<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hamas Tinggalkan Perundingan Gencatan Senjata Gaza Tanpa Hasil Kesepakatan</title><description>Gencatan senjata selama 40 hari diharapkan dapat diberlakukan pada awal bulan Ramadhan minggu depan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/08/18/2980724/hamas-tinggalkan-perundingan-gencatan-senjata-gaza-tanpa-hasil-kesepakatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/08/18/2980724/hamas-tinggalkan-perundingan-gencatan-senjata-gaza-tanpa-hasil-kesepakatan"/><item><title>Hamas Tinggalkan Perundingan Gencatan Senjata Gaza Tanpa Hasil Kesepakatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/08/18/2980724/hamas-tinggalkan-perundingan-gencatan-senjata-gaza-tanpa-hasil-kesepakatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/08/18/2980724/hamas-tinggalkan-perundingan-gencatan-senjata-gaza-tanpa-hasil-kesepakatan</guid><pubDate>Jum'at 08 Maret 2024 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/08/18/2980724/hamas-tinggalkan-perundingan-gencatan-senjata-gaza-tanpa-hasil-kesepakatan-2vPxTO5KQu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hamas tinggalkan perundingan gencatan senjata di Kairo tanpa hasil kesepakatan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/08/18/2980724/hamas-tinggalkan-perundingan-gencatan-senjata-gaza-tanpa-hasil-kesepakatan-2vPxTO5KQu.jpg</image><title>Hamas tinggalkan perundingan gencatan senjata di Kairo tanpa hasil kesepakatan (Foto: Reuters)</title></images><description>KAIRO - Delegasi Hamas telah meninggalkan perundingan di Kairo tanpa kesepakatan mengenai gencatan senjata di Gaza. Namun Hamas menegaskan perundingan tidak langsung dengan Israel belum berakhir.

Gencatan senjata selama 40 hari diharapkan dapat diberlakukan pada awal bulan Ramadhan minggu depan.
Sebuah pernyataan Hamas mengatakan delegasinya meninggalkan Kairo pada Kamis (7/3/2024) pagi untuk berkonsultasi dengan pimpinan gerakan tersebut, dengan negosiasi dan upaya terus berlanjut.


BACA JUGA:
AS Akan Bangun Pelabuhan Sementara di Pantai Gaza untuk Kirim Lebih Banyak Bantuan Kemanusiaan


&quot;Gerakan ini memberi tahu saudara-saudara di Mesir dan Qatar bahwa mereka terbuka untuk negosiasi guna menghentikan agresi terhadap rakyat kami,&amp;rdquo; terang seorang pejabat Palestina yang mengetahui perundingan tersebut kepada BBC.


BACA JUGA:
Gaza Tak Bisa Menunggu, Afsel Minta Pengadilan Internasional Ambil Tindakan Lebih Banyak Terhadap Israel

Delegasi tersebut telah menyampaikan persyaratan minimum yang dibutuhkan oleh Palestina untuk menghentikan perang, yaitu kembalinya para pengungsi, penarikan pasukan Israel, serta mengizinkan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi.
Hamas mengatakan Israel tidak menerima tuntutannya agar pengungsi Palestina dapat kembali ke rumah mereka atau penarikan total pasukan Israel dari kota-kota Gaza.
&amp;nbsp;Saluran TV yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir, al-Qahera, mengutip sumber senior yang mengatakan bahwa perundingan akan dilanjutkan minggu depan.



Dengan semakin banyaknya tanda-tanda kelaparan yang akan terjadi, tekanan internasional semakin meningkat.



Namun mediator Mesir dan Qatar telah berjuang untuk mencapai kesepakatan yang akan membuat Hamas membebaskan sandera Israel dengan imbalan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.



Israel tidak mengirim delegasi ke Kairo, dengan mengatakan bahwa mereka terlebih dahulu menginginkan daftar sandera yang masih hidup dan dapat dibebaskan berdasarkan perjanjian tersebut.



Juru bicara pemerintah Israel David Mencer mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak dapat mengomentari status perundingan tersebut.



&amp;ldquo;Tak perlu dikatakan lagi, Israel akan melakukan apa pun untuk membebaskan sandera kami. Kami telah menyatakan dengan sangat jelas dan hal ini telah ditegaskan kembali oleh AS bahwa, sayangnya, Hamas-lah yang menjadi batu sandungan pada saat ini dengan tidak memberi tahu kami siapa yang masih hidup dan siapa yang ditahan,&amp;rdquo; terangnya.





</description><content:encoded>KAIRO - Delegasi Hamas telah meninggalkan perundingan di Kairo tanpa kesepakatan mengenai gencatan senjata di Gaza. Namun Hamas menegaskan perundingan tidak langsung dengan Israel belum berakhir.

Gencatan senjata selama 40 hari diharapkan dapat diberlakukan pada awal bulan Ramadhan minggu depan.
Sebuah pernyataan Hamas mengatakan delegasinya meninggalkan Kairo pada Kamis (7/3/2024) pagi untuk berkonsultasi dengan pimpinan gerakan tersebut, dengan negosiasi dan upaya terus berlanjut.


BACA JUGA:
AS Akan Bangun Pelabuhan Sementara di Pantai Gaza untuk Kirim Lebih Banyak Bantuan Kemanusiaan


&quot;Gerakan ini memberi tahu saudara-saudara di Mesir dan Qatar bahwa mereka terbuka untuk negosiasi guna menghentikan agresi terhadap rakyat kami,&amp;rdquo; terang seorang pejabat Palestina yang mengetahui perundingan tersebut kepada BBC.


BACA JUGA:
Gaza Tak Bisa Menunggu, Afsel Minta Pengadilan Internasional Ambil Tindakan Lebih Banyak Terhadap Israel

Delegasi tersebut telah menyampaikan persyaratan minimum yang dibutuhkan oleh Palestina untuk menghentikan perang, yaitu kembalinya para pengungsi, penarikan pasukan Israel, serta mengizinkan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi.
Hamas mengatakan Israel tidak menerima tuntutannya agar pengungsi Palestina dapat kembali ke rumah mereka atau penarikan total pasukan Israel dari kota-kota Gaza.
&amp;nbsp;Saluran TV yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir, al-Qahera, mengutip sumber senior yang mengatakan bahwa perundingan akan dilanjutkan minggu depan.



Dengan semakin banyaknya tanda-tanda kelaparan yang akan terjadi, tekanan internasional semakin meningkat.



Namun mediator Mesir dan Qatar telah berjuang untuk mencapai kesepakatan yang akan membuat Hamas membebaskan sandera Israel dengan imbalan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.



Israel tidak mengirim delegasi ke Kairo, dengan mengatakan bahwa mereka terlebih dahulu menginginkan daftar sandera yang masih hidup dan dapat dibebaskan berdasarkan perjanjian tersebut.



Juru bicara pemerintah Israel David Mencer mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak dapat mengomentari status perundingan tersebut.



&amp;ldquo;Tak perlu dikatakan lagi, Israel akan melakukan apa pun untuk membebaskan sandera kami. Kami telah menyatakan dengan sangat jelas dan hal ini telah ditegaskan kembali oleh AS bahwa, sayangnya, Hamas-lah yang menjadi batu sandungan pada saat ini dengan tidak memberi tahu kami siapa yang masih hidup dan siapa yang ditahan,&amp;rdquo; terangnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
