesia-emas-kemenko-polhukam-ajak-masyarakat-berprilaku-tertib-b4RMGPuz0b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenko Polhukam luncurkan gerakan Indonesia tertib (Foto: dok istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/337/2979967/wujudkan-indonesia-emas-kemenko-polhukam-ajak-masyarakat-berprilaku-tertib-b4RMGPuz0b.jpg</image><title>Kemenko Polhukam luncurkan gerakan Indonesia tertib (Foto: dok istimewa/Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam) meluncurkan Program Gerakan Indonesia Tertib pada 2024.
Program ini ditujukan untuk mendukung visi Indonesia Emas yang melibatkan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menuju 2045 sebagai negara nusantara berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengatakan tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk berperilaku tertib dan penegakan hukum masih belum optimal.

BACA JUGA:
Kapolri Tekankan Persatuan-Kesatuan Modal Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045 di Rapim Polri

Sehingga diperlukan upaya pembangunan budaya tertib melalui Gerakan Indonesia Tertib yang merupakan program dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.
&quot;Dibutuhkan karakter masyarakat yang tertib dan kolaboratif dalam mendukung setiap program yang telah ditetapkan pemerintah agar berdampak positif pada pembangunan Indonesia secara  berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Rudolf saat acara Rembuk Gerakan Indonesia Tertib dengan Tema 'Budaya Tertib Menuju Indonesia Emas' di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (6/3/2024).
Mantan Kapolda Papua itu menyampaikan bahwa program GIT difokuskan pada peningkatan perilaku tertib penggunaan ruang publik, tertib berlalu lintas,  tertib antri dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat.

BACA JUGA:
Sandiaga Optimis Indonesia Emas 2045 Bisa Terwujud dengan Penguatan SDM Bidang Ekraf

Hal ini dapat kita lihat masih banyak kita jumpai pelanggaran yang terjadi, baik dari sisi pelaku pelanggar ketertiban lalu lintas, di jalan raya sering kita temui pengguna kendaraan bermotor yang berkendara sampai naik ke trotoar.
Sementara dari sisi petugas ketertiban, masih ditemukan petugas yang berjaga namun tidak serius, main handphone, mengobrol dengan sesama petugas dan perilaku antri yang masih belum bisa dirasakan di tengah  masyarakat.
&quot;Pentingnya menanamkan budaya dan mindset  perilaku tertib dari terkecil, yakni lingkup keluarga , lingkungan RT dan RW serta masyarakat luas yang akan menjadi karakter seseorang,&amp;rdquo; ucap Rudolf.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan motivasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perilaku tertib di berbagai aspek kehidupan dan tentunya diharapkan munculnya pioner pembangunan karakter masyarakat yang tertib melalui Gerakan Indonesia Tertib ini.
&amp;ldquo;Karenanya, melalui forum ini diharapkan kita mendapatkan bekal untuk menjadi pionir pembangunan karakter masyarakat yang tertib melalui Gerakan Indonesia Tertib ini,&amp;rdquo; ujar Deputi Kamtibmas.
Kominfo pun juga turut mendukung Gerakan Indonesia Tertib (GIT) melalui bidang komunikasi publik. Plt Direktur Informasi dan Komunikasi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Marroli J. Indarto menyatakan bahwa upaya perubahan perilaku masyarakat terkait budaya tertib, budaya antri, budaya tertib berlalu lintas hingga budaya tertib pelayanan publik, merupakan tanggung jawab kita bersama, antara Pemerintah dan masyarakat.
Hal ini menjadi penting karena bangsa yang maju adalah bangsa yang sudah mengkondisikan masyarakatnya untuk tertib dalam berbagai aspek kehidupan sosial kemasyarakatan.
Untuk itu, Kominfo akan melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi ke masyarakat, baik secara langsung atau tidak langsung, melalu penyebaran berbagai konten informasi yang bersifat mendidik, mencerahkan dan memberdayakan, khususnya generasi muda sebagai target audience dan sekaligus sebagai agen perubahan dalam upaya implementasi gerakan Indonesia Tertib.
Forum ini menghadirkan narasumber perwakilan dari Kakorlantas Polri, Kombes Pol Matrius, Kepala Subdit Penindakan Pelanggaran, Direktorat Penegakan Hukum, Korlantas Polri Sesario Fernandes, Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hendri Kurniadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau.
Turut hadir Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, Perwakilan Tokoh Adat Kepulauan Riau, dan Perwakilan Eksekutif Mahasiswa di Kepri.</description><content:encoded>


JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam) meluncurkan Program Gerakan Indonesia Tertib pada 2024.
Program ini ditujukan untuk mendukung visi Indonesia Emas yang melibatkan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menuju 2045 sebagai negara nusantara berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja mengatakan tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk berperilaku tertib dan penegakan hukum masih belum optimal.

BACA JUGA:
Kapolri Tekankan Persatuan-Kesatuan Modal Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045 di Rapim Polri

Sehingga diperlukan upaya pembangunan budaya tertib melalui Gerakan Indonesia Tertib yang merupakan program dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.
&quot;Dibutuhkan karakter masyarakat yang tertib dan kolaboratif dalam mendukung setiap program yang telah ditetapkan pemerintah agar berdampak positif pada pembangunan Indonesia secara  berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Rudolf saat acara Rembuk Gerakan Indonesia Tertib dengan Tema 'Budaya Tertib Menuju Indonesia Emas' di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (6/3/2024).
Mantan Kapolda Papua itu menyampaikan bahwa program GIT difokuskan pada peningkatan perilaku tertib penggunaan ruang publik, tertib berlalu lintas,  tertib antri dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat.

BACA JUGA:
Sandiaga Optimis Indonesia Emas 2045 Bisa Terwujud dengan Penguatan SDM Bidang Ekraf

Hal ini dapat kita lihat masih banyak kita jumpai pelanggaran yang terjadi, baik dari sisi pelaku pelanggar ketertiban lalu lintas, di jalan raya sering kita temui pengguna kendaraan bermotor yang berkendara sampai naik ke trotoar.
Sementara dari sisi petugas ketertiban, masih ditemukan petugas yang berjaga namun tidak serius, main handphone, mengobrol dengan sesama petugas dan perilaku antri yang masih belum bisa dirasakan di tengah  masyarakat.
&quot;Pentingnya menanamkan budaya dan mindset  perilaku tertib dari terkecil, yakni lingkup keluarga , lingkungan RT dan RW serta masyarakat luas yang akan menjadi karakter seseorang,&amp;rdquo; ucap Rudolf.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan motivasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perilaku tertib di berbagai aspek kehidupan dan tentunya diharapkan munculnya pioner pembangunan karakter masyarakat yang tertib melalui Gerakan Indonesia Tertib ini.
&amp;ldquo;Karenanya, melalui forum ini diharapkan kita mendapatkan bekal untuk menjadi pionir pembangunan karakter masyarakat yang tertib melalui Gerakan Indonesia Tertib ini,&amp;rdquo; ujar Deputi Kamtibmas.
Kominfo pun juga turut mendukung Gerakan Indonesia Tertib (GIT) melalui bidang komunikasi publik. Plt Direktur Informasi dan Komunikasi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Marroli J. Indarto menyatakan bahwa upaya perubahan perilaku masyarakat terkait budaya tertib, budaya antri, budaya tertib berlalu lintas hingga budaya tertib pelayanan publik, merupakan tanggung jawab kita bersama, antara Pemerintah dan masyarakat.
Hal ini menjadi penting karena bangsa yang maju adalah bangsa yang sudah mengkondisikan masyarakatnya untuk tertib dalam berbagai aspek kehidupan sosial kemasyarakatan.
Untuk itu, Kominfo akan melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi ke masyarakat, baik secara langsung atau tidak langsung, melalu penyebaran berbagai konten informasi yang bersifat mendidik, mencerahkan dan memberdayakan, khususnya generasi muda sebagai target audience dan sekaligus sebagai agen perubahan dalam upaya implementasi gerakan Indonesia Tertib.
Forum ini menghadirkan narasumber perwakilan dari Kakorlantas Polri, Kombes Pol Matrius, Kepala Subdit Penindakan Pelanggaran, Direktorat Penegakan Hukum, Korlantas Polri Sesario Fernandes, Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hendri Kurniadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau.
Turut hadir Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, Perwakilan Tokoh Adat Kepulauan Riau, dan Perwakilan Eksekutif Mahasiswa di Kepri.</content:encoded></item></channel></rss>
