<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Erupsi, Gunung Semeru Muntahkan Asap Kelabu</title><description>Status gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih berada di level 3 atau Siaga. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup tinggi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/519/2981450/kembali-erupsi-gunung-semeru-muntahkan-asap-kelabu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/10/519/2981450/kembali-erupsi-gunung-semeru-muntahkan-asap-kelabu"/><item><title>Kembali Erupsi, Gunung Semeru Muntahkan Asap Kelabu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/10/519/2981450/kembali-erupsi-gunung-semeru-muntahkan-asap-kelabu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/10/519/2981450/kembali-erupsi-gunung-semeru-muntahkan-asap-kelabu</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2024 06:58 WIB</pubDate><dc:creator>Yayan Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/10/519/2981450/kembali-erupsi-gunung-semeru-muntahkan-asap-kelabu-mKSvwevrP9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Semeru (Foto: PVMBG/Yayan Nugroho)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/10/519/2981450/kembali-erupsi-gunung-semeru-muntahkan-asap-kelabu-mKSvwevrP9.jpg</image><title>Erupsi Gunung Semeru (Foto: PVMBG/Yayan Nugroho)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wOS8xLzE3ODExMS81L3g4dTRqY3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


LUMAJANG - Gunung Semeru kembali alami erupsi dengan memuntahkan kolom asap letusan mencapai 1.000 meter dari puncak. Asap letusan berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong mengarah ke sisi timur laut.
Hingga saat ini, status gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih berada di level 3 atau Siaga. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup tinggi.

BACA JUGA:
PSU di Kuala Lumpur Digelar Hari Ini, Pakai Metode TPS dan KSK


Berdasarkan data periodik Pos Pengamatan Gunung Api Semeru dalam 12 jam terakhir, mulai pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB, seismograf merekam terjadi 49 kali gempa letusan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peringatan dini yang disampaikan petugas BPBD maupun PVMBG.

BACA JUGA:
Waspada! Hujan Angin Potensi Terjang Jakarta pada Siang hingga Malam Hari

BPBD Lumajang juga telah menyiagakan personel di pos pantau curah kobokan untuk memantau aktivitas vulkanik Gunung Semeru selama 24 jam dan memberikan informasi sekecil apapun kepada masyarakat.
</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wOS8xLzE3ODExMS81L3g4dTRqY3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


LUMAJANG - Gunung Semeru kembali alami erupsi dengan memuntahkan kolom asap letusan mencapai 1.000 meter dari puncak. Asap letusan berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong mengarah ke sisi timur laut.
Hingga saat ini, status gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih berada di level 3 atau Siaga. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup tinggi.

BACA JUGA:
PSU di Kuala Lumpur Digelar Hari Ini, Pakai Metode TPS dan KSK


Berdasarkan data periodik Pos Pengamatan Gunung Api Semeru dalam 12 jam terakhir, mulai pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB, seismograf merekam terjadi 49 kali gempa letusan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peringatan dini yang disampaikan petugas BPBD maupun PVMBG.

BACA JUGA:
Waspada! Hujan Angin Potensi Terjang Jakarta pada Siang hingga Malam Hari

BPBD Lumajang juga telah menyiagakan personel di pos pantau curah kobokan untuk memantau aktivitas vulkanik Gunung Semeru selama 24 jam dan memberikan informasi sekecil apapun kepada masyarakat.
</content:encoded></item></channel></rss>
