<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Mati Mesin di Tengah Laut, Empat Nelayan Dievakuasi dari Perairan Naroko di Nias Selatan</title><description>Octavianto mengaku ada sebanyak 9 personel yang diberangkatkan menuju perairan Pulau Gosong Narako.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/08/608/2980907/kapal-mati-mesin-di-tengah-laut-empat-nelayan-dievakuasi-dari-perairan-naroko-di-nias-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/08/608/2980907/kapal-mati-mesin-di-tengah-laut-empat-nelayan-dievakuasi-dari-perairan-naroko-di-nias-selatan"/><item><title>Kapal Mati Mesin di Tengah Laut, Empat Nelayan Dievakuasi dari Perairan Naroko di Nias Selatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/08/608/2980907/kapal-mati-mesin-di-tengah-laut-empat-nelayan-dievakuasi-dari-perairan-naroko-di-nias-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/08/608/2980907/kapal-mati-mesin-di-tengah-laut-empat-nelayan-dievakuasi-dari-perairan-naroko-di-nias-selatan</guid><pubDate>Jum'at 08 Maret 2024 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/08/608/2980907/kapal-mati-mesin-di-tengah-laut-empat-nelayan-dievakuasi-dari-perairan-naroko-di-nias-selatan-6pXDM41juC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Basarnas evakuasi kapal mati mesin (Foto: dok istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/08/608/2980907/kapal-mati-mesin-di-tengah-laut-empat-nelayan-dievakuasi-dari-perairan-naroko-di-nias-selatan-6pXDM41juC.jpg</image><title>Basarnas evakuasi kapal mati mesin (Foto: dok istimewa)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNS8xLzE3NzMyMi81L3g4c3IweXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NISEL  - Sebanyak empat orang nelayan dievakuasi personel Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) dari perairan Pulau Gosong Narako di Kabupaten Nias Selatan, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Jumat (8/3/2024).
Mereka dievakuasi setelah sempat terombang-ambil di laut akibat mesin kapal yang mereka tumpangi untuk memancing di sekitar Pulau Gosong Narako, mengalami kerusakan.
Kepala Kantor SAR Nias, Octavianto, mengatakan keempat nelayan itu adalah Operianus Zai (42) dan Teriman Zai (32), yang merupakan warga Desa Botolakha. Kemudian Fatizanolo Zega (32), warga Desa Alo'oa dan Atulo'o Telaumbanua (38), warga Desa Onozitoli Sawo.

BACA JUGA:
3 Awak Kapal Tewas, AS Akan Terus Minta Tanggung Jawab Houthi Atas Serangan di Laut Merah

Menurut Octavianto, mereka berangkat dengan menuju Pulau Gosong Narako pada Rabu, 6 Maret 2024 sekitar pukul 6 pagi. Namun saat di tengah laut, kapal mereka mengalami kerusakan di bagian mesin.
&quot;Kita menerima laporan insiden itu dari petugas Siaga Komunikasi yang kita miliki. Kita kemudian langsung merespon laporan tersebut dan segera memberangkatkan personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi,&quot; kata Octavianto.

BACA JUGA:
Serangan Rudal Houthi Hantam Kapal Kargo di Lepas Pantai Yaman Tewaskan 3 Orang

Octavianto mengaku ada sebanyak 9 personel yang diberangkatkan menuju perairan Pulau Gosong Narako. Mereka diberangkatkan dengan menggunakan kapal RIB 04 Nias.Sementara Kepala Kantor SAR Nias bersama enam orang personil melakukan pencarian dan evakuasi menggunakan LCR di turunkan di pantai Onolimbu.

&quot;Pada pukul 13.20 WIB siang tadi, keempat nelayan tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka lalu dievakuasi menuju Pangkalan RIB 04 Nias di Desa Miga,&quot; jelasnya.

Dengan ditemukannya keempat korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. &quot;Dengan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuan masing masing,&quot; tutup Octavianto.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNS8xLzE3NzMyMi81L3g4c3IweXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NISEL  - Sebanyak empat orang nelayan dievakuasi personel Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) dari perairan Pulau Gosong Narako di Kabupaten Nias Selatan, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Jumat (8/3/2024).
Mereka dievakuasi setelah sempat terombang-ambil di laut akibat mesin kapal yang mereka tumpangi untuk memancing di sekitar Pulau Gosong Narako, mengalami kerusakan.
Kepala Kantor SAR Nias, Octavianto, mengatakan keempat nelayan itu adalah Operianus Zai (42) dan Teriman Zai (32), yang merupakan warga Desa Botolakha. Kemudian Fatizanolo Zega (32), warga Desa Alo'oa dan Atulo'o Telaumbanua (38), warga Desa Onozitoli Sawo.

BACA JUGA:
3 Awak Kapal Tewas, AS Akan Terus Minta Tanggung Jawab Houthi Atas Serangan di Laut Merah

Menurut Octavianto, mereka berangkat dengan menuju Pulau Gosong Narako pada Rabu, 6 Maret 2024 sekitar pukul 6 pagi. Namun saat di tengah laut, kapal mereka mengalami kerusakan di bagian mesin.
&quot;Kita menerima laporan insiden itu dari petugas Siaga Komunikasi yang kita miliki. Kita kemudian langsung merespon laporan tersebut dan segera memberangkatkan personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi,&quot; kata Octavianto.

BACA JUGA:
Serangan Rudal Houthi Hantam Kapal Kargo di Lepas Pantai Yaman Tewaskan 3 Orang

Octavianto mengaku ada sebanyak 9 personel yang diberangkatkan menuju perairan Pulau Gosong Narako. Mereka diberangkatkan dengan menggunakan kapal RIB 04 Nias.Sementara Kepala Kantor SAR Nias bersama enam orang personil melakukan pencarian dan evakuasi menggunakan LCR di turunkan di pantai Onolimbu.

&quot;Pada pukul 13.20 WIB siang tadi, keempat nelayan tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka lalu dievakuasi menuju Pangkalan RIB 04 Nias di Desa Miga,&quot; jelasnya.

Dengan ditemukannya keempat korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. &quot;Dengan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuan masing masing,&quot; tutup Octavianto.</content:encoded></item></channel></rss>
