<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB Relokasi 28 Rumah Terkena Bencana Pergerakan Tanah di Bandung Barat</title><description>Hal itu disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/525/2979614/bnpb-relokasi-28-rumah-terkena-bencana-pergerakan-tanah-di-bandung-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/06/525/2979614/bnpb-relokasi-28-rumah-terkena-bencana-pergerakan-tanah-di-bandung-barat"/><item><title>BNPB Relokasi 28 Rumah Terkena Bencana Pergerakan Tanah di Bandung Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/525/2979614/bnpb-relokasi-28-rumah-terkena-bencana-pergerakan-tanah-di-bandung-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/06/525/2979614/bnpb-relokasi-28-rumah-terkena-bencana-pergerakan-tanah-di-bandung-barat</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/525/2979614/bnpb-relokasi-28-rumah-terkena-bencana-pergerakan-tanah-di-bandung-barat-65or1LINMp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah terdampak pergerakan tanah di Bandung Barat direlokasi (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/525/2979614/bnpb-relokasi-28-rumah-terkena-bencana-pergerakan-tanah-di-bandung-barat-65or1LINMp.jpg</image><title>Rumah terdampak pergerakan tanah di Bandung Barat direlokasi (Foto: BNPB)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wMy8xLzE3Nzg2OC81L3g4dHJicnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan merelokasi rumah warga terdampak maupun yang terancam fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga, Selasa 5 Maret 2024.



&amp;ldquo;Penanganan setelah tanggap darurat di tahap rehabilitasi dan rekonstruksi adalah kita harus dilakukan relokasi. Di daerah ini sudah tidak bisa lagi digunakan untuk permukiman warga,&amp;rdquo; kata Suharyanto dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (6/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Relokasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah di KBB, BNPB: Tak Mungkin Menempati di Situ Bahaya



Suharyanto memastikan bahwa dari hasil kaji cepat, saat ini ada sebanyak 28 rumah yang sudah pasti harus direlokasi karena memang telah terdampak dan berada di zona merah rawan pergerakan tanah. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah rumah yang harus direlokasi hingga mencapai 40-50 rumah.



&amp;ldquo;Untuk yang langsung harus direlokasi ada sebanyak 28 rumah. Tetapi tentu saja ada potensi-potensi sebanyak 40-50 rumah penduduk yang harus direlokasi ke tempat yang baru,&amp;rdquo; jelas Suharyanto.



Adapun dalam tahapan proses relokasi rumah warga tersebut, BNPB telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk asesmen lokasi mana yang paling direkomendasikan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Rumahnya Terdampak Pergerakan Tanah, Ratusan Warga di Pelosok Bandung Barat Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Sementara itu Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat berikut jajarannya mulai dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat dan seluruh unsur forkopimda lainnya akan menyediakan lahannya dan proses pendataan lebih lanjut.



&amp;ldquo;Pemerintah Daerah atas rekomendasi Badan Geologi sudah menentukan beberapa alternatif lahan untuk relokasi. Ini tentu saja nanti akan dievaluasi dan diasesmen mana yang paling baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wMy8xLzE3Nzg2OC81L3g4dHJicnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan merelokasi rumah warga terdampak maupun yang terancam fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga, Selasa 5 Maret 2024.



&amp;ldquo;Penanganan setelah tanggap darurat di tahap rehabilitasi dan rekonstruksi adalah kita harus dilakukan relokasi. Di daerah ini sudah tidak bisa lagi digunakan untuk permukiman warga,&amp;rdquo; kata Suharyanto dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (6/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Relokasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah di KBB, BNPB: Tak Mungkin Menempati di Situ Bahaya



Suharyanto memastikan bahwa dari hasil kaji cepat, saat ini ada sebanyak 28 rumah yang sudah pasti harus direlokasi karena memang telah terdampak dan berada di zona merah rawan pergerakan tanah. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah rumah yang harus direlokasi hingga mencapai 40-50 rumah.



&amp;ldquo;Untuk yang langsung harus direlokasi ada sebanyak 28 rumah. Tetapi tentu saja ada potensi-potensi sebanyak 40-50 rumah penduduk yang harus direlokasi ke tempat yang baru,&amp;rdquo; jelas Suharyanto.



Adapun dalam tahapan proses relokasi rumah warga tersebut, BNPB telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk asesmen lokasi mana yang paling direkomendasikan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Rumahnya Terdampak Pergerakan Tanah, Ratusan Warga di Pelosok Bandung Barat Mengungsi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Sementara itu Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat berikut jajarannya mulai dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat dan seluruh unsur forkopimda lainnya akan menyediakan lahannya dan proses pendataan lebih lanjut.



&amp;ldquo;Pemerintah Daerah atas rekomendasi Badan Geologi sudah menentukan beberapa alternatif lahan untuk relokasi. Ini tentu saja nanti akan dievaluasi dan diasesmen mana yang paling baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
