<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies Baswedan: Mudah-mudahan Semakin Banyak yang Menyadari Demokrasi Harus Diselamatkan</title><description>Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar perlawanan tersebut dilakukan dengan senantiasa gembira.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981577/anies-baswedan-mudah-mudahan-semakin-banyak-yang-menyadari-demokrasi-harus-diselamatkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981577/anies-baswedan-mudah-mudahan-semakin-banyak-yang-menyadari-demokrasi-harus-diselamatkan"/><item><title>Anies Baswedan: Mudah-mudahan Semakin Banyak yang Menyadari Demokrasi Harus Diselamatkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981577/anies-baswedan-mudah-mudahan-semakin-banyak-yang-menyadari-demokrasi-harus-diselamatkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981577/anies-baswedan-mudah-mudahan-semakin-banyak-yang-menyadari-demokrasi-harus-diselamatkan</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2024 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/10/337/2981577/anies-baswedan-mudah-mudahan-semakin-banyak-yang-menyadari-demokrasi-harus-diselamatkan-5VzSD6PoYx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/10/337/2981577/anies-baswedan-mudah-mudahan-semakin-banyak-yang-menyadari-demokrasi-harus-diselamatkan-5VzSD6PoYx.jpg</image><title>Anies Baswedan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wOC8xLzE3ODA3Ny81L3g4dTJ0d2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan berharap semakin banyak pihak yang menyadari demokrasi haris diselamatkan.
Pesan tersebut dititipkan Anies Baswedan  sat menghadiri diskusi yang digelar oleh Demos Festival bertajuk &quot;Omon Omon Soal Oposisi, Sabtu 9 Maret 2024.
Meski demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar perlawanan tersebut dilakukan dengan senantiasa gembira.

BACA JUGA:
Nilai Pemilu Tidak Fair, Anies: Ini Harus Dikoreksi dan Butuh Perjuangan

&quot;Pesan selamatkan demokrasi harus digaungkan, pesan untuk gembira melawan arus harus dibangkitkan,&quot; kata Anies saat memberikan sambutan melalui sambungan telepon.
Ia berharap, semakin banyak warga yang sadar dan menjadi bagian gerakan penyelamatan demokrasi akan membuahkan keberhasilan.
&quot;Mudah-mudahan makin banyak yang menyadari dan makin banyak yang menjadi bagian dari gerakan dan nantinya akan mencapai keberhasilan yang kita bisa syukuri bersama-sama,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Anies Baswedan dan Mahfud MD Hadiri Pengukuhan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI

Kepada para peserta diskusi itu, Anies berkata, sejarah akan mencatat bahwa gerakan penyelamatan demokrasi bukan bagian dari warga apatis terhadap praktik yang tak wajar dalam gelaran Pemilu 2024.
&quot;Kita semua yang hadir di sini boleh berbangga, kita bukan bagian yang diam dan tidak pernah mendiamkan. Ini catatan yang harus diingat oleh semuanya,&quot; terang Anies.

Dalam acara itu, turut dihadiri oleh Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo. Dalam sambutannya, Ganjar menyampaikan, pihaknya tengah mengumpulkan data san bukti terkait kejanggalan Pemilu 2024. Nantinya, bukti itu akan dibuktikan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Selain ke MK, Ganjar juga menilai, langkah politik dapat ditempuh untuk membuktikan kejanggalan Pemilu 2024. Salah satunya, melalui hak angket DPR RI.

Ia pun berkata, PDI-Perjuangan tengah mendorong naskah akademik angket DPR RI untuk menelisik kejanggalan Pemilu 2024. Bahkan, kata Ganjat, partainya tengah mendorong agar para anggota fraksi dapat mendukung angket DPR RI.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wOC8xLzE3ODA3Ny81L3g4dTJ0d2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan berharap semakin banyak pihak yang menyadari demokrasi haris diselamatkan.
Pesan tersebut dititipkan Anies Baswedan  sat menghadiri diskusi yang digelar oleh Demos Festival bertajuk &quot;Omon Omon Soal Oposisi, Sabtu 9 Maret 2024.
Meski demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar perlawanan tersebut dilakukan dengan senantiasa gembira.

BACA JUGA:
Nilai Pemilu Tidak Fair, Anies: Ini Harus Dikoreksi dan Butuh Perjuangan

&quot;Pesan selamatkan demokrasi harus digaungkan, pesan untuk gembira melawan arus harus dibangkitkan,&quot; kata Anies saat memberikan sambutan melalui sambungan telepon.
Ia berharap, semakin banyak warga yang sadar dan menjadi bagian gerakan penyelamatan demokrasi akan membuahkan keberhasilan.
&quot;Mudah-mudahan makin banyak yang menyadari dan makin banyak yang menjadi bagian dari gerakan dan nantinya akan mencapai keberhasilan yang kita bisa syukuri bersama-sama,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Anies Baswedan dan Mahfud MD Hadiri Pengukuhan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI

Kepada para peserta diskusi itu, Anies berkata, sejarah akan mencatat bahwa gerakan penyelamatan demokrasi bukan bagian dari warga apatis terhadap praktik yang tak wajar dalam gelaran Pemilu 2024.
&quot;Kita semua yang hadir di sini boleh berbangga, kita bukan bagian yang diam dan tidak pernah mendiamkan. Ini catatan yang harus diingat oleh semuanya,&quot; terang Anies.

Dalam acara itu, turut dihadiri oleh Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo. Dalam sambutannya, Ganjar menyampaikan, pihaknya tengah mengumpulkan data san bukti terkait kejanggalan Pemilu 2024. Nantinya, bukti itu akan dibuktikan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Selain ke MK, Ganjar juga menilai, langkah politik dapat ditempuh untuk membuktikan kejanggalan Pemilu 2024. Salah satunya, melalui hak angket DPR RI.

Ia pun berkata, PDI-Perjuangan tengah mendorong naskah akademik angket DPR RI untuk menelisik kejanggalan Pemilu 2024. Bahkan, kata Ganjat, partainya tengah mendorong agar para anggota fraksi dapat mendukung angket DPR RI.



</content:encoded></item></channel></rss>
