<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besok, TNI-Polri Bakal Evakuasi Pesawat Smart Air</title><description>Tim rencananya akan melakukan evakuasi pesawat pada Minggu 10 Maret 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/09/340/2981335/besok-tni-polri-bakal-evakuasi-pesawat-smart-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/09/340/2981335/besok-tni-polri-bakal-evakuasi-pesawat-smart-air"/><item><title>Besok, TNI-Polri Bakal Evakuasi Pesawat Smart Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/09/340/2981335/besok-tni-polri-bakal-evakuasi-pesawat-smart-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/09/340/2981335/besok-tni-polri-bakal-evakuasi-pesawat-smart-air</guid><pubDate>Sabtu 09 Maret 2024 21:25 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/09/340/2981335/besok-tni-polri-bakal-evakuasi-pesawat-smart-air-dU5QgKuPB3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pencarian pesawat Smart Air (Foto: Ist/Jonathan Simanjuntak)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/09/340/2981335/besok-tni-polri-bakal-evakuasi-pesawat-smart-air-dU5QgKuPB3.jpg</image><title>Pencarian pesawat Smart Air (Foto: Ist/Jonathan Simanjuntak)</title></images><description>JAKARTA - Tim gabungan TNI-Polri telah menemukan titik koordinat pesawat kargo milik maskapai penerbangan Smart Air yang diduga terjatuh pada Jumat 8 Maret 2024. Tim rencananya akan melakukan evakuasi pesawat pada Minggu 10 Maret 2024.

&quot;Rencana besok Minggu pagi (10/03/2024) akan diteruskan proses evakuasi jatuhnya pesawat terbang Smart Air,&quot; kata Kabid Humas Polda Kalimantan Utara Kombes Budi Rachmat, Sabtu (9/3/2024).

Budi belum memerinci terkait titik koordinat yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat milik maskapai penerbangan Smart Air. Termasuk kendala yang menyebabkan personel gabungan belum melakukan evakuasi.

BACA JUGA:
Pasca-Kemenangan Persib Atas Persija, Oknum Suporter Ricuh di Flyover Pasupati


Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, proses pencarian menggunakan Helikopter jenis bell /412 EPI/HA/5224 BKO Koops Pamwiltas Darat RI/MLY dari TNI AD. Serta beberapa tambahan pesawat seperti, pesawat smart PK SNG, pesawat Susi Air, Hely Bell 412.

&quot;Pencarian jalur udara menggunakan pesawat dan hely antara lain, pesawat smart PK SNG, pesawat Susi Air, Hely Bell 412, dengan jumlah personel 14 orang&quot; katanya kepada wartawan, Sabtu.

BACA JUGA:
PBNU Imbau Jangan Ceramah yang Berkaitan dengan Isu Politik di Bulan Ramadhan


Selain jalur udara, Trunoyudo mengatakan bahwa pencarian pesawat juga dilakukan melalui jalur darat, dengan mengerahkan sebanyak 66 orang.

&quot;TNI 20 orang, Polres 20 orang, Brimob 10 orang, BPBD 10 orang, SAR 6 orang,&quot; ucapnya.

Sebagai informasi, pesawat yang membawa muatan kargo 583 kilogram itu diawaki pilot Capt M Yusuf, dan satu engineer on board atau EOB bernama Deni S.

Pesawat hilang kontak setelah lepas landas dari Tarakan pada Jumat 8 Maret 2024 pukul 08.25 Wita. Seharusnya pesawat sudah landing di Binuang, Kabupaten Nunukan, pada pukul 09.25 Wita.
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim gabungan TNI-Polri telah menemukan titik koordinat pesawat kargo milik maskapai penerbangan Smart Air yang diduga terjatuh pada Jumat 8 Maret 2024. Tim rencananya akan melakukan evakuasi pesawat pada Minggu 10 Maret 2024.

&quot;Rencana besok Minggu pagi (10/03/2024) akan diteruskan proses evakuasi jatuhnya pesawat terbang Smart Air,&quot; kata Kabid Humas Polda Kalimantan Utara Kombes Budi Rachmat, Sabtu (9/3/2024).

Budi belum memerinci terkait titik koordinat yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat milik maskapai penerbangan Smart Air. Termasuk kendala yang menyebabkan personel gabungan belum melakukan evakuasi.

BACA JUGA:
Pasca-Kemenangan Persib Atas Persija, Oknum Suporter Ricuh di Flyover Pasupati


Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, proses pencarian menggunakan Helikopter jenis bell /412 EPI/HA/5224 BKO Koops Pamwiltas Darat RI/MLY dari TNI AD. Serta beberapa tambahan pesawat seperti, pesawat smart PK SNG, pesawat Susi Air, Hely Bell 412.

&quot;Pencarian jalur udara menggunakan pesawat dan hely antara lain, pesawat smart PK SNG, pesawat Susi Air, Hely Bell 412, dengan jumlah personel 14 orang&quot; katanya kepada wartawan, Sabtu.

BACA JUGA:
PBNU Imbau Jangan Ceramah yang Berkaitan dengan Isu Politik di Bulan Ramadhan


Selain jalur udara, Trunoyudo mengatakan bahwa pencarian pesawat juga dilakukan melalui jalur darat, dengan mengerahkan sebanyak 66 orang.

&quot;TNI 20 orang, Polres 20 orang, Brimob 10 orang, BPBD 10 orang, SAR 6 orang,&quot; ucapnya.

Sebagai informasi, pesawat yang membawa muatan kargo 583 kilogram itu diawaki pilot Capt M Yusuf, dan satu engineer on board atau EOB bernama Deni S.

Pesawat hilang kontak setelah lepas landas dari Tarakan pada Jumat 8 Maret 2024 pukul 08.25 Wita. Seharusnya pesawat sudah landing di Binuang, Kabupaten Nunukan, pada pukul 09.25 Wita.
</content:encoded></item></channel></rss>
