<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Empat Orang Sekeluarga Bunuh Diri, Ini Hasil Rekaman CCTV</title><description>Ady Wijaya mengatakan, gelagat tersebut terlihat dari kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di apartemen tersebut&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/11/338/2981614/4-fakta-empat-orang-sekeluarga-bunuh-diri-ini-hasil-rekaman-cctv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/11/338/2981614/4-fakta-empat-orang-sekeluarga-bunuh-diri-ini-hasil-rekaman-cctv"/><item><title>4 Fakta Empat Orang Sekeluarga Bunuh Diri, Ini Hasil Rekaman CCTV</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/11/338/2981614/4-fakta-empat-orang-sekeluarga-bunuh-diri-ini-hasil-rekaman-cctv</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/11/338/2981614/4-fakta-empat-orang-sekeluarga-bunuh-diri-ini-hasil-rekaman-cctv</guid><pubDate>Senin 11 Maret 2024 04:06 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/10/338/2981614/4-fakta-empat-orang-sekeluarga-bunuh-diri-ini-hasil-rekaman-cctv-Sc2BfdduOw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 orang bunuh diri lompat dari apartemen (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/10/338/2981614/4-fakta-empat-orang-sekeluarga-bunuh-diri-ini-hasil-rekaman-cctv-Sc2BfdduOw.jpg</image><title>4 orang bunuh diri lompat dari apartemen (Foto: MPI)</title></images><description>KAPOLSEK Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya mengungkapkan ada gelagat empat orang sekeluarga akan melakukan aksi bunuh diri dengan lompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan di Penjaringan, Jakarta Utara

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Rekaman CCTV

Ady Wijaya mengatakan, gelagat tersebut terlihat dari kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di apartemen tersebut.

&quot;Adegan seperti mencium kening, mengumpulkan semua handphone, hingga menuju roof top lantai 21 apartemen tersebut terekam CCTV,&quot; kata Ady Wijaya, ketika dikonfirmasi, Minggu (10/3/2024).

Dia menjelaskan tidak ada saksi mata yang melihat keempatnya menaiki roof top apartemen tersebut sebelum akhirnya ditemukan tewas.

&quot;CCTV menunjukkan para korban ini datang bersama, naik lift bersama, di lift EA menciumi para korban lain, A mengumpulkan HP para korban di tasnya, sampai keluar lift bersama. Di atas rooftop tidak ada saksi lain atau orang lain. Dan disambung lagi CCTV terlihat jatuh bersamaan,&quot; jelas Ady Wijaya.


BACA JUGA:
4 Orang Sekeluarga Bunuh Diri, Ada Bucket Bunga di TKP yang Terpasang Garis Polisi


2. Tangan Terikat

Meskipun demikian kondisi tangan korban terikat terekam kamera pengintai di sekitar lokasi apartamen.

&quot;Fakta dari hasil rekaman CCTV demikian pak. Untuk kondisi mengikat tangan bersama terlihat dari post mortem jenazah saat sudah terjatuh di bawah,&quot;tutup Ady Wijaya.


BACA JUGA:
Kesaksian Tetangga soal 4 Orang Sekeluarga Bunuh Diri, Sudah 2 Tahun Tak Tinggal di Apartemen


3. Identitas Korban

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan keempat korban tersebut diduga bunuh diri.

Empat orang yang meninggal itu terdiri dari dua orang laki-laki berinisial EA (50) dan JWA (13). Serta dua perempuan berinisial AIL dan JL (15).Gidion mengungkapkan para korban mengalami luka di bagian kepala belakang hingga patah tangan dan kaki. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSCM pada Sabtu 9 Maret 2024, malam untuk divisum.

Pihak kepolisian juga masih mendalami kasus bunuh diri tersebut melalui keterangan saksi di lokasi kejadian.

Seorang sekuriti apartemen yang menjadi salah satu saksi mengaku mendengar suara keras saat keempat korban jatuh. Sekuriti tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke Polsubsektor Teluk Intan.

4. Bucket Bunga di TKP

Menurut hasil pengamatan MNC Portal di lokasi sejumlah bucket bunga juga sudah diletakkan di bagian dalam lokasi TKP yang masih dipasang garis polisi.

Pada Sabtu 9 Maret 2024, sore, empat orang yang masih satu keluarga diketahui melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari roof top.

Di sejumlah lokasi bercak darah di aspal juga dialasi dengan kantung plastik berwarna hitam.

Sejumlah petugas security tampak dengan ketat menjaga di area tempat jatuhnya keluarga itu.</description><content:encoded>KAPOLSEK Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya mengungkapkan ada gelagat empat orang sekeluarga akan melakukan aksi bunuh diri dengan lompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan di Penjaringan, Jakarta Utara

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Rekaman CCTV

Ady Wijaya mengatakan, gelagat tersebut terlihat dari kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di apartemen tersebut.

&quot;Adegan seperti mencium kening, mengumpulkan semua handphone, hingga menuju roof top lantai 21 apartemen tersebut terekam CCTV,&quot; kata Ady Wijaya, ketika dikonfirmasi, Minggu (10/3/2024).

Dia menjelaskan tidak ada saksi mata yang melihat keempatnya menaiki roof top apartemen tersebut sebelum akhirnya ditemukan tewas.

&quot;CCTV menunjukkan para korban ini datang bersama, naik lift bersama, di lift EA menciumi para korban lain, A mengumpulkan HP para korban di tasnya, sampai keluar lift bersama. Di atas rooftop tidak ada saksi lain atau orang lain. Dan disambung lagi CCTV terlihat jatuh bersamaan,&quot; jelas Ady Wijaya.


BACA JUGA:
4 Orang Sekeluarga Bunuh Diri, Ada Bucket Bunga di TKP yang Terpasang Garis Polisi


2. Tangan Terikat

Meskipun demikian kondisi tangan korban terikat terekam kamera pengintai di sekitar lokasi apartamen.

&quot;Fakta dari hasil rekaman CCTV demikian pak. Untuk kondisi mengikat tangan bersama terlihat dari post mortem jenazah saat sudah terjatuh di bawah,&quot;tutup Ady Wijaya.


BACA JUGA:
Kesaksian Tetangga soal 4 Orang Sekeluarga Bunuh Diri, Sudah 2 Tahun Tak Tinggal di Apartemen


3. Identitas Korban

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan keempat korban tersebut diduga bunuh diri.

Empat orang yang meninggal itu terdiri dari dua orang laki-laki berinisial EA (50) dan JWA (13). Serta dua perempuan berinisial AIL dan JL (15).Gidion mengungkapkan para korban mengalami luka di bagian kepala belakang hingga patah tangan dan kaki. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSCM pada Sabtu 9 Maret 2024, malam untuk divisum.

Pihak kepolisian juga masih mendalami kasus bunuh diri tersebut melalui keterangan saksi di lokasi kejadian.

Seorang sekuriti apartemen yang menjadi salah satu saksi mengaku mendengar suara keras saat keempat korban jatuh. Sekuriti tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke Polsubsektor Teluk Intan.

4. Bucket Bunga di TKP

Menurut hasil pengamatan MNC Portal di lokasi sejumlah bucket bunga juga sudah diletakkan di bagian dalam lokasi TKP yang masih dipasang garis polisi.

Pada Sabtu 9 Maret 2024, sore, empat orang yang masih satu keluarga diketahui melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari roof top.

Di sejumlah lokasi bercak darah di aspal juga dialasi dengan kantung plastik berwarna hitam.

Sejumlah petugas security tampak dengan ketat menjaga di area tempat jatuhnya keluarga itu.</content:encoded></item></channel></rss>
