<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Ile Lewotolok 11 Kali Meletus Disertai Gemuruh, Warga Diimbau Selalu Waspada   </title><description>Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terlihat, Rabu (6/3/2024).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/340/2979998/gunung-ile-lewotolok-11-kali-meletus-disertai-gemuruh-warga-diimbau-selalu-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/06/340/2979998/gunung-ile-lewotolok-11-kali-meletus-disertai-gemuruh-warga-diimbau-selalu-waspada"/><item><title> Gunung Ile Lewotolok 11 Kali Meletus Disertai Gemuruh, Warga Diimbau Selalu Waspada   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/340/2979998/gunung-ile-lewotolok-11-kali-meletus-disertai-gemuruh-warga-diimbau-selalu-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/06/340/2979998/gunung-ile-lewotolok-11-kali-meletus-disertai-gemuruh-warga-diimbau-selalu-waspada</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/340/2979998/gunung-ile-lewotolok-11-kali-meletus-disertai-gemuruh-warga-diimbau-selalu-waspada-khl2ap3hhz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ile Lewotolok saat erupsi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/340/2979998/gunung-ile-lewotolok-11-kali-meletus-disertai-gemuruh-warga-diimbau-selalu-waspada-khl2ap3hhz.jpeg</image><title>Gunung Ile Lewotolok saat erupsi (foto: PVMBG)</title></images><description>LEMBATA - Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terlihat, Rabu (6/3/2024). Gunung berketinggian 1.423 mdp ini tercatat 11 kali meletus selama periode pukul 12.00-18.00 WITA.
Laporan petugas pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotolok, Fajarudin M Balido, letusan ini disertai gemuruh lemah hingga sedang, dengan warna asap berwarna putih dan kelabu.
&quot;Teramati 11 kali letusan dengan tinggi 200-400 meter dan warna asap putih dan kelabu,&quot; ucap Balido dalam keterangannya, Rabu (6/3/2024).

BACA JUGA:
Gunung Semeru Erupsi Lagi Pagi Ini, Semburkan Kolom Abu 800 Meter

Balido juga mencatat 120 kali gempa embusan beramplitudo 18,7-34,4 milimeter dalam durasi 50-109 detik. Tremor non-harmonik 5 kali beramplitudo 6,7-12,5 mm, durasi 136-207 detik.
Mengacu pada rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dia warga sekitar diingatkannya agar tidak beraktivitas apapun dalam radius 2 km, serta 3 km untuk sektoral Selatan dan Tenggara.
&quot;Masyarakat Desa Lamawolo dan Jontona selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava serta awan panas dari bagian Timur puncak kawah gunung,&quot; imbau Balido.

BACA JUGA:
Dua Pendaki Hilang di Gunung Batukaru Bali, Ditemukan dalam Keadaan Lemas
Warga juga diingatkan untuk selalu mengenakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit guna mencegah gangguan pernapasan (ISPA).
Pemerintah Daerah Lembata diminta untuk senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau PVMBG di Bandung.</description><content:encoded>LEMBATA - Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terlihat, Rabu (6/3/2024). Gunung berketinggian 1.423 mdp ini tercatat 11 kali meletus selama periode pukul 12.00-18.00 WITA.
Laporan petugas pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotolok, Fajarudin M Balido, letusan ini disertai gemuruh lemah hingga sedang, dengan warna asap berwarna putih dan kelabu.
&quot;Teramati 11 kali letusan dengan tinggi 200-400 meter dan warna asap putih dan kelabu,&quot; ucap Balido dalam keterangannya, Rabu (6/3/2024).

BACA JUGA:
Gunung Semeru Erupsi Lagi Pagi Ini, Semburkan Kolom Abu 800 Meter

Balido juga mencatat 120 kali gempa embusan beramplitudo 18,7-34,4 milimeter dalam durasi 50-109 detik. Tremor non-harmonik 5 kali beramplitudo 6,7-12,5 mm, durasi 136-207 detik.
Mengacu pada rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dia warga sekitar diingatkannya agar tidak beraktivitas apapun dalam radius 2 km, serta 3 km untuk sektoral Selatan dan Tenggara.
&quot;Masyarakat Desa Lamawolo dan Jontona selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava serta awan panas dari bagian Timur puncak kawah gunung,&quot; imbau Balido.

BACA JUGA:
Dua Pendaki Hilang di Gunung Batukaru Bali, Ditemukan dalam Keadaan Lemas
Warga juga diingatkan untuk selalu mengenakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit guna mencegah gangguan pernapasan (ISPA).
Pemerintah Daerah Lembata diminta untuk senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau PVMBG di Bandung.</content:encoded></item></channel></rss>
