<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orangtua Dibunuh, Anaknya Dendam Tusuk Adik Pelaku hingga Tewas</title><description>Korban mengalami empat luka tusuk di antaranya luka tusuk di ketiak, dada atas kanan, perut dan punggung kiri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/610/2979798/orangtua-dibunuh-anaknya-dendam-tusuk-adik-pelaku-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/06/610/2979798/orangtua-dibunuh-anaknya-dendam-tusuk-adik-pelaku-hingga-tewas"/><item><title>Orangtua Dibunuh, Anaknya Dendam Tusuk Adik Pelaku hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/06/610/2979798/orangtua-dibunuh-anaknya-dendam-tusuk-adik-pelaku-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/06/610/2979798/orangtua-dibunuh-anaknya-dendam-tusuk-adik-pelaku-hingga-tewas</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>M Fitriadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/610/2979798/orangtua-dibunuh-anaknya-dendam-tusuk-adik-pelaku-hingga-tewas-txdG34McaO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/610/2979798/orangtua-dibunuh-anaknya-dendam-tusuk-adik-pelaku-hingga-tewas-txdG34McaO.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Freepik)</title></images><description>OKI - Nyawa dibayar nyawa benar-benar berlaku di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Lantaran dendam orangtuanya telah dibunuh, anaknya balas dendam menusuk hingga tewas adik dari pembunuh orangtuanya.

Korban Hamid, warga Desa Pematang Panggang Mesuji ini pun ditusuk pelaku, Batin warga Desa Pagar Dewa Mesuji hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami empat luka tusuk di antaranya luka tusuk di ketiak, dada atas kanan, perut dan punggung kiri.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan, Polres Bogor Gelar Operasi Pasar Murah


Korban diketahui merupakan adik dari pembunuh orangtua pelaku yang dilakukan kakak korban. Ditusuknya korban oleh pelaku saat korban menyenggol pelaku hingga pelaku langsung menikam korban dari belakang dan dari depan di Desa Pematang Panggang, Rabu 5 Maret 2024 dini hari.

Alhasil, korban terjatuh dan tersungkur bersimbah darah. Warga setempat langsung menolong korban dan mengevakuasinya ke rumah korban bersama polisi yang disambut histeris keluarga korban.

BACA JUGA:
 Diagram Perolehan Suara Pemilu 2024 di Sirekap Hilang, Begini Penjelasan KPU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kasat Reskrim OKI AKP Imam Falucky mengatakan, pelaku berhasil diamankan polisi berikut barang bukti saat menghabisi nyawa korban.
Di hadapan petugas, pelaku mengaku dendam kepada keluarga korban lantaran telah membunuh orangtuanya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 dengan ancaman kurungan lima belas tahun penjara.

</description><content:encoded>OKI - Nyawa dibayar nyawa benar-benar berlaku di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Lantaran dendam orangtuanya telah dibunuh, anaknya balas dendam menusuk hingga tewas adik dari pembunuh orangtuanya.

Korban Hamid, warga Desa Pematang Panggang Mesuji ini pun ditusuk pelaku, Batin warga Desa Pagar Dewa Mesuji hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami empat luka tusuk di antaranya luka tusuk di ketiak, dada atas kanan, perut dan punggung kiri.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan, Polres Bogor Gelar Operasi Pasar Murah


Korban diketahui merupakan adik dari pembunuh orangtua pelaku yang dilakukan kakak korban. Ditusuknya korban oleh pelaku saat korban menyenggol pelaku hingga pelaku langsung menikam korban dari belakang dan dari depan di Desa Pematang Panggang, Rabu 5 Maret 2024 dini hari.

Alhasil, korban terjatuh dan tersungkur bersimbah darah. Warga setempat langsung menolong korban dan mengevakuasinya ke rumah korban bersama polisi yang disambut histeris keluarga korban.

BACA JUGA:
 Diagram Perolehan Suara Pemilu 2024 di Sirekap Hilang, Begini Penjelasan KPU&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kasat Reskrim OKI AKP Imam Falucky mengatakan, pelaku berhasil diamankan polisi berikut barang bukti saat menghabisi nyawa korban.
Di hadapan petugas, pelaku mengaku dendam kepada keluarga korban lantaran telah membunuh orangtuanya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 dengan ancaman kurungan lima belas tahun penjara.

</content:encoded></item></channel></rss>
