<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Bunuh Anak di Summarecon Bekasi Dilarikan Ke Rumah Sakit, Benturkan Kepala ke Dinding Sel</title><description>Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, mengatakan pelaku sengaja di tempatkan pada sel khusus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/338/2981579/ibu-bunuh-anak-di-summarecon-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-benturkan-kepala-ke-dinding-sel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/10/338/2981579/ibu-bunuh-anak-di-summarecon-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-benturkan-kepala-ke-dinding-sel"/><item><title>Ibu Bunuh Anak di Summarecon Bekasi Dilarikan Ke Rumah Sakit, Benturkan Kepala ke Dinding Sel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/338/2981579/ibu-bunuh-anak-di-summarecon-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-benturkan-kepala-ke-dinding-sel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/10/338/2981579/ibu-bunuh-anak-di-summarecon-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-benturkan-kepala-ke-dinding-sel</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2024 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/10/338/2981579/ibu-bunuh-anak-di-summarecon-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-benturkan-kepala-ke-dinding-sel-Goqvjvga9K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tersangka Pembunuhan Anak di Bekasi/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/10/338/2981579/ibu-bunuh-anak-di-summarecon-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-benturkan-kepala-ke-dinding-sel-Goqvjvga9K.jpg</image><title>Ilustrasi Tersangka Pembunuhan Anak di Bekasi/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wOS8xLzE3ODA5OC81L3g4dTQzbXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tersangka SNF (26) harus dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati karena mengalami luka akibat membenturkan kepalanya sendiri ke dinding sel tahanan.
SNF diketahui merupakan ibu dari bocah 5 tahun yang tewas dengan 20 luka tusuk di bagian tubuhnya di sebuah perumahan elite di kawasan Summarecon Bekasi, pada hari Kamis, 7 Maret 2024.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, mengatakan pelaku sengaja di tempatkan pada sel khusus.

BACA JUGA:
Kronologi Lengkap Ibu Bunuh Anaknya di Perumahan Elite Summarecon Bekasi

&quot;Jadi tadi malam pelaku dibawa ke IGD RS Bhayangkara Kramat Jati dikarenakan tersangka membenturkan kepala nya ke dinding sel ruangan tahanan. dia kan sendiri di sel tahanan, diasingkan dari tahanan perempuan lainnya,&quot; ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Minggu (10/3/2024).

BACA JUGA:
 Ibu Bunuh Anak 5 Tahun di Bekasi Resmi Jadi Tersangka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia menjelaskan, alasan SNF di tempatkan di sel khusus karena mengidap gejala Skizofrenia. Polisi khawatir yang bersangkutan melukai tahanan lain jika ditempatkan ke dalam satu sel umum.
&quot;Karena dia mengidap terindikasi gejala Skizofrenia. takutnya melukai, dia ada delusi halusinasi, penahanan sudah berjalan dua malam,&quot; ujarnya.
Sebagai informasi, Skizofrenia adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik. Skizofrenia ditandai dengan pemikiran atau pengalaman yang nampak tidak berhubungan dengan kenyataan, ucapan atau perilaku yang tidak teratur, dan penurunan partisipasi dalam aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, peristiwa ini bisa terungkap berawal adanya seseorang yang datang ke rumah korban untuk bertamu, namun dilarang. Namun, sang tamu memaksa masuk, akhirnya menemukan korban sudah tewas di lantai dua rumahnya dalam kondisi berlumuran darah.



Penemuan mayat ini pun langsung dilaporkan ke petugas keamanan perumahan dan dilanjutkan ke pihak kepolisian Polsek Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi Kota.



Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sebilah pisau dapur yang berlumuran darah yang sudah dicuci.



Petugas kemudian mengamankan pisau tersebut sebagai barang bukti. Petugas juga melakukan garis polisi di lokasi dan memintai keterangan tiga orang saksi, salah satunya merupakan orang tua korban.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wOS8xLzE3ODA5OC81L3g4dTQzbXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tersangka SNF (26) harus dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati karena mengalami luka akibat membenturkan kepalanya sendiri ke dinding sel tahanan.
SNF diketahui merupakan ibu dari bocah 5 tahun yang tewas dengan 20 luka tusuk di bagian tubuhnya di sebuah perumahan elite di kawasan Summarecon Bekasi, pada hari Kamis, 7 Maret 2024.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, mengatakan pelaku sengaja di tempatkan pada sel khusus.

BACA JUGA:
Kronologi Lengkap Ibu Bunuh Anaknya di Perumahan Elite Summarecon Bekasi

&quot;Jadi tadi malam pelaku dibawa ke IGD RS Bhayangkara Kramat Jati dikarenakan tersangka membenturkan kepala nya ke dinding sel ruangan tahanan. dia kan sendiri di sel tahanan, diasingkan dari tahanan perempuan lainnya,&quot; ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Minggu (10/3/2024).

BACA JUGA:
 Ibu Bunuh Anak 5 Tahun di Bekasi Resmi Jadi Tersangka&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dia menjelaskan, alasan SNF di tempatkan di sel khusus karena mengidap gejala Skizofrenia. Polisi khawatir yang bersangkutan melukai tahanan lain jika ditempatkan ke dalam satu sel umum.
&quot;Karena dia mengidap terindikasi gejala Skizofrenia. takutnya melukai, dia ada delusi halusinasi, penahanan sudah berjalan dua malam,&quot; ujarnya.
Sebagai informasi, Skizofrenia adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berperilaku dengan baik. Skizofrenia ditandai dengan pemikiran atau pengalaman yang nampak tidak berhubungan dengan kenyataan, ucapan atau perilaku yang tidak teratur, dan penurunan partisipasi dalam aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, peristiwa ini bisa terungkap berawal adanya seseorang yang datang ke rumah korban untuk bertamu, namun dilarang. Namun, sang tamu memaksa masuk, akhirnya menemukan korban sudah tewas di lantai dua rumahnya dalam kondisi berlumuran darah.



Penemuan mayat ini pun langsung dilaporkan ke petugas keamanan perumahan dan dilanjutkan ke pihak kepolisian Polsek Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi Kota.



Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sebilah pisau dapur yang berlumuran darah yang sudah dicuci.



Petugas kemudian mengamankan pisau tersebut sebagai barang bukti. Petugas juga melakukan garis polisi di lokasi dan memintai keterangan tiga orang saksi, salah satunya merupakan orang tua korban.

</content:encoded></item></channel></rss>
