<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Pria di Sragen Nekat Gantung Diri Gegara Terlilit Utang</title><description>Seorang pria berinisial AS (45) asal Sumengko, Sragen nekat gantung diri di rumahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/07/512/2980284/tragis-pria-di-sragen-nekat-gantung-diri-gegara-terlilit-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/07/512/2980284/tragis-pria-di-sragen-nekat-gantung-diri-gegara-terlilit-utang"/><item><title>Tragis! Pria di Sragen Nekat Gantung Diri Gegara Terlilit Utang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/07/512/2980284/tragis-pria-di-sragen-nekat-gantung-diri-gegara-terlilit-utang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/07/512/2980284/tragis-pria-di-sragen-nekat-gantung-diri-gegara-terlilit-utang</guid><pubDate>Kamis 07 Maret 2024 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Romensy August</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/07/512/2980284/tragis-pria-di-sragen-nekat-gantung-diri-gegara-terlilit-utang-T7knmWbpsS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/07/512/2980284/tragis-pria-di-sragen-nekat-gantung-diri-gegara-terlilit-utang-T7knmWbpsS.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>SRAGEN &amp;ndash; Seorang pria berinisial AS (45) asal Sumengko, Sragen nekat gantung diri di rumahnya. Ia diduga melakukan aksi tersebut karena terlilit utang.

Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diketahui pada Kamis (7/3) sekitar pukul 03.45 WIB. Kejadian tersebut terungkap ketika salah seorang saksi bermama Novi Puspito Rini melihat pintu belakang rumah korban terbuka.

&quot;Ia mengetahui saat akan cuci piring di belakang rumah dan melihat pintu bagian belakang dalam keadaan terbuka. Setelah itu ia menuju dapur untuk membuang sampah dari dapur ke tempat sampah di jemuran melihat Korban sudah dalam keadaan menggantung menggunakan selendang warna hitam,&quot; kata Jamal melalui keterangan tertulis, Kamis (7/3).

BACA JUGA:


Anggota KPPS di Pati Alami Gangguan Jiwa Usai Bertugas, Sempat Coba Bunuh Diri&amp;nbsp;
Rini kemudian memanggil warga lainnya untuk mengecek kondisi AS. Setelah dicek ternyata AS sudah meninggal dunia.

&quot;(Ia bersama saksi lainnya) memastikan dan melihat apakah korban sudah dalam keadaan gantung diri. Setelah itu mereka meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memastikan keadaan korban dan korban diketahui sudah meninggal dunia (MD) dalam keadaan gantung diri,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Tragis! Usai Gorok Leher Ayah Kandungnya, Pria di Kupang Bunuh Diri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di sisi lain, Jamal mengatakan dari informasi yang diterima pihaknya korban diduga bunuh diri lantaran malu memiliki hutang sebesar 45 juta di tempatnya bekerja.

&quot;Yang mana diketahui penyebab korban meninggal dunia gantung diri menurut informasi saksi karena korban 1 bulan sebelum kejadian menurut saksi 2 korban merasa malu memiliki hutang di kantor sebesar Rp 45.000.000,&quot; katanya.Selain itu, Jamal mengatakan dari hasil olah TKP serta hasil keterangan para saksi dan pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.



&quot;Bekas ikatan leher khas gantung diri bukan dijerat dari belakang,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>SRAGEN &amp;ndash; Seorang pria berinisial AS (45) asal Sumengko, Sragen nekat gantung diri di rumahnya. Ia diduga melakukan aksi tersebut karena terlilit utang.

Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diketahui pada Kamis (7/3) sekitar pukul 03.45 WIB. Kejadian tersebut terungkap ketika salah seorang saksi bermama Novi Puspito Rini melihat pintu belakang rumah korban terbuka.

&quot;Ia mengetahui saat akan cuci piring di belakang rumah dan melihat pintu bagian belakang dalam keadaan terbuka. Setelah itu ia menuju dapur untuk membuang sampah dari dapur ke tempat sampah di jemuran melihat Korban sudah dalam keadaan menggantung menggunakan selendang warna hitam,&quot; kata Jamal melalui keterangan tertulis, Kamis (7/3).

BACA JUGA:


Anggota KPPS di Pati Alami Gangguan Jiwa Usai Bertugas, Sempat Coba Bunuh Diri&amp;nbsp;
Rini kemudian memanggil warga lainnya untuk mengecek kondisi AS. Setelah dicek ternyata AS sudah meninggal dunia.

&quot;(Ia bersama saksi lainnya) memastikan dan melihat apakah korban sudah dalam keadaan gantung diri. Setelah itu mereka meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memastikan keadaan korban dan korban diketahui sudah meninggal dunia (MD) dalam keadaan gantung diri,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Tragis! Usai Gorok Leher Ayah Kandungnya, Pria di Kupang Bunuh Diri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di sisi lain, Jamal mengatakan dari informasi yang diterima pihaknya korban diduga bunuh diri lantaran malu memiliki hutang sebesar 45 juta di tempatnya bekerja.

&quot;Yang mana diketahui penyebab korban meninggal dunia gantung diri menurut informasi saksi karena korban 1 bulan sebelum kejadian menurut saksi 2 korban merasa malu memiliki hutang di kantor sebesar Rp 45.000.000,&quot; katanya.Selain itu, Jamal mengatakan dari hasil olah TKP serta hasil keterangan para saksi dan pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.



&quot;Bekas ikatan leher khas gantung diri bukan dijerat dari belakang,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
