<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Jelang Bulan Puasa, 7 RT di Muarojambi Terendam Banjir   </title><description>Akibat diguyur hujan deras, 7 RT di Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi kembali terendam banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/11/340/2981838/jelang-bulan-puasa-7-rt-di-muarojambi-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/11/340/2981838/jelang-bulan-puasa-7-rt-di-muarojambi-terendam-banjir"/><item><title>   Jelang Bulan Puasa, 7 RT di Muarojambi Terendam Banjir   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/11/340/2981838/jelang-bulan-puasa-7-rt-di-muarojambi-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/11/340/2981838/jelang-bulan-puasa-7-rt-di-muarojambi-terendam-banjir</guid><pubDate>Senin 11 Maret 2024 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/11/340/2981838/jelang-bulan-puasa-7-rt-di-muarojambi-terendam-banjir-LqGyXTzBd9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Muarojambi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/11/340/2981838/jelang-bulan-puasa-7-rt-di-muarojambi-terendam-banjir-LqGyXTzBd9.jpg</image><title>Banjir di Muarojambi (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMC8xLzE3ODE0Mi81L3g4dTV5NHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MUAROJAMBI - Akibat diguyur hujan deras, 7 RT di Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi kembali terendam banjir.
Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga merendam sejumlah sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya.
Menurut warga, intensitas hujan yang cukup tinggi dan luapan air Sungai Batanghari dari hulu Provinsi Jambi jadi pemicu terjadinya banjir susulan.

BACA JUGA:
26 Orang Tewas dalam Banjir dan Longsor di Sumbar, 11 Korban Masih Hilang

Bahkan untuk aktivitas sehari-hari, warga harus menggunakan sarana perahu lantaran banyak insfratruktur jalan lingkungan yang masih terendam banjir.
Dari 7 RT tersebut, ketinggian debit air bervariasi antara 50 centimeter hingga ketinggian 1 meter.
&quot;Saat ini tambah (naik) lagi, kemarin sempat turun,&quot; ujar Lina, warga Desa Marosebo, Senin (11/3/2024).

BACA JUGA:
Banjir Masih Merendam 4 Kecamatan di Melawi Kalbar, Aktivitas Warga Lumpuh

Dia menuturkan, di wilayah ini ada empat RT terendam banjir, &quot;RT 3, 7, 8 dan 9 yang terendam banjir. Desa sebelah juga terendam banjir dak bisa lagi jalan lewat&quot;.

Dituturkannya, banjir yang terjadi saat ini juga merupakan kiriman dari hulu, seperti dari Kabupaten Merangin dan Bungo.

Yadi, warga lainnya menambahkan sudah tiga kali terjadi banjir disini . &quot;ada 9 RT, yang tidak terendam banjir ada 2 RT.

Untuk beraktivitas sehari-harinya, ujarnya, warga harus menggunakan perahu karena ketinggian airnya yang masih dalam. &quot;Seharusnya pemerintah harus jeli dengan permasalahan ini,&quot; tandas Yadi.

Selama terjadi banjir, katanya, sudah ada yang memberikan bantuan, tapi yang terdampak banjir terkadang ada yang tidak dapat. &quot;Tidak pas saat dikasih, kurang tepat sasaran,&quot; pungkas dia.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMC8xLzE3ODE0Mi81L3g4dTV5NHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MUAROJAMBI - Akibat diguyur hujan deras, 7 RT di Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi kembali terendam banjir.
Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga merendam sejumlah sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya.
Menurut warga, intensitas hujan yang cukup tinggi dan luapan air Sungai Batanghari dari hulu Provinsi Jambi jadi pemicu terjadinya banjir susulan.

BACA JUGA:
26 Orang Tewas dalam Banjir dan Longsor di Sumbar, 11 Korban Masih Hilang

Bahkan untuk aktivitas sehari-hari, warga harus menggunakan sarana perahu lantaran banyak insfratruktur jalan lingkungan yang masih terendam banjir.
Dari 7 RT tersebut, ketinggian debit air bervariasi antara 50 centimeter hingga ketinggian 1 meter.
&quot;Saat ini tambah (naik) lagi, kemarin sempat turun,&quot; ujar Lina, warga Desa Marosebo, Senin (11/3/2024).

BACA JUGA:
Banjir Masih Merendam 4 Kecamatan di Melawi Kalbar, Aktivitas Warga Lumpuh

Dia menuturkan, di wilayah ini ada empat RT terendam banjir, &quot;RT 3, 7, 8 dan 9 yang terendam banjir. Desa sebelah juga terendam banjir dak bisa lagi jalan lewat&quot;.

Dituturkannya, banjir yang terjadi saat ini juga merupakan kiriman dari hulu, seperti dari Kabupaten Merangin dan Bungo.

Yadi, warga lainnya menambahkan sudah tiga kali terjadi banjir disini . &quot;ada 9 RT, yang tidak terendam banjir ada 2 RT.

Untuk beraktivitas sehari-harinya, ujarnya, warga harus menggunakan perahu karena ketinggian airnya yang masih dalam. &quot;Seharusnya pemerintah harus jeli dengan permasalahan ini,&quot; tandas Yadi.

Selama terjadi banjir, katanya, sudah ada yang memberikan bantuan, tapi yang terdampak banjir terkadang ada yang tidak dapat. &quot;Tidak pas saat dikasih, kurang tepat sasaran,&quot; pungkas dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
