<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kapal Haesinho Tenggelam di Laut Korea, 3 WNI Tewas</title><description>Kemlu turut menelusuri data keluarga ABK WNI guna pemenuhan hak-haknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981589/tragedi-kapal-haesinho-tenggelam-di-laut-korea-3-wni-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981589/tragedi-kapal-haesinho-tenggelam-di-laut-korea-3-wni-tewas"/><item><title>Tragedi Kapal Haesinho Tenggelam di Laut Korea, 3 WNI Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981589/tragedi-kapal-haesinho-tenggelam-di-laut-korea-3-wni-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/10/337/2981589/tragedi-kapal-haesinho-tenggelam-di-laut-korea-3-wni-tewas</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2024 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/10/337/2981589/tragedi-kapal-haesinho-tenggelam-di-laut-korea-3-wni-tewas-3diU4jVvrP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Korban Tenggelam</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/10/337/2981589/tragedi-kapal-haesinho-tenggelam-di-laut-korea-3-wni-tewas-3diU4jVvrP.jpg</image><title>Ilustrasi Korban Tenggelam</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMC8xLzE3ODEyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA- Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal penangkap ikan Korea Selatan tewas.
Diketahui, KBRI Seoul  telah mendapat informasi dari pemerintah Korea terkait tenggelamnya kapal penangkap ikan &quot;2 Haesinho&quot; di perairan Korea, akibat kecelakaan pada Sabtu (9/3) lalu.

BACA JUGA:
Kapal Pencari Ikan Korsel Terbalik, 2 WNI yang Jadi ABK Meninggal

&quot;Hingga Minggu, 10 Maret 2024, telah ditemukan 4 ABK kapal penangkap ikan 2 Haesinho yang tenggelam di Laut Yeosu Selatan,&amp;rdquo; kata  Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, Minggu (10/3/2024).
&amp;ldquo;Keempat ABK tersebut terdiri dari 3 WNI dan 1 warga Korsel. Keempatnya meninggal dunia,&quot;sambungnya.

BACA JUGA:
Tisya Erni Dilaporkan Kasus Perzinaan Oleh WNA Korea Selatan

Kemudian proses pencarian masih terus dilakukan Korean Coast Guard (KCG) untuk 5 ABK lainnya, terdiri dari 4 ABK WNI dan 1 ABK Korsel. Serta KBRI Seoul telah mengirimkan Tim Pelindungan WNI ke Tongyeong, sekitar 5 jam perjalanan darat dari Seoul.
&quot;Tim berkoordinasi erat dengan KCG untuk proses pencarian dan Rumah Sakit SAE Tongyeong untuk proses penanganan jenazah,&quot;katanya.

Kini KBRI Seoul masih terus berkoordinasi dengan Korean Coast Guard dalam melakukan pencarian intensif atas ABK lainnya. Serta Kemlu turut menelusuri data keluarga ABK WNI guna pemenuhan hak-haknya.

&quot;Kemlu telah berhasil menghubungi seluruh keluarga 7 ABK WNI untuk menyampaikan update proses pencarian dan penanganan jenazah,&quot;tuturnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMC8xLzE3ODEyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA- Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal penangkap ikan Korea Selatan tewas.
Diketahui, KBRI Seoul  telah mendapat informasi dari pemerintah Korea terkait tenggelamnya kapal penangkap ikan &quot;2 Haesinho&quot; di perairan Korea, akibat kecelakaan pada Sabtu (9/3) lalu.

BACA JUGA:
Kapal Pencari Ikan Korsel Terbalik, 2 WNI yang Jadi ABK Meninggal

&quot;Hingga Minggu, 10 Maret 2024, telah ditemukan 4 ABK kapal penangkap ikan 2 Haesinho yang tenggelam di Laut Yeosu Selatan,&amp;rdquo; kata  Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, Minggu (10/3/2024).
&amp;ldquo;Keempat ABK tersebut terdiri dari 3 WNI dan 1 warga Korsel. Keempatnya meninggal dunia,&quot;sambungnya.

BACA JUGA:
Tisya Erni Dilaporkan Kasus Perzinaan Oleh WNA Korea Selatan

Kemudian proses pencarian masih terus dilakukan Korean Coast Guard (KCG) untuk 5 ABK lainnya, terdiri dari 4 ABK WNI dan 1 ABK Korsel. Serta KBRI Seoul telah mengirimkan Tim Pelindungan WNI ke Tongyeong, sekitar 5 jam perjalanan darat dari Seoul.
&quot;Tim berkoordinasi erat dengan KCG untuk proses pencarian dan Rumah Sakit SAE Tongyeong untuk proses penanganan jenazah,&quot;katanya.

Kini KBRI Seoul masih terus berkoordinasi dengan Korean Coast Guard dalam melakukan pencarian intensif atas ABK lainnya. Serta Kemlu turut menelusuri data keluarga ABK WNI guna pemenuhan hak-haknya.

&quot;Kemlu telah berhasil menghubungi seluruh keluarga 7 ABK WNI untuk menyampaikan update proses pencarian dan penanganan jenazah,&quot;tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
