<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Lansia 66 Tahun di Malang Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Rumah Anaknya   </title><description>Satu orang lansia di Malang tewas tersengat listrik saat membenahi genteng atap rumah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/09/519/2981263/lansia-66-tahun-di-malang-tewas-tersengat-listrik-saat-perbaiki-rumah-anaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/09/519/2981263/lansia-66-tahun-di-malang-tewas-tersengat-listrik-saat-perbaiki-rumah-anaknya"/><item><title> Lansia 66 Tahun di Malang Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Rumah Anaknya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/09/519/2981263/lansia-66-tahun-di-malang-tewas-tersengat-listrik-saat-perbaiki-rumah-anaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/09/519/2981263/lansia-66-tahun-di-malang-tewas-tersengat-listrik-saat-perbaiki-rumah-anaknya</guid><pubDate>Sabtu 09 Maret 2024 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/09/519/2981263/lansia-66-tahun-di-malang-tewas-tersengat-listrik-saat-perbaiki-rumah-anaknya-qVET2DbCiY.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/09/519/2981263/lansia-66-tahun-di-malang-tewas-tersengat-listrik-saat-perbaiki-rumah-anaknya-qVET2DbCiY.jpeg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>

MALANG - Satu orang lansia di Malang tewas tersengat listrik saat membenahi genteng atap rumah. Korban atas nama Abdul Rohman (66) merupakan warga Jalan Jalan Raya Candi II GG. Flamboyan, Nomor 43 RT 01 RW 002 Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan, korban Abdul Rohman ini awalnya membenarkan genteng di atap rumah anaknya, di Jalan Bandulan Gang VIII Nomor 532, RT 04 RW 01, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, sekitar pukul 12.30 WIB. Tapi tak berselang lama cuaca hujan gerimis intensitas sedang.

&quot;Setengah jam setelah mulai memperbaiki genteng di atap rumah anaknya peristiwa ini terjadi,&quot; ucap Yudi Risdiyanto, saat dikonfirmasi MPI, Sabtu (9/3/2024).

BACA JUGA:
 Tiga Kuli Bangunan di Malang Tersengat Listrik saat Bangun Kosan, Dua Orang Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Yudi menambahkan, saat memperbaiki genteng rumah anaknya ada kabel PLN di atap genteng. Diduga korban menyentuh kabel itu dalam keadaan basah, sehingga langsung tersengat listrik.

&quot;Saat itu cuaca memang sedang hujan gerimis. Dugaannya karena basah korban ini menyentuh kabel PLN yang ada di atap rumah anaknya,&quot; ujarnya.

Abdul Rohman pun langsung tersengat listrik dan sekarat seketika. Korban sempat beberapa saat di atas rumah karena warga tak berani mengevakuasi korban. Proses evakuasi korban terlebih dahulu mematikan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA:
 Diduga Tersengat Listrik, Santri di Sukabumi Ditemukan Tewas di Kamar Mandi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Dievakuasi ketika listrik dipadamkan dulu. Karena tidak mau ambil resiko. Jadi ketika listrik padam, baru warga dan tim penyelamat naik ke atap genteng. Memang prosesnya perlu waktu karena nunggu dipadamkan dulu aliran listriknya,&quot; jelasnya.



Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, untuk penanganan visum luar dan identifikasi lebih lanjut. Pihak keluarga sendiri disebut kepolisian sudah menerima kematian Rohman, dengan dibuatkan surat keterangan menerima kematian korbannya.



&quot;Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga, untuk proses pemakaman,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>

MALANG - Satu orang lansia di Malang tewas tersengat listrik saat membenahi genteng atap rumah. Korban atas nama Abdul Rohman (66) merupakan warga Jalan Jalan Raya Candi II GG. Flamboyan, Nomor 43 RT 01 RW 002 Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan, korban Abdul Rohman ini awalnya membenarkan genteng di atap rumah anaknya, di Jalan Bandulan Gang VIII Nomor 532, RT 04 RW 01, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, sekitar pukul 12.30 WIB. Tapi tak berselang lama cuaca hujan gerimis intensitas sedang.

&quot;Setengah jam setelah mulai memperbaiki genteng di atap rumah anaknya peristiwa ini terjadi,&quot; ucap Yudi Risdiyanto, saat dikonfirmasi MPI, Sabtu (9/3/2024).

BACA JUGA:
 Tiga Kuli Bangunan di Malang Tersengat Listrik saat Bangun Kosan, Dua Orang Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Yudi menambahkan, saat memperbaiki genteng rumah anaknya ada kabel PLN di atap genteng. Diduga korban menyentuh kabel itu dalam keadaan basah, sehingga langsung tersengat listrik.

&quot;Saat itu cuaca memang sedang hujan gerimis. Dugaannya karena basah korban ini menyentuh kabel PLN yang ada di atap rumah anaknya,&quot; ujarnya.

Abdul Rohman pun langsung tersengat listrik dan sekarat seketika. Korban sempat beberapa saat di atas rumah karena warga tak berani mengevakuasi korban. Proses evakuasi korban terlebih dahulu mematikan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA:
 Diduga Tersengat Listrik, Santri di Sukabumi Ditemukan Tewas di Kamar Mandi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Dievakuasi ketika listrik dipadamkan dulu. Karena tidak mau ambil resiko. Jadi ketika listrik padam, baru warga dan tim penyelamat naik ke atap genteng. Memang prosesnya perlu waktu karena nunggu dipadamkan dulu aliran listriknya,&quot; jelasnya.



Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, untuk penanganan visum luar dan identifikasi lebih lanjut. Pihak keluarga sendiri disebut kepolisian sudah menerima kematian Rohman, dengan dibuatkan surat keterangan menerima kematian korbannya.



&quot;Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga, untuk proses pemakaman,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
