<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Kecamatan di Luwu Utara Terendam Banjir, Ratusan Jiwa Terisolir   </title><description>Akses jalan yang kini menjadi jalur banjir hingga merendam ratusan rumah di enam desa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/09/609/2981049/null</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/09/609/2981049/null"/><item><title>Dua Kecamatan di Luwu Utara Terendam Banjir, Ratusan Jiwa Terisolir   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/09/609/2981049/null</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/09/609/2981049/null</guid><pubDate>Sabtu 09 Maret 2024 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nasruddin Rubak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/09/609/2981049/dua-kecamatan-di-luwu-utara-terendam-banjir-ratusan-jiwa-terisolir-q9KBs2DLC6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Luwu Utara (Foto: Nasruddin Rubak)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/09/609/2981049/dua-kecamatan-di-luwu-utara-terendam-banjir-ratusan-jiwa-terisolir-q9KBs2DLC6.jpg</image><title>Banjir di Luwu Utara (Foto: Nasruddin Rubak)</title></images><description>PALOPO - Ratusan rumah di lima desa yang ada di dua Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terendam banjir. Selain rumah, banjir ikut memutus akses jalan, hingga membuat ratusan jiwa terisolir.
Akses jalan yang kini menjadi jalur banjir hingga merendam ratusan rumah di enam desa yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Ketinggian air di dalam rumah bervariasi mulai 80 hingga satu meter. Sejumlah warga yang bermukim di dataran rendah kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, namun sebagian masih memilih bertahan untuk mengamankan harta benda berharga mereka.

BACA JUGA:
Banjir Lumpuhkan Jalan Nasional di Aceh Singkil


Bencana banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Rongkong membuat sejumlah desa kini terisolir dan hanya bisa diakses menggunakan perahu.
Selain rumah, banjir juga ikut merendam kantor desa,  sekolah, hingga ratusan hektare lahan pertanian dan perkebunan milik warga.
Kelima desa tersebut masing-masing Desa Polewali, Desa Lembang-Lembang, Desa Bringin Jaya dan Desa Lawewe di Kecamatan Sabbang Selatan, banjir juga merendam Desa Pengkendekan.

BACA JUGA:
Sertijab 14 Jabatan Strategis, KSAD: Semoga Ciptakan Inovasi untuk TNI AD


Kepala Desa Polewali Ambo Alang mengatakan, pemerintah desa masih terus melakukan asesmen. Pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah daerah guna mengurangi beban warga yang akan menyambut bulan suci Ramadhan.
</description><content:encoded>PALOPO - Ratusan rumah di lima desa yang ada di dua Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terendam banjir. Selain rumah, banjir ikut memutus akses jalan, hingga membuat ratusan jiwa terisolir.
Akses jalan yang kini menjadi jalur banjir hingga merendam ratusan rumah di enam desa yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Ketinggian air di dalam rumah bervariasi mulai 80 hingga satu meter. Sejumlah warga yang bermukim di dataran rendah kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, namun sebagian masih memilih bertahan untuk mengamankan harta benda berharga mereka.

BACA JUGA:
Banjir Lumpuhkan Jalan Nasional di Aceh Singkil


Bencana banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Rongkong membuat sejumlah desa kini terisolir dan hanya bisa diakses menggunakan perahu.
Selain rumah, banjir juga ikut merendam kantor desa,  sekolah, hingga ratusan hektare lahan pertanian dan perkebunan milik warga.
Kelima desa tersebut masing-masing Desa Polewali, Desa Lembang-Lembang, Desa Bringin Jaya dan Desa Lawewe di Kecamatan Sabbang Selatan, banjir juga merendam Desa Pengkendekan.

BACA JUGA:
Sertijab 14 Jabatan Strategis, KSAD: Semoga Ciptakan Inovasi untuk TNI AD


Kepala Desa Polewali Ambo Alang mengatakan, pemerintah desa masih terus melakukan asesmen. Pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah daerah guna mengurangi beban warga yang akan menyambut bulan suci Ramadhan.
</content:encoded></item></channel></rss>
